Kurator Berita YPWIK 8 September 2026 01:42 WITA online: 2
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 544 Pendidikan 310 Tekno 545 Olahraga 1117 Ekonomi 3081 Kesehatan 373 Nasional 4053 Berita Daerah 202 Gaya Hidup 64 Luar Negeri 531 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Singapore Airlines Batalkan 19 Penerbangan akibat Erupsi Anak Krakatau
BN
Singapore Airlines Batalkan 19 Penerbangan akibat Erupsi Anak Krakatau

Singapore Airlines Batalkan 19 Penerbangan akibat Erupsi Anak Krakatau

6 September 2026 13:38 Kompas - Money Ekonomi

SINGAPURA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) membatalkan sejumlah penerbangan rute Singapura-Jakarta dan Jakarta-Singapura pada Minggu (6/9/2026). Pembatalan penerbangan tersebut dilakukan menyusul aktivitas vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Indonesia. Dalam keterangan resminya, Singapore Airlines menyebut sebanyak 19 pe...

SINGAPURA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) membatalkan sejumlah penerbangan rute Singapura-Jakarta dan Jakarta-Singapura pada Minggu (6/9/2026).

Pembatalan penerbangan tersebut dilakukan menyusul aktivitas vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Indonesia.

Dalam keterangan resminya, Singapore Airlines menyebut sebanyak 19 penerbangan terdampak pembatalan pada 6 September 2026.

WIKIMEDIA COMMONS/GLENN BELTZ Ilustrasi pesawat Airbus A380 yang dioperasikan Singapore Airlines.

Penerbangan yang dibatalkan mencakup rute dari Singapura menuju Jakarta maupun dari Jakarta menuju Singapura.

Untuk rute Singapura-Jakarta, penerbangan yang dibatalkan yakni SQ950 dengan jadwal keberangkatan pukul 06.20 waktu setempat, SQ952 pukul 07.40, dan SQ956 pukul 09.05.

Kemudian, SQ958 dijadwalkan berangkat pukul 12.35,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Warga Lampung dan Serang Sebut Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Tipis
BN
Warga Lampung dan Serang Sebut Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Tipis

Warga Lampung dan Serang Sebut Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Tipis

6 September 2026 13:36 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat (4/9/2026) malam turut memunculkan hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah. Namun, kondisi tersebut belum memberikan dampak signifikan bagi warga Kota...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat (4/9/2026) malam turut memunculkan hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah. Namun, kondisi tersebut belum memberikan dampak signifikan bagi warga Kota Bandar Lampung dan Serang, Banten.

Don Peci (65), warga Kota Bandar Lampung, mengatakan aktivitas masyarakat masih berjalan normal. Ia mengaku tidak mendengar suara dentuman maupun merasakan getaran akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Pengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau tidak terlalu berdampak. Tidak terdengar suara dentuman maupun getaran," kata Don saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (6/9/2026).

Menurut dia, hujan abu vulkanik memang sempat terjadi, tetapi intensitasnya masih tipis. Kondisi tersebut berbeda dengan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Komitmen terhadap Pendidikan, Bupati Halmahera Tengah Raih Piala Citra Paramesti Universitas Terbuka
BN
Komitmen terhadap Pendidikan, Bupati Halmahera Tengah Raih Piala Citra Paramesti Universitas Terbuka

Komitmen terhadap Pendidikan, Bupati Halmahera Tengah Raih Piala Citra Paramesti Universitas Terbuka

6 September 2026 13:36 TVOneNews Nasional

Tangerang Selatan, tvOnenews.com - Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menerima Piala Citra Paramesti dalam kategori Mitra Individu Terbaik pada ajang penghargaan Mitra Kerja Sama Terbaik Universitas Terbuka Tahun 2026....

Tangerang Selatan, tvOnenews.com - Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menerima Piala Citra Paramesti dalam kategori Mitra Individu Terbaik pada ajang penghargaan Mitra Kerja Sama Terbaik Universitas Terbuka Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Acara Puncak Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka yang berlangsung di Universitas Terbuka Pusat, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat, 4 September 2026.

Perayaan tahun ini mengangkat tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri.”

Piala Citra Paramesti menjadi bentuk apresiasi Universitas Terbuka atas perhatian dan kontribusi Ikram Malan Sangadji dalam mendukung kemajuan pendidikan, khususnya melalui kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan Universitas Terbuka.

Bupati

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kebakaran Hebat Landa Lapak di Srengseng Jakarta Barat
BN
Kebakaran Hebat Landa Lapak di Srengseng Jakarta Barat

Kebakaran Hebat Landa Lapak di Srengseng Jakarta Barat

6 September 2026 13:35 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Asap hitam tebal membumbung tinggi usai kebakaran hebat melanda lapak di Srengseng, Jakarta Barat pada Sabtu (5/9).

