Kurator Berita YPWIK 4 September 2026 19:05 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 705 Pendidikan 437 Tekno 647 Olahraga 1366 Ekonomi 3769 Kesehatan 464 Nasional 4830 Berita Daerah 626 Gaya Hidup 52 Luar Negeri 759 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Alur Uang Pemerasan Izin Tinggal WNA, KPK: Mengalir dari Imigrasi Daerah ke Pusat
BN
Alur Uang Pemerasan Izin Tinggal WNA, KPK: Mengalir dari Imigrasi Daerah ke Pusat

Alur Uang Pemerasan Izin Tinggal WNA, KPK: Mengalir dari Imigrasi Daerah ke Pusat

1 September 2026 21:32 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan aliran uang dalam perkara pemerasan layanan izin tinggal warga negara asing (WNA) dari Kantor Imigrasi (Kanim) daerah ke Direktorat Jenderal Imigrasi (...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan aliran uang dalam perkara pemerasan layanan izin tinggal warga negara asing (WNA) dari Kantor Imigrasi (Kanim) daerah ke Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen Imigrasi) di pusat.

Penyidik mendalami dugaan tersebut karena sejumlah layanan izin tinggal WNA memerlukan persetujuan (approval) dari kantor pusat.

Mekanisme berjenjang itu ditelusuri untuk mengetahui kaitannya dengan pengumpulan dan penyetoran uang dalam perkara pemerasan.

Dugaan tersebut didalami melalui pemeriksaan Tri Hernanda Reza, staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching yang pernah bertugas di Ditjen Imigrasi, pada Selasa (1/9/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik meminta keterangan Tri mengenai

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Selang Damkar Dipotong OTK Saat Padamkan Kebakaran di Bitung, Polisi Usut
BN
Selang Damkar Dipotong OTK Saat Padamkan Kebakaran di Bitung, Polisi Usut

Selang Damkar Dipotong OTK Saat Padamkan Kebakaran di Bitung, Polisi Usut

1 September 2026 21:30 Detik Sulsel Nasional

Aksi nekat orang tak dikenal (OTK) terjadi saat petugas pemadam kebakaran (Damkar) tengah berjibaku memadamkan kebakaran di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). OTK tersebut memotong selang Damkar sepanjang 30 meter yang sedang di...

Aksi nekat orang tak dikenal (OTK) terjadi saat petugas pemadam kebakaran (Damkar) tengah berjibaku memadamkan kebakaran di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). OTK tersebut memotong selang Damkar sepanjang 30 meter yang sedang digunakan petugas untuk menanggulangi kebakaran.

"Kasus ini telah kami laporkan ke Polres Bitung," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bitung, Altin Tumengkol kepada detikcom, Selasa (1/9/2026).

Altin mengatakan aksi tersebut terjadi saat tim Damkar melakukan penanggulangan kebakaran di Kelurahan Girian Permai pada Sabtu (29/8). Ketika petugas sedang fokus memadamkan api, seorang OTK tiba-tiba melakukan aksi dengan memotong selang yang digunakan dalam proses pemadaman.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KPK Bongkar Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Bappenda Bogor, Telusuri Siapa Penerima Pemotongan Upah Pungut
BN
KPK Bongkar Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Bappenda Bogor, Telusuri Siapa Penerima Pemotongan Upah Pungut

KPK Bongkar Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Bappenda Bogor, Telusuri Siapa Penerima Pemotongan Upah Pungut

1 September 2026 21:30 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami uang senilai Rp1,5 miliar yang disita dalam dugaan kasus korupsi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Uang tersebut berkaitan dengan dugaan pemotongan upah pun...

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami uang senilai Rp1,5 miliar yang disita dalam dugaan kasus korupsi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Uang tersebut berkaitan dengan dugaan pemotongan upah pungut di Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor. Penyidik kini menelusuri mekanisme pemotongan hingga pihak yang diduga menjadi penerima uang tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik masih mendalami dugaan pemotongan upah pungut yang disebut dilakukan untuk oknum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Penyidik tentu akan telusuri apakah pemotongan ini rutin dilakukan, jumlahnya berapa, rutinnya berapa bulan sekali, itu semuanya nanti masuk ke dalam materi yang akan didalami,"

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kejagung periksa ASN BGN terkait kasus korupsi MBG
BN
Kejagung periksa ASN BGN terkait kasus korupsi MBG

Kejagung periksa ASN BGN terkait kasus korupsi MBG

1 September 2026 21:25 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Tim penyidik pada Jampidsus Kejaksaan Agung memeriksa Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG...

Jakarta (ANTARA) - Tim penyidik pada Jampidsus Kejaksaan Agung memeriksa Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN tahun 2025-2026.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengungkapkan ada tiga ASN yang diperiksa sebagai saksi.

