Kurator Berita YPWIK 4 September 2026 13:43 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 715 Pendidikan 431 Tekno 619 Olahraga 1380 Ekonomi 3642 Kesehatan 445 Nasional 4718 Berita Daerah 633 Gaya Hidup 53 Luar Negeri 759 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Kolaborasi Internasional PP Darul Arqom dan UTP Malaysia, Bengkel Stem Buka Jendela Dunia bagi Santri
BN
Kolaborasi Internasional PP Darul Arqom dan UTP Malaysia, Bengkel Stem Buka Jendela Dunia bagi Santri

Kolaborasi Internasional PP Darul Arqom dan UTP Malaysia, Bengkel Stem Buka Jendela Dunia bagi Santri

3 September 2026 17:54 PWMU.CO Agama

Semangat kolaborasi pendidikan internasional mewarnai Kompleks Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan (PPDA) dan SMP Muhammadiyah Jono, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (2/9/2026). Ratusan santri dan pelajar...

Semangat kolaborasi pendidikan internasional mewarnai Kompleks Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan (PPDA) dan SMP Muhammadiyah Jono, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (2/9/2026).

Ratusan santri dan pelajar mengikuti International Training of Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang menghadirkan mahasiswa Rakan Masjid Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) Malaysia sebagai pemateri sekaligus fasilitator.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Perguruan Muhammadiyah Bayan untuk memperluas jejaring pendidikan internasional, meningkatkan kompetensi peserta didik di bidang STEM, serta memperkenalkan pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan nilai-nilai Islam berkemajuan.

PPDA Muhammadiyah Bayan dan SMP Muhammadiyah Jono menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Sementara

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pemkot Semarang Optimalkan Fasilitas Homebase Dukung PSIS Naik Kasta
BN
Pemkot Semarang Optimalkan Fasilitas Homebase Dukung PSIS Naik Kasta

Pemkot Semarang Optimalkan Fasilitas Homebase Dukung PSIS Naik Kasta

3 September 2026 17:54 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Pemkot Semarang menyiapkan optimalisasi fasilitas milik Pemkot Semarang untuk mendukung PSIS Semarang menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Fasilitas itu nantinya dapat dimanfaatkan sebagai homebase PSIS, dengan tetap mengi...

Pemkot Semarang menyiapkan optimalisasi fasilitas milik Pemkot Semarang untuk mendukung PSIS Semarang menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Fasilitas itu nantinya dapat dimanfaatkan sebagai homebase PSIS, dengan tetap mengikuti ketentuan dan mekanisme pengelolaan aset daerah.

Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri gala dinner bersama PSIS Semarang di Hall Balai Kota Semarang, Rabu (2/9) malam. Acara itu turut dihadiri jajaran manajemen dan tim pelatih, 29 pemain PSIS, Forkopimda Kota Semarang, legenda klub, hingga perwakilan suporter.

"Kami seluruh komponen Kota Semarang ada bersama PSIS Semarang. Jadi harus semangat dan menang ya, harus kembali masuk ke Liga 1,"

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Usai resmikan pabrik Subang, BYD siapkan perakitan baterai di RI
BN
Usai resmikan pabrik Subang, BYD siapkan perakitan baterai di RI

Usai resmikan pabrik Subang, BYD siapkan perakitan baterai di RI

3 September 2026 17:53 Antara - Terkini Ekonomi

Subang, Jawa Barat (ANTARA) - BYD Indonesia mulai membuka langkah investasi berikutnya di Indonesia setelah meresmikan pabrik pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, Kamis. Presid...

Subang, Jawa Barat (ANTARA) - BYD Indonesia mulai membuka langkah investasi berikutnya di Indonesia setelah meresmikan pabrik pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, Kamis.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan investasi BYD di Indonesia tidak berhenti pada fasilitas manufaktur kendaraan yang baru diresmikan, namun juga akan melengkapi ekosistem kendaraan listrik di tanah air dengan kegiatan manufaktur terkait baterai.