Asap hitam tebal membumbung tinggi usai kebakaran hebat melanda lapak di Srengseng, Jakarta Barat pada Sabtu (5/9).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
5 Bandara Tutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
BN
5 Bandara Tutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

5 Bandara Tutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

6 September 2026 13:35 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Sebanyak lima bandara telah ditutup sementara per Minggu (6/9) siang, imbas aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fatha...

Sebanyak lima bandara telah ditutup sementara per Minggu (6/9) siang, imbas aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengonfirmasi Bandara Pondok Cabe juga ditutup hingga pukul 14.00 WIB, menyusul empat bandara lain yang juga mengalami perpanjangan penutupan.

"Bahwa sampai dengan hari ini pukul 10.25 Waktu Indonesia bagian Barat ada lima bandara yang saat ini ditutup," kata Teuku Faisal saat konferensi pers secara daring pada Minggu (6/9) siang.

"Yaitu yang pertama Soekarno-Hatta yang ditutup mulai pukul 08.36 sampai 13.30. Kemudian Halim Perdanakusuma tutup mulai 09.49 hingga pukul

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
FOTO: Warga Banten Keluhkan Mata Perih Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau
BN
FOTO: Warga Banten Keluhkan Mata Perih Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau

FOTO: Warga Banten Keluhkan Mata Perih Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau

6 September 2026 13:35 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau mulai menyelimuti sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Serang, Banten.

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau mulai menyelimuti sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Serang, Banten.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
10 Cara Mudah Mengosongkan Memori HP, Tak Perlu Hapus Aplikasi
BN
10 Cara Mudah Mengosongkan Memori HP, Tak Perlu Hapus Aplikasi

10 Cara Mudah Mengosongkan Memori HP, Tak Perlu Hapus Aplikasi

6 September 2026 13:35 Kompas - Tekno Tekno

KOMPAS.com - Ruang penyimpanan atau memori di HP bisa penuh seiring waktu pemakaian. Jika sudah penuh, salah satu solusi yang biasa dilakukan adalah menghapus aplikasi sehingga terdapat siang ruang penyimpanan lagi. Namun, pengguna kadang tidak bisa menghapus aplikasi karena cukup penting semua di HP. Jika dalam kondisi demikian, pengguna sejatinya masih bis...

KOMPAS.com - Ruang penyimpanan atau memori di HP bisa penuh seiring waktu pemakaian. Jika sudah penuh, salah satu solusi yang biasa dilakukan adalah menghapus aplikasi sehingga terdapat siang ruang penyimpanan lagi.

Namun, pengguna kadang tidak bisa menghapus aplikasi karena cukup penting semua di HP. Jika dalam kondisi demikian, pengguna sejatinya masih bisa mengosongkan memori HP tanpa perlu hapus aplikasi.

Lantas, bagaimana cara membersihkan penyimpanan di HP tanpa hapus aplikasi? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai cara mengosongkan ruang penyimpanan di HP tanpa hapus aplikasi.

Cara mengosongkan ruang penyimpanan di HP tanpa hapus aplikasi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bukan Gunung Biasa, Mengenal Sejarah Gunung Anak Krakatau dari Letusan 1883 hingga Erupsi 2026
BN
Bukan Gunung Biasa, Mengenal Sejarah Gunung Anak Krakatau dari Letusan 1883 hingga Erupsi 2026

Bukan Gunung Biasa, Mengenal Sejarah Gunung Anak Krakatau dari Letusan 1883 hingga Erupsi 2026

6 September 2026 13:34 TVOneNews Nasional

tvOnenews.com - Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas vulkanik di perairan Selat Sunda. Pada September 2026, gunung api muda tersebut mengalami erupsi menerus yang menghasilkan semburan merah menyala dan diinterpretas...

tvOnenews.com - Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas vulkanik di perairan Selat Sunda.

Pada September 2026, gunung api muda tersebut mengalami erupsi menerus yang menghasilkan semburan merah menyala dan diinterpretasikan sebagai fenomena lava fountain atau air mancur lava.

Aktivitas ini kembali menarik perhatian karena Anak Krakatau bukan sekadar gunung api aktif biasa. Gunung tersebut merupakan bagian dari kompleks vulkanik Krakatau dan terbentuk setelah salah satu letusan terbesar dalam sejarah modern pada 1883.

Sejak muncul ke permukaan laut hampir satu abad lalu, Anak Krakatau terus mengalami proses pertumbuhan melalui aktivitas vulkanik.

Tubuhnya dapat bertambah akibat penumpukan lava dan material erupsi, tetapi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kenapa Abu Vulkanik Berbahaya? Cek Jawabannya di Sini!
BN
Kenapa Abu Vulkanik Berbahaya? Cek Jawabannya di Sini!

Kenapa Abu Vulkanik Berbahaya? Cek Jawabannya di Sini!