"BAS, FKHP, dan DP selaku ASN pada BGN," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Selain itu, terdapat dua saksi lainnya yang dimintai keterangan, yaitu SDS selaku staf pada BGN dan MS dari pihak Yayasan EMAB. Dengan demikian, total terdapat lima saksi yang diperiksa pada Selasa hari

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dua kali mangkir Ketua Kadin Gowa dijemput polisi
BN
Dua kali mangkir Ketua Kadin Gowa dijemput polisi

Dua kali mangkir Ketua Kadin Gowa dijemput polisi

1 September 2026 21:25 Antara - Terkini Nasional

Gowa (ANTARA) - Polisi menjemput Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gowa Ardiansyah Arsyad setelah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi kasus dugaan pungutan liar dan gratifikasi pengurusan periz...

Gowa (ANTARA) - Polisi menjemput Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gowa Ardiansyah Arsyad setelah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi kasus dugaan pungutan liar dan gratifikasi pengurusan perizinan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kasat Reskrim Polresta Gowa AKP Muhailis Haeruddin saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, mengatakan Ardiansyah dijemput setelah penyidik menerbitkan surat perintah membawa saksi karena yang bersangkutan dinilai tidak kooperatif.

"Bersangkutan dijemput kemarin di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, setelah diterbitkan surat perintah membawa saksi, dikarenakan yang bersangkutan tidak kooperatif," ujarnya.

Ardiansyah dijemput petugas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (30/8) setelah kembali dari luar negeri karena sebelumnya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KDM minta aktivitas pendakian dihentikan seiring peningkatan karhutla
BN
KDM minta aktivitas pendakian dihentikan seiring peningkatan karhutla

KDM minta aktivitas pendakian dihentikan seiring peningkatan karhutla

1 September 2026 21:23 Antara - Terkini Nasional

Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan penutupan sementara gunung untuk aktivitas pendakian, seiring luas lahan dan hutan di Jawa Barat yang terbakar meningkat dari 196,40 hektar menjadi 228,07 hektar...

Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan penutupan sementara gunung untuk aktivitas pendakian, seiring luas lahan dan hutan di Jawa Barat yang terbakar meningkat dari 196,40 hektar menjadi 228,07 hektar dalam sepekan terakhir.

Dedi Mulyadi di Bandung, Selasa, meminta pengelola kawasan pegunungan untuk menutup sementara kawasan bagi aktivitas pendakian demi mencegah kebakaran terus meluas di pegunungan selama musim kemarau.

Dedi khawatir api yang dinyalakan para pendaki akan memicu kebakaran lahan. Begitu juga puntung rokok yang dibuang pendaki dapat memicu kebakaran.

"Pendakian gunung untuk sementara ditutup dulu karena khawatir para pendaki nanti menyalakan api," kata Dedi.

Berdasarkan data Badan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tenaga Ahli Hingga Pejabat Pembuat Komitmen BGN Diperiksa Kejagung Buntut Kasus Korupsi MBG Dadan Cs
BN
Tenaga Ahli Hingga Pejabat Pembuat Komitmen BGN Diperiksa Kejagung Buntut Kasus Korupsi MBG Dadan Cs

Tenaga Ahli Hingga Pejabat Pembuat Komitmen BGN Diperiksa Kejagung Buntut Kasus Korupsi MBG Dadan Cs

1 September 2026 21:22 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tenaga ahli hingga pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Badan Gizi Nasional (BGN) diperiksa Kejaksaan Agung sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG). Kepala Pu...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tenaga ahli hingga pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Badan Gizi Nasional (BGN) diperiksa Kejaksaan Agung sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna menjelaskan, dalam pengusutan ini, penyidik memeriksa sebanyak 7 orang saksi untuk dimintai keterangan atas perkara yang menyeret tujuh tersangka termasuk eks Kepala BGN Dadan Hindayana.

Mereka telah diperiksa oleh penyidik Jampidsus Kejagung pada Senin (31/8/2026) kemarin.

"Tim penyidik Jampidsus telah melaksanakan kegiatan penyidikan berupa pemeriksaan tujuh orang saksi terkait perkara dugaan korupsi tata kelola program MBG pada BGN tahun 2025-2026,"

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ahli Pemerintah di MK: Penyelenggara Umrah Tanpa Hak Tetap Bisa Dipidana Meski Tak Ambil Untung
BN
Ahli Pemerintah di MK: Penyelenggara Umrah Tanpa Hak Tetap Bisa Dipidana Meski Tak Ambil Untung

Ahli Pemerintah di MK: Penyelenggara Umrah Tanpa Hak Tetap Bisa Dipidana Meski Tak Ambil Untung

1 September 2026 21:22 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggara umrah tanpa hak tetap dapat dikenai sanksi pidana meski mengaku tidak mengambil keuntungan. Hal itu disampaikan oleh ahli dari pemerintah, pakar hukum Universitas Indonesia (UI) Harkristuti...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggara umrah tanpa hak tetap dapat dikenai sanksi pidana meski mengaku tidak mengambil keuntungan.

Hal itu disampaikan oleh ahli dari pemerintah, pakar hukum Universitas Indonesia (UI) Harkristuti Harkrisnowo, saat menyampaikan keterangan dalam sidang uji materi Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Harkristuti mengatakan unsur komersial tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran untuk menentukan apakah suatu kegiatan penyelenggaraan umrah melanggar hukum.

