Kurator Berita YPWIK 5 September 2026 00:45 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 679 Pendidikan 440 Tekno 654 Olahraga 1376 Ekonomi 3893 Kesehatan 482 Nasional 4907 Berita Daerah 596 Gaya Hidup 56 Luar Negeri 762 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Antisipasi Kebakaran, Pramono Sebut Setiap RW di Jakarta Sudah Tersedia APAR
BN
Antisipasi Kebakaran, Pramono Sebut Setiap RW di Jakarta Sudah Tersedia APAR

Antisipasi Kebakaran, Pramono Sebut Setiap RW di Jakarta Sudah Tersedia APAR

2 September 2026 11:25 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut setiap RW di Jakarta sudah disediakan alat pemadam api ringan (APAR). Penyediaan APAR itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kebakaran di Jakarta saat musim kemarau. Pramono mengatakan...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut setiap RW di Jakarta sudah disediakan alat pemadam api ringan (APAR). Penyediaan APAR itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kebakaran di Jakarta saat musim kemarau.

Pramono mengatakan dirinya telah meminta jajarannya agar menyediakan APAR di setiap RW. Menurutnya, program penyediaan APAR tersebut saat ini sudah berjalan.

"Saya juga tadi ingin memastikan bahwa pada setiap RW itu APAR-nya sudah tersedia, sehingga kalau ada apa-apa, maka antisipasi kita sudah kita lakukan bersama," kata Pramono di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dedi Mulyadi Bertemu Botok Pati
BN
Dedi Mulyadi Bertemu Botok Pati

Dedi Mulyadi Bertemu Botok Pati

2 September 2026 11:25 Liputan6 - News Nasional

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi bertemu sejumlah aktivis asal Pati di Lembur Pakuan, Subang. Salah satu aktivis yang hadir yakni Supriyono alias Botok. Momen pertemuan tersebut dibagikan Dedi Mulya...

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi bertemu sejumlah aktivis asal Pati di Lembur Pakuan, Subang. Salah satu aktivis yang hadir yakni Supriyono alias Botok.

Momen pertemuan tersebut dibagikan Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.

Dalam video tersebut, Dedi tampak mengenakan pakaian serba putih lengkap dengan ikat kepala khasnya. Dia duduk menghadap kamera, sementara Botok dan sejumlah aktivis lainnya berdiri di belakangnya.

Suasana semakin ramai ketika Dedi bersama Botok cs meneriakkan yel-yel khas Pati.

"Pati," teriak Dedi sambil mengepalkan tangan.

Beberapa hari sebelum bertemu Botok cs, Dedi Mulyadi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Botok, tokoh pergerakan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
MPR Dorong Evaluasi Desentralisasi, Otonomi Daerah, dan Penguatan PPHN
BN
MPR Dorong Evaluasi Desentralisasi, Otonomi Daerah, dan Penguatan PPHN

MPR Dorong Evaluasi Desentralisasi, Otonomi Daerah, dan Penguatan PPHN

2 September 2026 11:23 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Anggota Badan Pengkajian MPR RI I Wayan Sudirta menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia. Hal itu bertujuan agar mampu menjawab tantangan pembangunan di masa men...

Anggota Badan Pengkajian MPR RI I Wayan Sudirta menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia. Hal itu bertujuan agar mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

"Harus diakui bahwa kita tertinggal mengembangkan desentralisasi dan otonomi daerah," kata I Wayan Sudirta, Rabu (2/9/2026).

Hal itu disampaikannya usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Kelompok III BP MPR RI bertajuk 'Desentralisasi, Otonomi Daerah, Pemerintahan Daerah dan Desa' di kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Daftar Kementerian dan Lembaga yang Minta Tambah Anggaran untuk 2027
BN
Daftar Kementerian dan Lembaga yang Minta Tambah Anggaran untuk 2027

Daftar Kementerian dan Lembaga yang Minta Tambah Anggaran untuk 2027

2 September 2026 11:22 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah kementerian dan lembaga mengajukan tambahan dana untuk tahun anggaran 2027 karena pagu indikatif yang diterima dinilai belum mencukupi kebutuhan program dan pelaksanaan tugas masing-masing. Usula...

