Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 23:44 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 854 Pendidikan 419 Tekno 580 Olahraga 1433 Ekonomi 2997 Kesehatan 433 Nasional 4659 Berita Daerah 668 Gaya Hidup 67 Luar Negeri 744 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Insiden Penembakan Rave Party di Swiss, Satu Tewas Lima Terluka
BN
Insiden Penembakan Rave Party di Swiss, Satu Tewas Lima Terluka

Insiden Penembakan Rave Party di Swiss, Satu Tewas Lima Terluka

30 Agustus 2026 19:25 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Sebuah insiden penembakan terjadi saat berlangsungnya rave party atau pesta musik EDM di Swiss, menyebabkan satu orang tewas dan lima lainnya terluka, beberapa di antaranya alami luka serius. Polisi setempat pada Minggu (30/8) men...

Sebuah insiden penembakan terjadi saat berlangsungnya rave party atau pesta musik EDM di Swiss, menyebabkan satu orang tewas dan lima lainnya terluka, beberapa di antaranya alami luka serius.

Polisi setempat pada Minggu (30/8) menyatakan perburuan terhadap pelaku masih berlangsung, sedangkan motif dan kronologi pasti insiden tersebut belum diketahui.

Kepolisian menyebut sudah meluncurkan respons berskala besar untuk mengejar para pelaku usai penembakan yang terjadi di Aarau, sebelah utara Zurich.

"Pencarian terhadap pelaku, yang identitasnya saat ini belum diketahui, sedang berlangsung," kata polisi melalui X, seperti diwartakan AFP.

Berdasarkan pantauan jurnalis AFP di lokasi, terlihat petugas bersenjata dikerahkan di jalan tol hingga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Indonesia Minta OKI Bertindak Nyata Hadapi Israel
BN
Indonesia Minta OKI Bertindak Nyata Hadapi Israel

Indonesia Minta OKI Bertindak Nyata Hadapi Israel

30 Agustus 2026 19:10 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah konkret dan berkelanjutan dalam menghadapi Israel. OKI dinilai perlu memperkuat perannya dan tidak hanya mengandalkan kecaman maupun...

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah konkret dan berkelanjutan dalam menghadapi Israel. OKI dinilai perlu memperkuat perannya dan tidak hanya mengandalkan kecaman maupun pernyataan politik.

Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta menyampaikan desakan tersebut saat menghadiri Konferensi Tingkat Menteri Luar Negeri Luar Biasa ke-23 OKI (KTM-LB) di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (27/8/2026).

"OKI harus mampu membangun wibawa organisasi, tidak dengan kecaman dan pernyataan, melainkan melalui aksi nyata dan berkelanjutan," kata Anis dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (30/8/2026), dikutip dari Antara.

Dalam forum tersebut, Indonesia kembali menyoroti berbagai kekerasan dan pelanggaran hukum

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
China Hukum Mati Eks Anggota DPR karena Kasus Suap Rp1,9 Triliun
BN
China Hukum Mati Eks Anggota DPR karena Kasus Suap Rp1,9 Triliun

China Hukum Mati Eks Anggota DPR karena Kasus Suap Rp1,9 Triliun

30 Agustus 2026 19:05 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Mantan anggota Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (NPC) ke-14 China, Jiang Chaoliang, resmi dijatuhi hukuman mati dengan masa penangguhan selama dua tahun. Vonis atas kasus suap ini dijatuhkan langsung oleh Pengadilan Rakyat Men...

Mantan anggota Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (NPC) ke-14 China, Jiang Chaoliang, resmi dijatuhi hukuman mati dengan masa penangguhan selama dua tahun.

Vonis atas kasus suap ini dijatuhkan langsung oleh Pengadilan Rakyat Menengah Nanjing, Provinsi Jiangsu, Jumat (28/8).

Berdasarkan laporan People's Daily, Jiang terbukti menerima suap lebih dari 746 juta yuan. Angka tersebut setara dengan US$111,01 juta atau sekitar Rp1,96 triliun (kurs Rp17.737 per dolar AS).

Majelis hakim menetapkan hukuman mati terhadap Jiang akan otomatis diubah menjadi penjara seumur hidup setelah masa penangguhan selama dua tahun berakhir.

