Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 05:18 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 813 Pendidikan 418 Tekno 618 Olahraga 1411 Ekonomi 3039 Kesehatan 434 Nasional 4728 Berita Daerah 633 Gaya Hidup 69 Luar Negeri 731 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Bencana di Perbatasan China-Nepal: Tim Penyelamat Dikerahkan
BN
Bencana di Perbatasan China-Nepal: Tim Penyelamat Dikerahkan

Bencana di Perbatasan China-Nepal: Tim Penyelamat Dikerahkan

28 Agustus 2026 11:36 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Sedikitnya tiga orang tewas dan 558 lainnya masih hilang setelah longsor lumpur menerjang Kabupaten Gyirong di Daerah Otonomi Xizang, China, yang umum dikenal sebagai Tibet. Menurut kantor berita Xinhua, longsor l...

TRIBUNNEWS.COM - Sedikitnya tiga orang tewas dan 558 lainnya masih hilang setelah longsor lumpur menerjang Kabupaten Gyirong di Daerah Otonomi Xizang, China, yang umum dikenal sebagai Tibet.

Menurut kantor berita Xinhua, longsor lumpur melanda Pelabuhan Gyirong, wilayah di China barat daya yang menjadi salah satu jalur utama lalu lintas dan wisatawan antara China dan Nepal.

Otoritas China langsung mengerahkan personel untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

Sebuah kelompok pengarahan dari Tentara Pembebasan Rakyat China dikirim ke wilayah terdampak untuk membantu mengoordinasikan operasi bersama.

Kementerian Manajemen Darurat China dan Administrasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nasional juga mengirim lebih dari 100 petugas pemadam

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Penjahat Perang 'Jagal Bosnia' Ratko Mladic Meninggal Dunia di Penjara
BN
Penjahat Perang 'Jagal Bosnia' Ratko Mladic Meninggal Dunia di Penjara

Penjahat Perang 'Jagal Bosnia' Ratko Mladic Meninggal Dunia di Penjara

28 Agustus 2026 11:36 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Ratko Mladic, penjahat perang yang dihukum atas genosida pertama di tanah Eropa sejak Perang Dunia Kedua, meninggal dunia di penjara Den Haag pada Kamis (27/8) di usia 84 tahun. Mladic merupakan salah satu komandan militer paling...

Ratko Mladic, penjahat perang yang dihukum atas genosida pertama di tanah Eropa sejak Perang Dunia Kedua, meninggal dunia di penjara Den Haag pada Kamis (27/8) di usia 84 tahun.

Mladic merupakan salah satu komandan militer paling terkenal dan paling kejam. Ia dikenal dengan julukan "Jagal Bosnia" karena perannya dalam berbagai kejahatan selama perang yang berlangsung setelah pecahnya Yugoslavia.

Mekanisme Sisa Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengadilan Pidana menyatakan Mladic menerima perawatan medis yang memadai selama berada dalam tahanan.

Sebelumnya, Serbia meminta agar Mladic mendapat perawatan medis di luar penjara karena kondisi kesehatannya dinilai "serius".

Pengadilan internasional menyatakan Mladic bersalah atas

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ratko Mladic Penjahat Perang 'Jagal Bosnia' Meninggal Dunia di Penjara
BN
Ratko Mladic Penjahat Perang 'Jagal Bosnia' Meninggal Dunia di Penjara

Ratko Mladic Penjahat Perang 'Jagal Bosnia' Meninggal Dunia di Penjara

28 Agustus 2026 11:36 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Ratko Mladic, penjahat perang yang dihukum atas genosida pertama di tanah Eropa sejak Perang Dunia Kedua, meninggal dunia di penjara Den Haag pada Kamis (27/8) di usia 84 tahun. Mladic merupakan salah satu komandan militer paling...

Ratko Mladic, penjahat perang yang dihukum atas genosida pertama di tanah Eropa sejak Perang Dunia Kedua, meninggal dunia di penjara Den Haag pada Kamis (27/8) di usia 84 tahun.

Mladic merupakan salah satu komandan militer paling terkenal dan paling kejam. Ia dikenal dengan julukan "Jagal Bosnia" karena perannya dalam berbagai kejahatan selama perang yang berlangsung setelah pecahnya Yugoslavia.