“Tanpa proses yang menyeluruh dari produksi, kita tidak bisa bilang bahwa suatu produk sepenuhnya buatan Indonesia. Kami juga merencanakan untuk melakukan beberapa pekerjaan perakitan (assembly) yang berkaitan dengan manufaktur baterai,” kata Eagle di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Luhut Bilang Skema Bansos Bakal Diubah, Penerima Dicek Pakai Biometrik
BN
Luhut Bilang Skema Bansos Bakal Diubah, Penerima Dicek Pakai Biometrik

Luhut Bilang Skema Bansos Bakal Diubah, Penerima Dicek Pakai Biometrik

3 September 2026 17:53 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Subang, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap rencana perubahan skema bantuan sosial (bansos) pemerintah. Ke depan, pemerintah berencana mengurangi pemberian insentif melalui subsid...

Subang, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap rencana perubahan skema bantuan sosial (bansos) pemerintah. Ke depan, pemerintah berencana mengurangi pemberian insentif melalui subsidi produk dan mengalihkannya langsung kepada masyarakat yang berhak.

Luhut mengatakan perubahan skema tersebut dimungkinkan dengan dukungan sistem pendataan masyarakat berbasis teknologi. Pemerintah akan mendorong masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan untuk melakukan registrasi.

"Saya minta juga untuk meregister, mendaftar untuk yang pengen dapat bansos," kata Luhut saat peresmian pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Pemerintah ke depan tidak lagi hanya memberikan insentif melalui produk tertentu. Bantuan akan diarahkan langsung

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Video: Nasib Bisnis Es Krim Saat Impor Bahan Baku-Ongkos Logistik Naik
BN
Video: Nasib Bisnis Es Krim Saat Impor Bahan Baku-Ongkos Logistik Naik

Video: Nasib Bisnis Es Krim Saat Impor Bahan Baku-Ongkos Logistik Naik

3 September 2026 17:52 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia- Konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang perekonomian RI hingga kuartal II-2026 dengan kontribusi mencapai 53,32% terhadap PDB Indonesia. Masih tingginya konsumsi rumah tangga RI turut mendorong pertum...

Jakarta, CNBC Indonesia- Konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang perekonomian RI hingga kuartal II-2026 dengan kontribusi mencapai 53,32% terhadap PDB Indonesia. Masih tingginya konsumsi rumah tangga RI turut mendorong pertumbuhan konsumsi makanan dan minuman yang berefek pada industri terkait.

Direktur PT Campina Ice Cream Industry, Tbk (CAMP), Adji Andjono menyebutkan di tengah berlanjutnya pertumbuhan industri makanan dan minuman RI, bisnis sektor es krim masih bergerak stagnan baik dari nilai maupun volume mengingat es krim bukan makanan pokok.

Di tengah tekanan ekonomi global, industri es krim berharap pertumbuhan pada momen Idul Fitri, Libur Anak Sekolah dan periode Natal dan Tahun Baru.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ekonomi India Disebut Tumbuh 7,8 Persen, tapi Pemerintah Dituding “Akrobat Statistik”
BN
Ekonomi India Disebut Tumbuh 7,8 Persen, tapi Pemerintah Dituding “Akrobat Statistik”

Ekonomi India Disebut Tumbuh 7,8 Persen, tapi Pemerintah Dituding “Akrobat Statistik”

3 September 2026 17:52 Kompas - Money Ekonomi

KOMPAS.com-Ekonomi India tumbuh 7,8 persen pada kuartal II 2026. Namun, angka tersebut memicu perdebatan di kalangan ekonom dan mantan pejabat pemerintah. Data pemerintah yang dirilis Senin menunjukkan, Produk Domestik Bruto (PDB) India tumbuh 7,8 persen pada April-Juni 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut jauh di...

KOMPAS.com-Ekonomi India tumbuh 7,8 persen pada kuartal II 2026. Namun, angka tersebut memicu perdebatan di kalangan ekonom dan mantan pejabat pemerintah.

Data pemerintah yang dirilis Senin menunjukkan, Produk Domestik Bruto (PDB) India tumbuh 7,8 persen pada April-Juni 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut jauh di atas perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters sebesar 7,1 persen.

Kinerja ekonomi India ditopang lonjakan investasi dan kuatnya sektor manufaktur. Permintaan konsumen juga masih solid.

