Kurator Berita YPWIK 1 September 2026 02:04 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 847 Pendidikan 418 Tekno 583 Olahraga 1440 Ekonomi 3002 Kesehatan 433 Nasional 4655 Berita Daerah 665 Gaya Hidup 64 Luar Negeri 732 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
IRGC Tembak Jatuh MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz, Serang Dua Pangkalan AS di Yordania
BN
IRGC Tembak Jatuh MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz, Serang Dua Pangkalan AS di Yordania

IRGC Tembak Jatuh MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz, Serang Dua Pangkalan AS di Yordania

31 Agustus 2026 13:26 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh pesawat nirawak MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat (AS) di atas Selat Hormuz pada Senin (31/8/2026). Menurut IRGC, drone tersebut dihantam rudal...

TRIBUNNEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh pesawat nirawak MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat (AS) di atas Selat Hormuz pada Senin (31/8/2026).

Menurut IRGC, drone tersebut dihantam rudal pertahanan udara sebelum jatuh ke perairan Teluk Persia.

Dalam pernyataannya, kantor humas IRGC mengatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mendeteksi dan menghantam drone jarak jauh AS yang beroperasi di atas jalur perairan strategis tersebut.

IRGC menyebut insiden itu sebagai keberhasilan sistem pertahanan udaranya dalam menghadapi aktivitas militer AS di kawasan.

Klaim tersebut muncul sehari setelah AS melancarkan serangan terhadap Pulau Larak di Provinsi Hormozgan, Iran.

Serangan itu

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Presiden Iran Bilang Tak Mau Perang, Tapi Akan Respons Tegas Jika Diserang
BN
Presiden Iran Bilang Tak Mau Perang, Tapi Akan Respons Tegas Jika Diserang

Presiden Iran Bilang Tak Mau Perang, Tapi Akan Respons Tegas Jika Diserang

31 Agustus 2026 13:22 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan bahwa negaranya "tidak mencari perang" setelah serangan terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Larak, yang terletak di bagian selatan negara tersebut. Namun Pezeshkian juga menegas...

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan bahwa negaranya "tidak mencari perang" setelah serangan terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Larak, yang terletak di bagian selatan negara tersebut. Namun Pezeshkian juga menegaskan bahwa Teheran akan memberikan "respons tegas" jika ada serangan lanjutan.

Dia memperingatkan bahwa ketidakstabilan kawasan Timur Tengah akan menjadi tantangan bagi semua negara.

Berbicara kepada wartawan sebelum bertolak ke Kyrgyzstan, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (31/8/2026), Pezeshkian mengatakan bahwa Iran "tidak mencari perang", tetapi juga "tidak akan tinggal diam menghadapi agresi apa pun".

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Perang Pecah Lagi! Rudal dan Drone Iran Hantam Pangkalan Militer Amerika di Yordania
BN
Perang Pecah Lagi! Rudal dan Drone Iran Hantam Pangkalan Militer Amerika di Yordania

Perang Pecah Lagi! Rudal dan Drone Iran Hantam Pangkalan Militer Amerika di Yordania

31 Agustus 2026 13:18 Kendari Pos Luar Negeri

Kedaripos.co.id -- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan serangan balasan terhadap sejumlah target militer AS setelah Washington melancarkan pengeboman...

Kedaripos.co.id -- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan serangan balasan terhadap sejumlah target militer AS setelah Washington melancarkan pengeboman di Pulau Larak, Iran bagian selatan.

IRGC mengklaim pasukan Pasukan Dirgantara mereka telah menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania menggunakan kombinasi rudal balistik dan drone.

Serangan tersebut diumumkan pada Senin (31/8/2026), setelah IRGC sebelumnya bersumpah akan membalas serangan terbaru militer AS.

Dilansir Anadolu Agency, IRGC menuding Washington kembali melakukan tindakan agresi yang menyebabkan sejumlah petempur dan warga Iran tewas maupun terluka.