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku di China. Jika selama dua tahun

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Khamenei Serukan Negara-Negara Teluk Bersatu: Kenali Musuh Sebenarnya
BN
Khamenei Serukan Negara-Negara Teluk Bersatu: Kenali Musuh Sebenarnya

Khamenei Serukan Negara-Negara Teluk Bersatu: Kenali Musuh Sebenarnya

30 Agustus 2026 18:55 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

Khamenei Serukan Negara-Negara Teluk Bersatu: Kenali Musuh Sebenarnya TRIBUNNEWS.COM — Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyerukan persatuan di antara negara-negara Muslim, terutama negara-negara Arab di kawasan Teluk. Ser...

Khamenei Serukan Negara-Negara Teluk Bersatu: Kenali Musuh Sebenarnya

TRIBUNNEWS.COM — Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyerukan persatuan di antara negara-negara Muslim, terutama negara-negara Arab di kawasan Teluk.

Seruan Khamenei ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Seruan tersebut disampaikan melalui pesan tertulis yang diunggah di akun Telegram Khamenei bertepatan dengan Pekan Persatuan Islam, momentum yang memperingati kelahiran Nabi Muhammad.

Dalam pesannya, Khamenei meminta negara-negara Muslim untuk memperkuat kerja sama, saling melindungi, dan menghindari perpecahan.

Menurut dia, konflik internal di antara negara-negara Muslim justru memberikan keuntungan bagi pihak yang dianggap sebagai musuh.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Turkiye panggil Dubes Ukraina pascaserangan pada kapal di Laut Hitam
BN
Turkiye panggil Dubes Ukraina pascaserangan pada kapal di Laut Hitam

Turkiye panggil Dubes Ukraina pascaserangan pada kapal di Laut Hitam

30 Agustus 2026 18:53 Antara - Terkini Luar Negeri

Ankara (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Turkiye memanggil duta besar (Dubes) Ukraina untuk Ankara terkait serangkaian serangan terhadap kapal-kapal yang dioperasikan Turkiye di Laut Hitam, kata seorang sumber anonim da...

Ankara (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Turkiye memanggil duta besar (Dubes) Ukraina untuk Ankara terkait serangkaian serangan terhadap kapal-kapal yang dioperasikan Turkiye di Laut Hitam, kata seorang sumber anonim dari Kemenlu Turkiye pada Sabtu (29/8).

"Dalam pertemuan tersebut, reaksi Turkiye terhadap serangan yang dimaksud telah disampaikan, dan peringatan yang diperlukan telah diberikan mengenai pentingnya memastikan keselamatan dan keamanan jiwa, properti, pelayaran, serta lingkungan di Laut Hitam," kata sumber tersebut.

Pemanggilan itu dilakukan setelah serangkaian serangan terhadap kapal komersial yang dioperasikan Turkiye di Laut Hitam.

Menurut sumber tersebut, Duta Besar Ukraina dipanggil pascaserangan terhadap kapal "Lider Bordo Mavi" yang dioperasikan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Direktur CIA ke Rusia, Diplomasi Rahasia atau Manuver? Apa Dampaknya bagi Perang Ukraina?
BN
Direktur CIA ke Rusia, Diplomasi Rahasia atau Manuver? Apa Dampaknya bagi Perang Ukraina?

Direktur CIA ke Rusia, Diplomasi Rahasia atau Manuver? Apa Dampaknya bagi Perang Ukraina?

30 Agustus 2026 18:50 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

Direktur CIA ke Rusia, Diplomasi Rahasia atau Manuver? Apa Dampaknya bagi Perang Ukraina? TRIBUNNEWS.COM - Kunjungan mendadak Direktur CIA, John Ratcliffe ke Rusia memunculkan pertanyaan baru mengenai arah konflik Rusia-Ukraina. C...

Direktur CIA ke Rusia, Diplomasi Rahasia atau Manuver? Apa Dampaknya bagi Perang Ukraina?

TRIBUNNEWS.COM - Kunjungan mendadak Direktur CIA, John Ratcliffe ke Rusia memunculkan pertanyaan baru mengenai arah konflik Rusia-Ukraina.

CIA adalah badan intelijen pemerintah federal Amerika Serikat (AS) yang bertugas mengumpulkan, menganalisis, dan memproses informasi keamanan nasional dari seluruh dunia serta menjalankan operasi rahasia di luar negeri.