Namun, sejumlah ekonom mempertanyakan apakah pertumbuhan 7,8 persen benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi India secara utuh.

Mengapa angka pertumbuhan dipertanyakan?

Subhash Chandra Garg, mantan pejabat tinggi Kementerian

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Di Depan Putin, Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan Rusia Bukan Aliansi Melawan Siapa Pun
BN
Di Depan Putin, Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan Rusia Bukan Aliansi Melawan Siapa Pun

Di Depan Putin, Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan Rusia Bukan Aliansi Melawan Siapa Pun

3 September 2026 17:52 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan perjanjian perdagangan bebas (free trade agreement) yang dijalin antara Indonesia dan Rusia serta negara anggota Eurasia bukanlah aliansi untuk melawan negara mana pun. Ia kembali menekankan pernyataannya dalam acara St. Petersburg International Economic Forum SPIEF tahun lalu, bahwa Indonesia tidak...

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan perjanjian perdagangan bebas (free trade agreement) yang dijalin antara Indonesia dan Rusia serta negara anggota Eurasia bukanlah aliansi untuk melawan negara mana pun.

Ia kembali menekankan pernyataannya dalam acara St. Petersburg International Economic Forum SPIEF tahun lalu, bahwa Indonesia tidak ingin bergabung dengan Aliansi militer negara mana pun.

Negara yang dipimpinnya hanya akan bergabung dengan aliansi ekonomi dunia.

"Saya mengatakan kepada Anda: Indonesia tidak ingin bergabung dengan aliansi militer mana pun, tetapi kami ingin bergabung dengan aliansi ekonomi," kata Prabowo di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam acara Eastern Economic Forum (EEF) ke-11

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Nepal Harus Bangun Kembali 20.000 Rumah Pascabanjir Bandang Mematikan
BN
Nepal Harus Bangun Kembali 20.000 Rumah Pascabanjir Bandang Mematikan

Nepal Harus Bangun Kembali 20.000 Rumah Pascabanjir Bandang Mematikan

3 September 2026 17:51 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Kathmandu, Beritasatu.com - Nepal harus membangun kembali sekitar 20.000 rumah di wilayah yang diterjang banjir bandang pada Rabu (26/8/2026).  Bencana terjadi setelah runtuhnya gletser yang memicu gelombang es, batu, dan lumpur d...

Kathmandu, Beritasatu.com - Nepal harus membangun kembali sekitar 20.000 rumah di wilayah yang diterjang banjir bandang pada Rabu (26/8/2026).  Bencana terjadi setelah runtuhnya gletser yang memicu gelombang es, batu, dan lumpur di wilayah perbatasan Nepal dengan Tibet, China. Material tersebut menyapu permukiman dan desa-desa hingga hanya menyisakan sedikit rumah yang masih berdiri dan tak mengalami kerusakan. 

"Perkiraan awal kami menunjukkan bahwa 7.500 rumah telah hancur total, baik hanyut atau terkubur di bawah puing-puing dan lumpur," kata Kepala Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal, Dharma Raj Upreti, kepada Reuters, Kamis (3/9/2026).

Dharma menambahkan, rumah-rumah yang masih berdiri juga tidak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
IHSG Hari Ini Ditutup Melonjak 1,09 Persen
BN
IHSG Hari Ini Ditutup Melonjak 1,09 Persen

IHSG Hari Ini Ditutup Melonjak 1,09 Persen

3 September 2026 17:51 BeritaSatu - Ekonomi Ekonomi

Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (3/9/2026). IHSG naik 72,1 poin atau 1,09% ke level 6.667,8. Penguatan indeks ditopang oleh mayoritas saham dan sektor di Bursa Ef...

Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (3/9/2026). IHSG naik 72,1 poin atau 1,09% ke level 6.667,8.

Penguatan indeks ditopang oleh mayoritas saham dan sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tercatat, sebanyak 415 saham menguat, 228 saham melemah, dan 320 saham stagnan. Nilai transaksi sepanjang perdagangan mencapai Rp 18,5 triliun.

Sektor transportasi menjadi penopang penguatan terbesar dengan kenaikan 2,45%. Selanjutnya, sektor perindustrian naik 1,89%, barang konsumen primer 1,62%, barang baku 1,47%, serta properti 1,4%.

