Wiz.or.id, Gaza Utara— Di balik gulungan debu dan barisan tenda yang berdiri rapi di kamp pengungsi Gaza Utara, ada aroma hangat yang belakangan ini amat jarang tercium: aroma tumisan sayur segar dari dalam tenda.
Di tengah blokade ketat yang membuat harga bahan pangan melonjak tak masuk akal, masuknya sekeranjang sayuran hijau kerap dianggap sebagai kemewahan yang mustahil. Namun, secercah asa itu hadir kembali bagi 150 keluarga atau sekitar 1.050 jiwa pengungsi di Gaza Utara melalui kolaborasi kemanusiaan Wahdah Inspirasi Zakat