AS dalam konteks Perang Ukraina yang sedang dijalani Rusia, adalah pentolan negara-negara Barat yang mendukung Ukraina.

Pertemuan tersebut berlangsung ketika perang memasuki fase yang semakin kompleks, sementara serangan drone dan rudal masih menjadi bagian penting dari strategi kedua pihak.

Hingga kini, tujuan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pangkalan AS di Timur Tengah Hancur, Serangan Iran Sebabkan Kerusakan yang Belum Pernah Terjadi
BN
Pangkalan AS di Timur Tengah Hancur, Serangan Iran Sebabkan Kerusakan yang Belum Pernah Terjadi

Pangkalan AS di Timur Tengah Hancur, Serangan Iran Sebabkan Kerusakan yang Belum Pernah Terjadi

30 Agustus 2026 18:33 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

Pangkalan AS di Timur Tengah Rusak Parah, Serangan Iran Sebabkan Kehancuran yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya TRIBUNNEWS.COM - Serangkaian serangan rudal dan drone Iran terhadap fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Timur T...

Pangkalan AS di Timur Tengah Rusak Parah, Serangan Iran Sebabkan Kehancuran yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

TRIBUNNEWS.COM - Serangkaian serangan rudal dan drone Iran terhadap fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah disebut menimbulkan kerusakan besar pada sejumlah infrastruktur strategis Washington.

Laporan NBC News yang dikutip media internasional menyebut kerusakan tersebut mencakup fasilitas intelijen, radar, sistem pengawasan, hingga sejumlah bagian pangkalan militer AS, termasuk yang berada di Irak dan kawasan lain di Timur Tengah.

Skala kerusakan menjadi perhatian karena pangkalan-pangkalan tersebut merupakan bagian dari jaringan infrastruktur militer AS yang digunakan untuk mendukung operasi, pemantauan, serta pertahanan Amerika di kawasan.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tiga Negara Perbarui Kekuatan Militer: AS Uji Harpoon, India Cari 150 Jet Latih
BN
Tiga Negara Perbarui Kekuatan Militer: AS Uji Harpoon, India Cari 150 Jet Latih

Tiga Negara Perbarui Kekuatan Militer: AS Uji Harpoon, India Cari 150 Jet Latih

30 Agustus 2026 18:00 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

Tiga Negara Perbarui Kekuatan Militer: AS Uji Harpoon, India Cari 150 Jet Latih TRIBUNNEWS.COM - Perkembangan kekuatan militer sejumlah negara kembali menjadi perhatian pada akhir Agustus 2026. Amerika Serikat (AS) menguji sistem...

Tiga Negara Perbarui Kekuatan Militer: AS Uji Harpoon, India Cari 150 Jet Latih

TRIBUNNEWS.COM - Perkembangan kekuatan militer sejumlah negara kembali menjadi perhatian pada akhir Agustus 2026.

Amerika Serikat (AS) menguji sistem rudal antikapal berbasis darat, Australia memulai pembangunan kapal perang kelas Hunter pertamanya, sementara India membuka rencana pengadaan sekitar 150 pesawat jet latih untuk memperbarui armada pelatihan pilot.

Ketiga perkembangan tersebut memperlihatkan fokus yang berbeda.

Washington menguji kemampuan serangan antikapal dari wilayah pesisir, Canberra memperkuat armada permukaan dengan kapal yang memiliki kemampuan peperangan antikapal selam, sedangkan New Delhi berupaya memperbarui sistem pelatihan penerbang tempur.

Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Momen Haru Raja Baru Norwegia Kenang Pernikahan Orang Tuanya
BN
Momen Haru Raja Baru Norwegia Kenang Pernikahan Orang Tuanya

Momen Haru Raja Baru Norwegia Kenang Pernikahan Orang Tuanya

30 Agustus 2026 17:55 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Raja baru Norwegia, Haakon VIII, mengatakan bahwa hari ini, Sabtu (29 Agustus), seharusnya menjadi hari peringatan ulang tahun pernikahan orang tuanya.