Sektor energi turut menguat 1,36%, diikuti infrastruktur 0,85%, keuangan 0,81%, dan barang konsumen nonprimer 0,41%.

Di sisi lain, dua sektor

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
IHSG Lompat 1,09% Dekati Level 6.700 Terkerek Kinerja Saham Ini
BN
IHSG Lompat 1,09% Dekati Level 6.700 Terkerek Kinerja Saham Ini

IHSG Lompat 1,09% Dekati Level 6.700 Terkerek Kinerja Saham Ini

3 September 2026 17:51 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan Kamis (3/9/2026), setelah sehari sebelumnya ditutup melemah tipis. Berdasarkan data IDX Mobile pukul 16.00 WIB, IHSG berakhir menguat 72,11 poin...

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan Kamis (3/9/2026), setelah sehari sebelumnya ditutup melemah tipis.

Berdasarkan data IDX Mobile pukul 16.00 WIB, IHSG berakhir menguat 72,11 poin atau 1,09% ke level 6.667,89, dari penutupan sebelumnya di 6.595,78.

Nilai transaksi hari ini cenderung ramai atau tercatat sekitar Rp 18,64 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 40,79 miliar saham dan frekuensi 2,5 juta kali.

Nyaris seluruh sektor menguat, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor properti, konsumer primer dan barang baku. Sementara itu hanya sektor konsumer non primer dan kesehatan yang melemah hari ini.

Secara spesifik, emiten big caps

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Menkes sebut 3200 RS bisa dimanfaatkan untuk genjot produksi spesialis
BN
Menkes sebut 3200 RS bisa dimanfaatkan untuk genjot produksi spesialis

Menkes sebut 3200 RS bisa dimanfaatkan untuk genjot produksi spesialis

3 September 2026 17:51 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan penambahan sentra pendidikan dengan memanfaatkan 3.200 rumah sakit (RS) di seluruh Indonesia dapat mengejar pemenuhan kebutuhan nasional akan spesialis....

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan penambahan sentra pendidikan dengan memanfaatkan 3.200 rumah sakit (RS) di seluruh Indonesia dapat mengejar pemenuhan kebutuhan nasional akan spesialis.

"Kita kan nggak punya 3.000 fakultas kedokteran. Tapi, kita punya 3.200 rumah sakit. Di luar negeri ini dilakukannya juga di rumah sakit," katanya dalam Peluncuran Seleksi Program Studi Baru RS Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU) dan Serah Terima Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Batch IV ke RSPPU.

Budi menjelaskan masih ada 173 RS umum daerah di Indonesia yang belum memiliki tujuh spesialis dasar, padahal Indonesia sudah 81 tahun merdeka.

"Saya ingat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BI Naikkan Insentif Likuiditas Perbankan Jadi 6 Persen, Dorong Kredit UMKM
BN
BI Naikkan Insentif Likuiditas Perbankan Jadi 6 Persen, Dorong Kredit UMKM

BI Naikkan Insentif Likuiditas Perbankan Jadi 6 Persen, Dorong Kredit UMKM

3 September 2026 17:51 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) mendorong penguatan sinergi lintas lembaga untuk memastikan likuiditas perbankan dapat lebih efektif mengalir menjadi pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor-sektor prioritas. Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, langkah tersebut diperlukan untuk memperkuat ekspansi usaha, meningkatka...

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) mendorong penguatan sinergi lintas lembaga untuk memastikan likuiditas perbankan dapat lebih efektif mengalir menjadi pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor-sektor prioritas.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, langkah tersebut diperlukan untuk memperkuat ekspansi usaha, meningkatkan produktivitas, sekaligus membuka lapangan kerja.

Menurut Destry, BI menempuh langkah tersebut melalui kebijakan yang lebih tertarget, salah satunya dengan menyempurnakan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).

"Kebijakan ini disesuaikan dengan kondisi masing-masing bank dan diarahkan untuk memperkuat penyaluran kredit ke sektor-sektor yang memberikan dampak lebih besar bagi perekonomian nasional," kata Destry dalam diskusi Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 144 145 146 147 148 ... 1117 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 46

YPWIK@2026