“Musuh Amerika-Zionis ... telah melakukan aksi agresi menargetkan Pulau

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
AS-Iran Memanas, IRGC Ancam Balas Serangan di Selat Hormuz
BN
AS-Iran Memanas, IRGC Ancam Balas Serangan di Selat Hormuz

AS-Iran Memanas, IRGC Ancam Balas Serangan di Selat Hormuz

31 Agustus 2026 13:14 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menilai kebijakan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Iran sebagai sebuah “kesalahan strategis dan fatal”. Pernyataan itu disampaikan beberapa ja...

TRIBUNNEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menilai kebijakan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Iran sebagai sebuah “kesalahan strategis dan fatal”.

Pernyataan itu disampaikan beberapa jam setelah pasukan AS melancarkan serangan terhadap Pulau Larak di Selat Hormuz.

Juru bicara IRGC, Hossein Mohebi, mengatakan eskalasi tekanan ekonomi dan militer Washington terhadap Teheran berpotensi menimbulkan biaya besar bagi Amerika Serikat.

Menurut Mohebi, kesalahan perhitungan Washington justru dapat mengubah keseimbangan kekuatan dan berbalik merugikan pihak yang merancang kebijakan tersebut.

Ia memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan menghadapi konsekuensi dari kebijakannya, baik dalam aspek ekonomi maupun militer, mengutip Al Mayadeen, Senin

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Iran Klaim Bombardir Pangkalan Udara AS di UEA
BN
Iran Klaim Bombardir Pangkalan Udara AS di UEA

Iran Klaim Bombardir Pangkalan Udara AS di UEA

31 Agustus 2026 13:12 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Iran mengeklaim telah menyerang Pangkalan Udara Al Minhad di Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin (31/8). Iran menyebut serangan tersebut menargetkan personel militer dan helikopter Amerika Serikat (AS) yang berada di pangkalan itu. S...

Iran mengeklaim telah menyerang Pangkalan Udara Al Minhad di Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin (31/8).

Iran menyebut serangan tersebut menargetkan personel militer dan helikopter Amerika Serikat (AS) yang berada di pangkalan itu.

Serangan tersebut menggunakan puluhan drone serang.

"[Iran] menargetkan area-area di mana helikopter dan personel AS ditempatkan di Pangkalan Al Minhad di UEA, menggunakan puluhan drone serang," kata pihak militer, seperti dilaporkan AFP.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran menyerang pangkalan udara Al Minhad di Uni Emirat Arab pada Senin pagi.

Militer Iran menambahkan bahwa serangan tersebut merupakan tindakan balasan atas serangan AS di Pulau Larak, Selat Hormuz.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
CENTCOM: Serangan ke Iran guna cegah penebaran ranjau di Selat Hormuz
BN
CENTCOM: Serangan ke Iran guna cegah penebaran ranjau di Selat Hormuz

CENTCOM: Serangan ke Iran guna cegah penebaran ranjau di Selat Hormuz

31 Agustus 2026 13:11 Antara - Terkini Luar Negeri

Moskow (ANTARA) - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengklaim bahwa serangan terbarunya terhadap Iran bertujuan untuk mencegah pasukan Iran menebarkan ranjau di Selat Hormuz. Sebelumnya, kantor berita Fars melaporkan bahwa b...

Moskow (ANTARA) - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengklaim bahwa serangan terbarunya terhadap Iran bertujuan untuk mencegah pasukan Iran menebarkan ranjau di Selat Hormuz.

Sebelumnya, kantor berita Fars melaporkan bahwa beberapa ledakan terdengar di Pulau Larak, Iran, yang berada di Selat Hormuz.

"Pasukan AS melakukan tindakan terbatas dan presisi terhadap pasukan IRGC yang melakukan penebaran ranjau dan menimbulkan ancaman langsung di Selat Hormuz," kata CENTCOM di X.

Komando tersebut mengklaim serangan itu bertujuan untuk melindungi pelayaran komersial dan menjamin kelancaran arus perdagangan.

