MAKASSAR, wahdah.or.id – Irama dan lagu dalam membaca Al-Qur’an ternyata bukan sekadar pelengkap estetika, melainkan instrumen krusial yang menentukan kecepatan, daya ingat, serta ketepatan bacaan anak. Menjawab tantangan metode mengaji konvensional yang sering dianggap membosankan atau terlalu rumit bagi usia dini, Wahdah Islamiyah menghadirkan solusi inovatif lewat program Dirosa Anak yang mengawinkan pendekatan psikologi anak dengan standarisasi Irama Rost.
Solusi pendidikan keagamaan anak ini dipaparkan langsung oleh Ketua Bidang Khidmah Al-Qur’an Wahdah Islamiyah, Dr. (H.C.) Nur Ihsan Muhammad Idris, Lc.,