6 September 2026 13:34 iNews - Techno Tekno

JAKARTA, iNews.id — Sekilas, abu vulkanik terlihat tidak jauh berbeda dengan debu yang biasa menempel di jalan, kendaraan, atau teras rumah. Warnanya abu-abu, sangat halus, dan mudah beterbangan ketika terkena angin. Namun, jangan...

JAKARTA, iNews.id — Sekilas, abu vulkanik terlihat tidak jauh berbeda dengan debu yang biasa menempel di jalan, kendaraan, atau teras rumah. Warnanya abu-abu, sangat halus, dan mudah beterbangan ketika terkena angin.

Namun, jangan buru-buru menganggapnya sebagai debu biasa. Ya, abu vulkanik merupakan material hasil erupsi gunung api yang tersusun dari pecahan batuan, mineral, dan material vulkanik berukuran sangat kecil. Karakter partikelnya bisa membuat mata perih, kulit mengalami iritasi, hingga mengganggu saluran pernapasan ketika terhirup.

Fenomena ini kembali menjadi perhatian setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyebabkan sebaran abu vulkanik mencapai sejumlah wilayah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
ASDP: Layanan Merak–Bakauheni normal meski erupsi Anak Krakatau
BN
ASDP: Layanan Merak–Bakauheni normal meski erupsi Anak Krakatau

ASDP: Layanan Merak–Bakauheni normal meski erupsi Anak Krakatau

6 September 2026 13:33 Antara - Terkini Ekonomi

Jakarta (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan layanan penyeberangan lintasan Merak–Bakauheni saat ini masih berjalan normal, meski erupsi terjadi pada Gunung Anak Krakatau (GAK). "Sehubungan dengan kondisi terseb...

Jakarta (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan layanan penyeberangan lintasan Merak–Bakauheni saat ini masih berjalan normal, meski erupsi terjadi pada Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Sehubungan dengan kondisi tersebut, operasional layanan penyeberangan pada lintasan Merak–Bakauheni hingga saat ini masih berjalan normal," kata Windy terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

PT ASDP terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada Level III (Siaga).

Berdasarkan laporan teknis terbaru, aktivitas erupsi menerus masih berlangsung dan potensi ancaman bahaya saat ini berasal dari aliran lava yang dapat disertai lontaran batu pijar.

Windy menyampaikan ASDP Cabang Merak dan Cabang Bakauheni tetap melayani

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
3 Tersangka yang Kuras Duit Vilmei Miliaran Terancam 5 Tahun Bui
BN
3 Tersangka yang Kuras Duit Vilmei Miliaran Terancam 5 Tahun Bui

3 Tersangka yang Kuras Duit Vilmei Miliaran Terancam 5 Tahun Bui

6 September 2026 13:33 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, termasuk karyawan, dalam kasus penggelapan saldo akun TikToker Vilmei. Para tersangka terancam 5 tahun penjara. "Ancaman pidana penjara paling lama lima tahun," ujar Kasat Reskrim Po...

Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, termasuk karyawan, dalam kasus penggelapan saldo akun TikToker Vilmei. Para tersangka terancam 5 tahun penjara.

"Ancaman pidana penjara paling lama lima tahun," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya, saat dihubungi wartawan, Minggu (6/9/2026).

Ketiga tersangka disangkakan Pasal 488 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tangani Karhutla Gambut 80 Hektare, Polda Sumsel Terapkan Metode Spiral dan Scanning
BN
Tangani Karhutla Gambut 80 Hektare, Polda Sumsel Terapkan Metode Spiral dan Scanning

Tangani Karhutla Gambut 80 Hektare, Polda Sumsel Terapkan Metode Spiral dan Scanning

6 September 2026 13:31 TVOneNews Nasional

Muara Enim, tvOnenews.com — Polda Sumatera Selatan terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya pada kawasan bergambut. Tim Satgas Penanganan Karhutla Polda Sumsel melakukan pemadaman pada area...

Muara Enim, tvOnenews.com — Polda Sumatera Selatan terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya pada kawasan bergambut.

Tim Satgas Penanganan Karhutla Polda Sumsel melakukan pemadaman pada area terdampak sekitar 80 hektare di Desa Teluk Limau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (5/9/2026), hingga malam hari.

Penanganan di lapangan dipimpin Dansatbrimob Polda Sumsel Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol bersama personel yang tergabung dalam Satgas Penanganan Karhutla Polda Sumsel. 

Berbeda dengan kebakaran pada lahan mineral, penanganan di kawasan gambut membutuhkan pola khusus karena bara api dapat bertahan dan merambat di bawah permukaan tanah. Berdasarkan kondisi lapangan, kedalaman gambut di lokasi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 298 299 300 301 302 ... 902 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 4

YPWIK@2026