Mekanisme Sisa Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengadilan Pidana menyatakan Mladic menerima perawatan medis yang memadai selama berada dalam tahanan.

Sebelumnya, Serbia meminta agar Mladic mendapat perawatan medis di luar penjara karena kondisi kesehatannya dinilai "serius".

Pengadilan internasional menyatakan Mladic bersalah atas

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump Berencana Perluas Tarif Chip Semikonduktor
BN
Trump Berencana Perluas Tarif Chip Semikonduktor

Trump Berencana Perluas Tarif Chip Semikonduktor

28 Agustus 2026 11:36 IDX Channel - News Luar Negeri

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan tarif baru pada chip semikonduktor dan produk terkait. Dilansir dari Politico pada Jumat (28/8/2026), sejumlah sumber mengatakan bahwa tarif baru ini dapat m...

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan tarif baru pada chip semikonduktor dan produk terkait.

Dilansir dari Politico pada Jumat (28/8/2026), sejumlah sumber mengatakan bahwa tarif baru ini dapat mencakup berbagai produk teknologi yang menggunakan chip komputer.

Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah menerapkan bea masuk tidak hanya pada chip, tetapi juga pada produk teknologi yang berisi chip, termasuk laptop, konsol game, dan server.

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick dilaporkan mengusulkan pengecualian atau keringanan tarif untuk perusahaan asing dengan investasi besar di Negeri Paman Sam tersebut.

Para pembuat kebijakan juga mempertimbangkan periode transisi serta tarif dan kuota

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Nepal Dilanda Banjir Bandang, Kenapa Bisa Terjadi di Pegunungan?
BN
Nepal Dilanda Banjir Bandang, Kenapa Bisa Terjadi di Pegunungan?

Nepal Dilanda Banjir Bandang, Kenapa Bisa Terjadi di Pegunungan?

28 Agustus 2026 11:16 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Jakarta, Beritasatu.com - Banjir bandang menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet setelah rangkaian bencana yang melibatkan longsoran es dan batu di kawasan pegunungan Himalaya. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan luas, menew...

Jakarta, Beritasatu.com - Banjir bandang menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet setelah rangkaian bencana yang melibatkan longsoran es dan batu di kawasan pegunungan Himalaya. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan luas, menewaskan sedikitnya 165 orang, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang.

Bencana bermula dari kawasan pegunungan tinggi yang memiliki medan curam dan sistem gletser luas. Dalam kondisi seperti itu, runtuhnya massa es dan batu dapat memicu rangkaian kejadian yang berujung pada aliran air, lumpur, batu, dan puing-puing dalam jumlah besar menuju wilayah yang lebih rendah.

Lantas, apa yang sebenarnya memicu bencana tersebut? Apakah gempa bumi menjadi penyebabnya, atau justru longsoran besar yang menghasilkan getaran

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump Jamin Putin Tak Berencana Serang Negara NATO
BN
Trump Jamin Putin Tak Berencana Serang Negara NATO

Trump Jamin Putin Tak Berencana Serang Negara NATO

28 Agustus 2026 11:04 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin tak berniat menyerang wilayah NATO. Pernyataan Trump itu dilontarkan saat ditanya mengenai isu bahwa AS mendesak Rusia untuk tidak menyerang negar...

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin tak berniat menyerang wilayah NATO.

Pernyataan Trump itu dilontarkan saat ditanya mengenai isu bahwa AS mendesak Rusia untuk tidak menyerang negara anggota blok tersebut.

"Saya melakukan pembicaraan yang baik dengannya. Dia tidak akan menyerang wilayah NATO," kata Trump di Gedung Putih, seperti dikutip AFP.

The Wall Street Journal dan CBS News sebelumnya melaporkan bahwa Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (Central Intelligence Agency/CIA) John Ratcliffe diam-diam ke Moskow pada Senin (24/8) malam untuk memperingatkan Kremlin agar tidak menyerang anggota NATO.