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah kementerian dan lembaga mengajukan tambahan dana untuk tahun anggaran 2027 karena pagu indikatif yang diterima dinilai belum mencukupi kebutuhan program dan pelaksanaan tugas masing-masing.

Usulan tambahan anggaran tersebut disampaikan dalam pembahasan bersama sejumlah komisi di DPR. Nilainya bervariasi, mulai dari puluhan miliar hingga ratusan triliun rupiah, bergantung pada kebutuhan setiap kementerian dan lembaga.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi salah satu instansi dengan permintaan tambahan terbesar. Kementerian ini mengajukan tambahan Rp 157,76 triliun untuk mendukung sejumlah program prioritas, termasuk revitalisasi 100.000 satuan pendidikan dan peningkatan satuan biaya Program Indonesia Pintar (PIP).

Pada sisi lain, Kementerian

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Waspadai Karhutla, Cuaca Kering di Wilayah Papua Terjadi Sampai November
BN
Waspadai Karhutla, Cuaca Kering di Wilayah Papua Terjadi Sampai November

Waspadai Karhutla, Cuaca Kering di Wilayah Papua Terjadi Sampai November

2 September 2026 11:21 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fenomena El Nino ekstrem yang ditandai dengan cuaca panas dan kering berkepanjangan terjadi di hampir semua wilayah di Indonesia. Di wilayah Papua misalnya, cuaca panas diprediksi akan terjadi sampai bula...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fenomena El Nino ekstrem yang ditandai dengan cuaca panas dan kering berkepanjangan terjadi di hampir semua wilayah di Indonesia. Di wilayah Papua misalnya, cuaca panas diprediksi akan terjadi sampai bulan November ini.

Menurut keterangan Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, cuaca panas dan kering berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Papua memiliki potensi kebakaran hutan yang cukup besar, terutama menghadapi kondisi cuaca panas dan kering hingga November. Karena itu, pemerintah tidak boleh menunggu kebakaran terjadi baru mengambil tindakan," ujarnya saat menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda Papua terkait Kebakaran Hutan Dan Kekeringan Dampak Elnino Di Wilayah Papua belum lama

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Anak Kewarganegaraan Ganda Diusulkan Bisa Pilih WN hingga 28 Tahun
BN
Anak Kewarganegaraan Ganda Diusulkan Bisa Pilih WN hingga 28 Tahun

Anak Kewarganegaraan Ganda Diusulkan Bisa Pilih WN hingga 28 Tahun

2 September 2026 11:19 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Keluarga Perkawinan Campuran (KPC) Melalui Tangan Ibu (Melati) menyerahkan rekomendasi kebijakan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia (RI) kepada Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi A...

Keluarga Perkawinan Campuran (KPC) Melalui Tangan Ibu (Melati) menyerahkan rekomendasi kebijakan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia (RI) kepada Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas.

Dalam rekomendasi tersebut KPC MELATI mendorong penerapan skema '18+10' bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG) untuk memilih warga negara (WN).

"Skema ini memberikan kesempatan kepada anak untuk menyampaikan pilihan kewarganegaraan sejak usia 18 tahun hingga paling lambat usia 28 tahun," kata Ketua KPC MELATI, Rinawati Prihatiningsih, lewat keterangan tertulis, Rabu (2/9).

Rinawati mengatakan perpanjangan masa pilihan diperlukan agar ABG dapat mengambil keputusan berdasarkan kematangan dan kondisi kehidupannya.