Jurnalis Axios, Barak Ravid, melaporkan dengan mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya bahwa AS diduga menyerang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kolaborasi Apik Musisi RI-Jepang di Konser Echoes Across The Sea
BN
Kolaborasi Apik Musisi RI-Jepang di Konser Echoes Across The Sea

Kolaborasi Apik Musisi RI-Jepang di Konser Echoes Across The Sea

31 Agustus 2026 13:07 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Jakarta - Kedutaan Besar Jepang di Indonesia bersama ARC Sudirman dan Jakarta Sinfonietta menggelar konser bertajuk Echoes Across The Sea di Sequis Tower, Sudirman Hall, Jakarta, Sabtu (29/8/2026). Konser tersebut me...

Liputan6.com, Jakarta - Kedutaan Besar Jepang di Indonesia bersama ARC Sudirman dan Jakarta Sinfonietta menggelar konser bertajuk Echoes Across The Sea di Sequis Tower, Sudirman Hall, Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Konser tersebut mempertemukan musisi dari Indonesia dan Jepang dalam sebuah pertunjukan yang menggabungkan karya komposer dari berbagai belahan dunia. Jakarta Sinfonietta tampil di bawah arahan konduktor dan maestro Iswargia R. Sudarno, sementara pianis asal Jepang, Toru Oyama, tampil sebagai solois.

Melalui konser tersebut, para penonton diajak menikmati karya sejumlah komposer Jepang, termasuk Joe Hisaishi, Toru Takemitsu, dan Ryuichi Sakamoto. Selain itu, repertoar konser juga menghadirkan karya komposer dunia seperti Frédéric Chopin,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Militer AS Makin Tertekan akibat Konflik Iran, Menteri Perang Diperingatkan soal Ancaman Baru
BN
Militer AS Makin Tertekan akibat Konflik Iran, Menteri Perang Diperingatkan soal Ancaman Baru

Militer AS Makin Tertekan akibat Konflik Iran, Menteri Perang Diperingatkan soal Ancaman Baru

31 Agustus 2026 13:01 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Para pemimpin militer Amerika Serikat (AS) memperingatkan Menteri Pertahanan, Pete Hegseth mengenai dampak perang Iran yang terus berlangsung. Mereka menilai, mempertahankan operasi militer AS di Timur Tengah deng...

TRIBUNNEWS.COM - Para pemimpin militer Amerika Serikat (AS) memperingatkan Menteri Pertahanan, Pete Hegseth mengenai dampak perang Iran yang terus berlangsung.

Mereka menilai, mempertahankan operasi militer AS di Timur Tengah dengan intensitas seperti saat ini dalam jangka panjang dapat mengurangi kemampuan Washington untuk menghadapi ancaman lain di berbagai wilayah.

Peringatan tersebut muncul ketika konflik antara AS dan Israel melawan Iran telah berlangsung sekitar enam bulan tanpa tanda-tanda penyelesaian yang jelas.

Kekhawatiran itu berkaitan dengan semakin besarnya sumber daya militer AS yang harus dikerahkan ke Timur Tengah. Kapal perang, pesawat, personel, dan persenjataan terus digunakan untuk mendukung operasi menghadapi Iran.

Kondisi tersebut

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Yordania klaim cegat 8 rudal yang menembus wilayah udaranya
BN
Yordania klaim cegat 8 rudal yang menembus wilayah udaranya

Yordania klaim cegat 8 rudal yang menembus wilayah udaranya

31 Agustus 2026 12:47 Antara - Terkini Luar Negeri

Istanbul (ANTARA) - Militer Yordania menyatakan pada Senin pagi bahwa mereka telah mencegat delapan rudal yang melanggar ruang udara negara tersebut. Dalam sebuah pernyataan, pihak militer menyebutkan bahwa rudal-rudal tersebut be...

Istanbul (ANTARA) - Militer Yordania menyatakan pada Senin pagi bahwa mereka telah mencegat delapan rudal yang melanggar ruang udara negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, pihak militer menyebutkan bahwa rudal-rudal tersebut berhasil dihancurkan sebelum menimbulkan ancaman bagi warga sipil maupun properti.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menembakkan rudal balistik ke Pangkalan Udara AS King Hussein dan Azraq di Yordania, sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat ke Pulau Larak milik Iran.