Baru-baru ini, penilaian intelijen AS mengungkap bahwa Rusia tampaknya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mata Uang Iran Jatuh ke Titik Terendah, Tembus 2 Juta per US$
BN
Mata Uang Iran Jatuh ke Titik Terendah, Tembus 2 Juta per US$

Mata Uang Iran Jatuh ke Titik Terendah, Tembus 2 Juta per US$

28 Agustus 2026 11:00 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Teheran - Nilai tukar rial Iran kembali mencetak rekor terburuk. Di pasar bebas, mata uang Iran itu anjlok melewati level 2 juta rial untuk 1 dolar Amerika Serikat. Kejatuhan rial terjadi setelah Washington memberlak...

Liputan6.com, Teheran - Nilai tukar rial Iran kembali mencetak rekor terburuk. Di pasar bebas, mata uang Iran itu anjlok melewati level 2 juta rial untuk 1 dolar Amerika Serikat.

Kejatuhan rial terjadi setelah Washington memberlakukan sanksi terberatnya terhadap Iran dalam upaya menekan perekonomian Teheran.

Dikutip dari Al Jazeera, Jumat (28/8/2026), bagi masyarakat Iran, kejatuhan mata uang bukan sekadar angka di pasar valuta asing. Dampaknya kini terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari harga makanan, obat-obatan, hingga biaya penitipan anak.

Perekonomian Iran sebenarnya telah lama tertekan akibat sanksi Amerika Serikat dan internasional selama puluhan tahun, terutama terkait program nuklir negara tersebut.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kremlin Bantah Rusia Siapkan Serangan Besar-besaran ke Ukraina
BN
Kremlin Bantah Rusia Siapkan Serangan Besar-besaran ke Ukraina

Kremlin Bantah Rusia Siapkan Serangan Besar-besaran ke Ukraina

28 Agustus 2026 10:59 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.647 pada Jumat (28/8/2026). Rusia membantah laporan yang menyebut Moskow tengah mempersiapkan eskalasi serangan rudal jarak jauh dan drone terhadap Ukraina. Juru...

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.647 pada Jumat (28/8/2026).

Rusia membantah laporan yang menyebut Moskow tengah mempersiapkan eskalasi serangan rudal jarak jauh dan drone terhadap Ukraina.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada Bloomberg bahwa Rusia tidak memiliki alasan untuk meningkatkan konflik secara militer karena pasukannya mengklaim masih mengalami kemajuan di medan perang.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah laporan Bloomberg mengutip adanya pembicaraan di kalangan pendukung kebijakan luar negeri garis keras di Moskow mengenai kemungkinan penggunaan senjata nuklir.

Laporan itu juga menyebut tiga orang yang dekat dengan Kremlin mengklaim Rusia berencana meningkatkan serangan rudal jarak jauh dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Qatar dan Iran bahas koridor pelayaran sementara melalui Selat Hormuz
BN
Qatar dan Iran bahas koridor pelayaran sementara melalui Selat Hormuz

Qatar dan Iran bahas koridor pelayaran sementara melalui Selat Hormuz

28 Agustus 2026 10:54 Antara - Terkini Luar Negeri

Doha (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar dan Iran pada Kamis (27/8) membahas pembentukan koridor pelayaran sementara melalui Selat Hormuz serta implementasi proyek bersama untuk pembersihan ranjau di selat tersebut, demik...

Doha (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar dan Iran pada Kamis (27/8) membahas pembentukan koridor pelayaran sementara melalui Selat Hormuz serta implementasi proyek bersama untuk pembersihan ranjau di selat tersebut, demikian menurut sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Qatar.

Perdana Menteri (PM) sekaligus Menlu Qatar Syekh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menggelar perundingan di Teheran dengan Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi mengenai usulan kerangka kerja sementara untuk selat tersebut, ungkap kementerian itu.

Dalam pertemuan tersebut, Syekh Mohammed menekankan perlunya menghormati kedaulatan negara-negara tetangga dan kebebasan navigasi.