"Berdasarkan pengalaman keluarga perkawinan campuran, kami merekomendasikan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pramono sebut 457 kebakaran terjadi di DKI sepanjang Juli-Agustus
BN
Pramono sebut 457 kebakaran terjadi di DKI sepanjang Juli-Agustus

Pramono sebut 457 kebakaran terjadi di DKI sepanjang Juli-Agustus

2 September 2026 11:19 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan sebanyak 457 kebakaran terjadi di ibu kota pada Juli hingga Agustus 2026 dengan dominasi disebabkan karena arus pendek listrik. “Berdasarkan hasil laporan d...

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan sebanyak 457 kebakaran terjadi di ibu kota pada Juli hingga Agustus 2026 dengan dominasi disebabkan karena arus pendek listrik.

“Berdasarkan hasil laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada bulan Juli sampai dengan Agustus di Jakarta terjadi kebakaran 457 kejadian kebakaran, dengan kejadian terakhir di bulan Agustus ini kurang lebih 240,” jelas Pramono saat menjadi pembina Apel Jaga Jakarta dalam rangka Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Kemarau di Monas, Rabu.

Pramono mengatakan dugaan penyebab kebakaran yang paling dominan adalah korsleting listrik.

Kemudian yang kedua adalah pembakaran sampah, dan juga beberapa penyebab lainnya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kemenkomdigi Ungkap Alasan Video Pejompongan Bisa Hilang
BN
Kemenkomdigi Ungkap Alasan Video Pejompongan Bisa Hilang

Kemenkomdigi Ungkap Alasan Video Pejompongan Bisa Hilang

2 September 2026 11:18 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mengungkap alasan video Pejompongan bisa hilang dari platform digital. Pemerintah menegaskan tidak meminta penghapusan atau takedown video terkait peristi...

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mengungkap alasan video Pejompongan bisa hilang dari platform digital. Pemerintah menegaskan tidak meminta penghapusan atau takedown video terkait peristiwa tersebut yang beredar di ruang digital.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya dalam keterangan di Jakarta, Rabu, mengatakan video terkait kasus tersebut masih dapat dilihat dan diakses di ruang digital. Hal itu menunjukkan tidak ada upaya pemerintah untuk menghilangkan informasi maupun mengaburkan bukti terkait peristiwa tersebut.

“Teman-teman semua juga masih bisa melihat video-video tersebut," ujar Fifi dikutip Antara, Rabu (2/9/2026).

Fifi menegaskan pemerintah tidak melakukan upaya mengaburkan informasi mengenai

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jaksa Agung: Perjalanan Kejaksaan Tak Jarang Terpuruk
BN
Jaksa Agung: Perjalanan Kejaksaan Tak Jarang Terpuruk

Jaksa Agung: Perjalanan Kejaksaan Tak Jarang Terpuruk

2 September 2026 11:17 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan, institusi Kejaksaan tidak jarang mengalami masa-masa terpuruk karena mendapat tantangan dari faktor internal maupun eksternal. “Kita tahu perjalanan Kejaksaan tidak selalu mulus. Tantangan datang dari dalam dan luar, menguji kita berulang kali. Tak jarang kita terpuruk dan kecewa,” kata Burhanuddin...

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan, institusi Kejaksaan tidak jarang mengalami masa-masa terpuruk karena mendapat tantangan dari faktor internal maupun eksternal.

“Kita tahu perjalanan Kejaksaan tidak selalu mulus. Tantangan datang dari dalam dan luar, menguji kita berulang kali. Tak jarang kita terpuruk dan kecewa,” kata Burhanuddin saat upacara Hari Lahir ke-81 Kejaksaan di Lapangan Badan Diklat Kejaksaan RI, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Burhanuddin mengatakan, berbagai tantangan tersebut kerap membuatnya merenung dan mempertanyakan kondisi kejaksaan.