IRGC menyebutkan serangan tersebut melibatkan rudal dan drone yang menargetkan infrastruktur serta area tempat jet-jet tempur ditempatkan, dan mengklaim telah menyebabkan kerusakan berat.

Pada Minggu, pasukan AS

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, 15 Orang Diduga Hilang
BN
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, 15 Orang Diduga Hilang

Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, 15 Orang Diduga Hilang

31 Agustus 2026 12:40 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Washington - Sedikitnya 15 orang diduga hilang dan belum diketahui keberadaannya setelah banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat, pada Sabtu sore. Dikutip dari The Gua...

Liputan6.com, Washington - Sedikitnya 15 orang diduga hilang dan belum diketahui keberadaannya setelah banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat, pada Sabtu sore.

Dikutip dari The Guardian, Senin (31/8/2026), Layanan Taman Nasional Amerika Serikat (National Park Service/NPS) menyebut banjir bandang terjadi di kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch. Hingga Minggu pagi, petugas taman bersama Departemen Keamanan Publik Arizona telah mengevakuasi lebih dari 60 orang dari wilayah terdampak.

Hingga Minggu, belum ada laporan mengenai korban luka akibat peristiwa tersebut.

Di tengah pencarian dan upaya memastikan keberadaan orang-orang yang belum diketahui nasibnya, otoritas meminta masyarakat memberikan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Apa Itu Pulau Larak Iran dan Kenapa Jadi Target Serangan AS?
BN
Apa Itu Pulau Larak Iran dan Kenapa Jadi Target Serangan AS?

Apa Itu Pulau Larak Iran dan Kenapa Jadi Target Serangan AS?

31 Agustus 2026 12:40 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Pulau Larak merupakan wilayah kecil milik Iran yang menjadi salah satu titik strategis di Selat Hormuz. Amerika Serikat menyerang pulau tersebut pada Minggu malam setelah menuduh Iran bersiap meluncurkan roket yang dapat membawa r...

Pulau Larak merupakan wilayah kecil milik Iran yang menjadi salah satu titik strategis di Selat Hormuz.

Amerika Serikat menyerang pulau tersebut pada Minggu malam setelah menuduh Iran bersiap meluncurkan roket yang dapat membawa ranjau laut ke jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Pulau Larak berada di ujung selatan Iran, tepat di pintu masuk timur Selat Hormuz. Pulau ini secara administratif masuk ke Provinsi Hormozgan dan berjarak sekitar 40-45 kilometer tenggara Bandar Abbas.

Larak juga berada di dekat Pulau Qeshm dan Pulau Hormuz.

Larak memiliki luas sekitar 49 kilometer persegi dengan populasi sekitar 466 jiwa. Meski berukuran kecil, pulau ini memiliki posisi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Memanas, Trump Ancam Hancur Leburkan Pulau Kharg Iran!
BN
Memanas, Trump Ancam Hancur Leburkan Pulau Kharg Iran!

Memanas, Trump Ancam Hancur Leburkan Pulau Kharg Iran!

31 Agustus 2026 12:37 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperluas ancaman militer terhadap Iran, setelah negara itu menggempur peluncur roket Teheran di Pulau Larak pada Minggu (30/8). Trump sesumbar mengatakan bahwa Pulau Kharg, yang menjadi...

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperluas ancaman militer terhadap Iran, setelah negara itu menggempur peluncur roket Teheran di Pulau Larak pada Minggu (30/8). Trump sesumbar mengatakan bahwa Pulau Kharg, yang menjadi terminal ekspor minyak utama Iran, "akan diledakkan".

Ancaman terbaru itu, seperti dilansir CNBC, Senin (31/8/2026), dilontarkan Trump dalam pernyataan via akun media sosial Truth Social miliknya. Presiden AS ini bahkan menyertakan sebuah video, yang diduga AI-generated, yang menunjukkan rentetan ledakan dahsyat di pusat energi Iran tersebut.

"Pulau Kharg sedang diledakkan hingga hancur lebur!!! Presiden DJT" tulis Trump dalam postingannya tersebut, menambahkan inisial namanya di akhir postingan. Dia tidak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 8 9 10 11 12 ... 61 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 2

YPWIK@2026