Ia sekaligus menegaskan pentingnya melanjutkan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Satu Lagi Kapal Induk AS Dikerahkan ke Timur Tengah
BN
Satu Lagi Kapal Induk AS Dikerahkan ke Timur Tengah

Satu Lagi Kapal Induk AS Dikerahkan ke Timur Tengah

28 Agustus 2026 10:47 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Satu lagi kapal induk Amerika Serikat (AS) dikerahkan ke kawasan Timur Tengah, saat perang melawan Iran terus berlarut-larut. Pengerahan ini dimaksudkan untuk menggantikan kapal induk AS lainnya, USS George Washington, yang baru-b...

Satu lagi kapal induk Amerika Serikat (AS) dikerahkan ke kawasan Timur Tengah, saat perang melawan Iran terus berlarut-larut. Pengerahan ini dimaksudkan untuk menggantikan kapal induk AS lainnya, USS George Washington, yang baru-baru ini dikerahkan ke kawasan tersebut.

Laporan US Naval Institute (USNI), seperti dilansir AFP, Jumat (28/8/2026), menyebutkan bahwa satuan tempur kapal induk USS Theodore Roosevelt diperkirakan akan berlayar dari San Diego di pantai barat AS dalam beberapa minggu mendatang, untuk misi pengerahan selama lebih dari tujuh bulan,

USNI merupakan asosiasi militer swasta yang melakukan penelitian dan peliputan mengenai isu-isu keamanan nasional.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Lebih dari 1.400 orang hilang akibat banjir bandang di Nepal-China
BN
Lebih dari 1.400 orang hilang akibat banjir bandang di Nepal-China

Lebih dari 1.400 orang hilang akibat banjir bandang di Nepal-China

28 Agustus 2026 10:45 Antara - Terkini Luar Negeri

Tokyo (ANTARA) - Lebih dari 1.400 orang dilaporkan hilang dan ratusan lainnya tewas setelah banjir bandang dan longsor dahsyat melanda sejumlah wilayah di sepanjang perbatasan antara Nepal dan Daerah Otonom Tibet, China, menurut o...

Tokyo (ANTARA) - Lebih dari 1.400 orang dilaporkan hilang dan ratusan lainnya tewas setelah banjir bandang dan longsor dahsyat melanda sejumlah wilayah di sepanjang perbatasan antara Nepal dan Daerah Otonom Tibet, China, menurut otoritas setempat pada Kamis.

Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan sehari setelah bencana tersebut terjadi, yang menurut sejumlah laporan kemungkinan dipicu oleh runtuhnya gletser. Sementara itu, jumlah korban tewas dari kedua sisi perbatasan telah melampaui 390 orang.

Otoritas pariwisata Nepal mengatakan bahwa orang-orang yang hilang termasuk wisatawan asing dari lebih dari 30 negara, di antaranya India, Malaysia, Ukraina, dan Amerika Serikat.

Di antara mereka yang hilang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Banjir Nepal: 555 Wisatawan Berhasil Dievakuasi, Ratusan Masih Hilang
BN
Banjir Nepal: 555 Wisatawan Berhasil Dievakuasi, Ratusan Masih Hilang

Banjir Nepal: 555 Wisatawan Berhasil Dievakuasi, Ratusan Masih Hilang

28 Agustus 2026 10:42 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi sedikitnya 555 wisatawan yang terjebak akibat bencana tanah longsor mematikan di kawasan Tibet, dekat perbatasan antara Tiongkok dan Nepal. Informasi penangan...

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyelamat gabungan berhasil mengevakuasi sedikitnya 555 wisatawan yang terjebak akibat bencana tanah longsor mematikan di kawasan Tibet, dekat perbatasan antara Tiongkok dan Nepal. Informasi penanganan darurat ini disampaikan secara resmi oleh media pemerintah Tiongkok pada Jumat (28/8/2026).

Berdasarkan siaran televisi resmi CCTV, hingga Jumat pagi waktu setempat, total sebanyak 499 warga lokal dan 555 wisatawan asing maupun domestik telah berhasil dipindahkan dari lokasi bencana. Meski demikian, pihak berwenang belum merinci kewarganegaraan dari para wisatawan yang selamat tersebut.

Peristiwa memilukan ini berawal dari terjangan tanah longsor dan banjir lumpur dahsyat yang menerjang kawasan pemukiman di perbatasan Tiongkok-Nepal.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 28 29 30 31 32 ... 61 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 17

YPWIK@2026