“Menurut saya, komersialitas tidak bisa dijadikan satu-satunya parameter,” kata Harkristuti.

“Sebab tujuan pengaturan bukan hanya mencegah seseorang memperoleh keuntungan secara legal, melainkan juga melindungi jemaah dari penyelenggaraan perjalanan yang tidak memlegitimasi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BMKG: Ada Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Kalbar pada 1-7 September
BN
BMKG: Ada Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Kalbar pada 1-7 September

BMKG: Ada Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Kalbar pada 1-7 September

1 September 2026 21:22 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan ada potensi hujan di sebagian wilayah Kalimatan Barat pada 1-7 September 2026. Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan...

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan ada potensi hujan di sebagian wilayah Kalimatan Barat pada 1-7 September 2026.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers, Selasa (1/9).

"BMKG memperkirakan potensi hujan dengan intensitas sporadis di sebagian wilayah Kalimantan Barat akan ada pada tanggal-tanggal 1 sampai 7 September ini," kata Berton.

Hujan sporadis sendiri merupakan hujan yang terjadi secara tidak merata ataupun berlangsung hanya secara sesaat.

Namun, ia menyatakan bahwa akan ada upaya optimalisasi hujan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

"Jadi ini kalau sudah ada nanti potensi ini tentu

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pengamat Soal Rencana Pemerintah Bentuk BLU Energi: Jangan Sampai Jadi Ruang Eksperimen
BN
Pengamat Soal Rencana Pemerintah Bentuk BLU Energi: Jangan Sampai Jadi Ruang Eksperimen

Pengamat Soal Rencana Pemerintah Bentuk BLU Energi: Jangan Sampai Jadi Ruang Eksperimen

1 September 2026 21:21 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana pemerintah membentuk Badan Layanan Umum (BLU) di sektor energi menuai sorotan. Alih-alih mendongkrak efisiensi dan tata kelola, pembentukan badan baru tersebut dinilai berisiko memicu distorsi pas...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana pemerintah membentuk Badan Layanan Umum (BLU) di sektor energi menuai sorotan.

Alih-alih mendongkrak efisiensi dan tata kelola, pembentukan badan baru tersebut dinilai berisiko memicu distorsi pasar, memperpanjang rantai birokrasi, hingga membebani keuangan negara.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS) sekaligus Ketua Research Group on Energy Security for Sustainable Development Universitas Indonesia (RESSED UI), Ali Ahmudi.

Ali menilai, sektor energi memiliki karakteristik unik yang padat modal dan teknologi, sehingga mutlak membutuhkan kepastian investasi, efisiensi tinggi, transparansi, serta profesionalisme.

Memaksakan fungsi komersial masuk ke dalam skema BLU dinilainya berisiko membuat pengambilan keputusan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Momen Erick Thohir Berpelukan dengan Shin Tae Yong di Launching BRI Super League Jadi Sorotan
BN
Momen Erick Thohir Berpelukan dengan Shin Tae Yong di Launching BRI Super League Jadi Sorotan

Momen Erick Thohir Berpelukan dengan Shin Tae Yong di Launching BRI Super League Jadi Sorotan

1 September 2026 21:20 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada momen menarik saat seremonial BRI Super League 2026/2027 yang berlangsung Selasa (1/9/2026) di Studio Emtek Senayan Jakarta. Ketua Umum PSSI dan mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) y...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada momen menarik saat seremonial BRI Super League 2026/2027 yang berlangsung Selasa (1/9/2026) di Studio Emtek Senayan Jakarta. Ketua Umum PSSI dan mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) yang selama ini dinarasikan banyak punya hubungan kurang baik justru berpelukan saat bertemu.

Dalam seremonial tersebut semua pelatih dan manajer klub BRI Super League 2026/2027 diundang untuk hadir. Termasuk pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong yang saat ini melatih klub Persija Jakarta.

Sebelum sesi konferensi pers di panggung, pembawa acara meminta ketua umum PSSI memanggil salah satu pelatih yang datang. Erick memanggil nama Shin Tae-yong dan kemudian menyambutnya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Geger Bau Busuk di Gardu LRT Pancoran Diduga Mayat, Polisi Meluncur ke TKP
BN
Geger Bau Busuk di Gardu LRT Pancoran Diduga Mayat, Polisi Meluncur ke TKP

Geger Bau Busuk di Gardu LRT Pancoran Diduga Mayat, Polisi Meluncur ke TKP

1 September 2026 21:20 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Area Stasiun LRT Pancoran di Jakarta Selatan (Jaksel) ramai didatangi orang karena diduga ada mayat di dalam gardu listrik stasiun tersebut. Pihak kepolisian meluncur ke lokasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto me...

Area Stasiun LRT Pancoran di Jakarta Selatan (Jaksel) ramai didatangi orang karena diduga ada mayat di dalam gardu listrik stasiun tersebut. Pihak kepolisian meluncur ke lokasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto merespons kejadian tersebut. Ia meminta waktu mengenai kabar itu.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 223 224 225 226 227 ... 403 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 67

YPWIK@2026