“Sudahkah kita merenung dan melahirkan pertanyaan? Sudahkah kita berada di jalan yang benar? Sudahkah kita memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Fasilitas Penyimpanan dan Pemasaran Bantu Nelayan Ciwaru Sukabumi Kelola Hasil Tangkapan
BN
Fasilitas Penyimpanan dan Pemasaran Bantu Nelayan Ciwaru Sukabumi Kelola Hasil Tangkapan

Fasilitas Penyimpanan dan Pemasaran Bantu Nelayan Ciwaru Sukabumi Kelola Hasil Tangkapan

2 September 2026 11:15 TVOneNews Nasional

Sukabumi, tvOnenews.com - Aktivitas nelayan di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini didukung sejumlah fasilitas untuk menyimpan, mendinginkan, dan memasarkan hasil tangkapan. Fasilitas tersebut memba...

Sukabumi, tvOnenews.com - Aktivitas nelayan di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini didukung sejumlah fasilitas untuk menyimpan, mendinginkan, dan memasarkan hasil tangkapan. Fasilitas tersebut membantu nelayan mengurangi risiko ikan terbuang ketika hasil tangkapan melimpah.

Ketua KDMP Ciwaru Evan Sofyan mengatakan KNMP mulai beroperasi pada April 2026. Sebelum fasilitas tersebut tersedia, hasil tangkapan dalam jumlah besar kerap tidak terserap karena keterbatasan tempat penyimpanan.

"Kalau dulu tempat pendaratan ikan di sini tidak semewah dan serepresentatif sekarang. Pernah kejadian nelayan kami dapat tangkapan sampai ratusan ton dalam satu minggu, tetapi karena tidak ada fasilitas penyimpanan, ikan itu terpaksa dibuang lagi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kalibaru dan Semper Jakut Dilanda Kekeringan, Pemprov Kerahkan 29 Tangki Air
BN
Kalibaru dan Semper Jakut Dilanda Kekeringan, Pemprov Kerahkan 29 Tangki Air

Kalibaru dan Semper Jakut Dilanda Kekeringan, Pemprov Kerahkan 29 Tangki Air

2 September 2026 11:11 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap dua kelurahan di Jakarta mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 29 tangki air. Hal itu disampaikan Pramono saat memimpin Apel Jaga Jakarta Kesiapsia...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap dua kelurahan di Jakarta mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 29 tangki air.

Hal itu disampaikan Pramono saat memimpin Apel Jaga Jakarta Kesiapsiagaan Musim Kemarau 2026 di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026). Terdapat dua kelurahan yang sudah mengalami kekeringan, yaitu Kalibaru dan Semper, Jakarta Utara (Jakut).

"Seperti yang Saudara-saudara saksikan, pada hari ini ada dua kelurahan yang memang sudah mengalami kekeringan, yaitu di Kelurahan Kalibaru dan Semper," kata Pramono.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jadwal Pemadaman Listrik di Parepare Hari Ini 2 September, Yuk Cek!
BN
Jadwal Pemadaman Listrik di Parepare Hari Ini 2 September, Yuk Cek!

Jadwal Pemadaman Listrik di Parepare Hari Ini 2 September, Yuk Cek!

2 September 2026 11:10 Detik Sulsel Nasional

Pemadaman listrik bergilir di wilayah Kota Parepare kembali dilakukan PT PLN (Persero) ULP Mattirotasi hari ini, Rabu (2/9/2026). Langkah ini diambil lantaran adanya pekerjaan pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan di sejumlah t...

Pemadaman listrik bergilir di wilayah Kota Parepare kembali dilakukan PT PLN (Persero) ULP Mattirotasi hari ini, Rabu (2/9/2026). Langkah ini diambil lantaran adanya pekerjaan pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan di sejumlah titik.

Manajer ULP Mattirotasi PLN UP3 Parepare, Adryani, menjelaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan jaringan listrik tetap optimal. Hal tersebut dilakukan agar pasokan listrik di masyarakat tetap aman dan stabil dalam jangka panjang.

"Pemeliharaan instalasi ini penting dilakukan demi menjaga keandalan jaringan kelistrikan kita. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses pemeliharaan berlangsung," ujar Adryani kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

Adryani mengatakan, proses penyesuaian

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 208 209 210 211 212 ... 409 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 2

YPWIK@2026