Raja baru Norwegia, Haakon VIII, mengatakan bahwa hari ini, Sabtu (29 Agustus), seharusnya menjadi hari peringatan ulang tahun pernikahan orang tuanya.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
AS Buka Opsi Menentang Inggris Soal Kepulauan Sengketa dengan Argentina
BN
AS Buka Opsi Menentang Inggris Soal Kepulauan Sengketa dengan Argentina

AS Buka Opsi Menentang Inggris Soal Kepulauan Sengketa dengan Argentina

30 Agustus 2026 17:46 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Amerika Serikat (AS) disebut membuka peluang untuk menentang kedaulatan Inggris atas Kepulauan Falkland yang disengketakan oleh Argentina. AS disebut tengah meninjau komitmen sekutunya tersebut. Dilansir Sky News, Minggu (30/8/202...

Amerika Serikat (AS) disebut membuka peluang untuk menentang kedaulatan Inggris atas Kepulauan Falkland yang disengketakan oleh Argentina. AS disebut tengah meninjau komitmen sekutunya tersebut.

Dilansir Sky News, Minggu (30/8/2026) Pentagon dilaporkan sedang meninjau komitmen sekutunya terhadap NATO dan telah merancang langkah-langkah untuk memberikan insentif agar memenuhi janji pengeluaran pertahanan sebesar 5%.

Seorang pejabat senior AS mengatakan kepada Daily Telegraph bahwa Inggris akan "mendapat perhatian khusus karena memiliki potensi yang sangat besar".

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Korban tewas bencana longsor Tibet, China capai 16 orang
BN
Korban tewas bencana longsor Tibet, China capai 16 orang

Korban tewas bencana longsor Tibet, China capai 16 orang

30 Agustus 2026 17:43 Antara - Terkini Luar Negeri

Beijing (ANTARA) - Korban tewas akibat tanah longsor dahsyat di Daerah Otonomi Tibet, China, telah mencapai 16 orang, sedangkan 546 orang lainnya dilaporkan hilang, kata pihak berwenang setempat, Minggu. "Enam belas orang tewas da...

Beijing (ANTARA) - Korban tewas akibat tanah longsor dahsyat di Daerah Otonomi Tibet, China, telah mencapai 16 orang, sedangkan 546 orang lainnya dilaporkan hilang, kata pihak berwenang setempat, Minggu.

"Enam belas orang tewas dalam bencana tersebut, sementara 546 orang lainnya dilaporkan hilang," kata pihak berwenang regional dalam konferensi pers.

Pada Rabu, tanah longsor besar terjadi di sisi Nepal, mengakibatkan bencana di dekat pos pemeriksaan Gyirong di perbatasan China-Nepal di Daerah Otonomi Tibet.

Pihak berwenang menambahkan bahwa kontak dengan 261 warga negara asing dari 23 negara, termasuk tiga warga negara Rusia, terputus.

Mereka yang dilaporkan hilang juga termasuk 104 warga negara

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Iran: Senjata Nuklir Dibutuhkan untuk Menangkal Kegilaan Israel
BN
Iran: Senjata Nuklir Dibutuhkan untuk Menangkal Kegilaan Israel

Iran: Senjata Nuklir Dibutuhkan untuk Menangkal Kegilaan Israel

30 Agustus 2026 17:39 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

Iran: Senjata Nuklir Dibutuhkan untuk Menangkal Kegilaan Israel TRIBUNNEWS.COM - Pernyataan pejabat militer Iran mengenai kebutuhan akan senjata nuklir kembali memunculkan kekhawatiran soal arah program nuklir Teheran. Di tengah k...

Iran: Senjata Nuklir Dibutuhkan untuk Menangkal Kegilaan Israel

TRIBUNNEWS.COM - Pernyataan pejabat militer Iran mengenai kebutuhan akan senjata nuklir kembali memunculkan kekhawatiran soal arah program nuklir Teheran.

Di tengah ketegangan yang terus berlangsung dengan Israel, Iran menyebut kemampuan nuklir dapat berfungsi sebagai alat pencegah terhadap ancaman serangan.

Juru bicara Komando Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, menyampaikan pernyataan tersebut pada Sabtu, 29 Agustus 2026 melalui media sosial.

Ia merespons pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang sebelumnya memperingatkan konsekuensi jika Iran memiliki senjata nuklir.

Menurut Zolfaghari, Iran membutuhkan kemampuan nuklir untuk menghadapi apa yang disebutnya sebagai tindakan "gila" Israel.

"Dia

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 15 16 17 18 19 ... 62 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 26

YPWIK@2026