Susu di Tenda Bukit
Mbay siang itu panas. Tapi di kepala Muhammad Khrain, ada yang jauh lebih mendesak ketimbang urusan gerah: perut anak-anak dan kebutuhan dapur keluarga yang kian menipis. Maka, pria itu melangkah ke Masjid Agung Baiturrahman. Di s...
Mbay siang itu panas. Tapi di kepala Muhammad Khrain, ada yang jauh lebih mendesak ketimbang urusan gerah: perut anak-anak dan kebutuhan dapur keluarga yang kian menipis.
Maka, pria itu melangkah ke Masjid Agung Baiturrahman. Di sana berdiri posko utama Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ). Khrain tidak bermaksud meminta-minta berlebihan. Dia hanya menyampaikan kabar lugas: di tempatnya, bantuan belum masuk.
Respon relawan tidak bertele-tele. Ahmad bin Suhardi, salah satu relawan WIZ yang siaga di sana, tak menunggu waktu lama. Jika warga tak bisa menjangkau logistik, logistik yang harus menjangkau warga.
Maka bergeraklah tim WIZ dan Wahdah Peduli. Masuk ke lorong-lorong Kelurahan Mbay