Kurator Berita YPWIK 8 September 2026 02:26 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 544 Pendidikan 309 Tekno 545 Olahraga 1116 Ekonomi 3080 Kesehatan 373 Nasional 4051 Berita Daerah 201 Gaya Hidup 64 Luar Negeri 529 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Video: Makin Paham, Deputi Gubernur BI Jelaskan Soal Rupiah, QRIS -KKI
BN
Video: Makin Paham, Deputi Gubernur BI Jelaskan Soal Rupiah, QRIS -KKI

Video: Makin Paham, Deputi Gubernur BI Jelaskan Soal Rupiah, QRIS -KKI

6 September 2026 13:30 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyelenggarakan Lampung Financial Festival 2026 pada 5-6 September 2026 yang diisi dengan kegiatan financial festival, business talks, educational cl...

Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyelenggarakan Lampung Financial Festival 2026 pada 5-6 September 2026 yang diisi dengan kegiatan financial festival, business talks, educational class, hiburan & stand up Comedy, exhibition, hingga concert.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta dalam Lampung Financial Festival 2026 menyampaikan peran dan tugas Bank Indonesai dalam menjaga stabilitas ekonomi, menjaga inflasi dan nilai tukar Rupiah sekaligus mendorong perekonomian nasional.

Selengkapnya simak dalam Lampung Financial Festival 2026, CNBC Indonesia (Minggu, 06/09/2026)

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Begini Kronologi Aktivitas Anak Krakatau hingga Erupsi
BN
Begini Kronologi Aktivitas Anak Krakatau hingga Erupsi

Begini Kronologi Aktivitas Anak Krakatau hingga Erupsi

6 September 2026 13:30 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memaparkan kronologi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga kembali mengalami erupsi pada September 2026. Aktivitas gunung api...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memaparkan kronologi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga kembali mengalami erupsi pada September 2026. Aktivitas gunung api tersebut kembali meningkat sejak Juli 2026 setelah sebelumnya mengalami seri erupsi berskala kecil hingga Desember 2023.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria mengatakan perkembangan aktivitas Anak Krakatau tidak terlepas dari erupsi besar pada 22 Desember 2018. Erupsi tersebut menyebabkan longsoran sebagian tubuh gunung api yang kemudian memicu gelombang tsunami di Selat Sunda.

"Erupsi pada tanggal 22 Desember 2018 ini menghasilkan longsoran dan gelombang tsunami," kata Lana dalam konferensi pers perkembangan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Anggota DPR Ditembak Mati Jelang Pemilu di Negara Ini, Ngeri!
BN
Anggota DPR Ditembak Mati Jelang Pemilu di Negara Ini, Ngeri!

Anggota DPR Ditembak Mati Jelang Pemilu di Negara Ini, Ngeri!

6 September 2026 13:30 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Anggota Kongres Meksiko dari partai Morena, Zenyazen Escobar, ditemukan tewas ditembak di dalam mobilnya di Veracruz, Jumat (4/9/2026).

Anggota Kongres Meksiko dari partai Morena, Zenyazen Escobar, ditemukan tewas ditembak di dalam mobilnya di Veracruz, Jumat (4/9/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dinkes Bogor ingatkan risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik
BN
Dinkes Bogor ingatkan risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik

Dinkes Bogor ingatkan risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik

6 September 2026 13:29 Antara - Terkini Kesehatan

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengingatkan masyarakat mewaspadai risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terpantau mencapai wilayah Bogor. Kepala D...

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengingatkan masyarakat mewaspadai risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terpantau mencapai wilayah Bogor.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty di Cibinong, Minggu, mengatakan abu vulkanik mengandung partikel debu halus dan material silika yang dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama sistem pernapasan, mata, dan kulit.

"Abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan seperti batuk, sesak napas, iritasi tenggorokan, serta memperberat kondisi asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)," kata Fusia.

Menurut dia, paparan abu vulkanik juga berpotensi menyebabkan mata merah, perih, berair, dan terasa mengganjal. Kontak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Jakarta, BNPB Kerahkan Pesawat OMC Untuk Turunkan Hujan
BN
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Jakarta, BNPB Kerahkan Pesawat OMC Untuk Turunkan Hujan

Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Jakarta, BNPB Kerahkan Pesawat OMC Untuk Turunkan Hujan

6 September 2026 13:29 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespons kondisi tersebut dengan...

Jakarta, tvOnenews.com - Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespons kondisi tersebut dengan menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Minggu (6/9/2026) malam.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, operasi tersebut dilakukan untuk membantu menciptakan kondisi cuaca yang lebih kondusif, khususnya di wilayah Jakarta yang mulai terpapar abu vulkanik.

“Kemudian untuk supaya lebih kondisinya lebih kondusif, terutama di DKI Jakarta, tentu saja rekan-rekan media juga merasa ya saat ini sudah banyak abu vulkanik di sekitar pemukiman kita, hari ini juga kita melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” kata Suharyanto

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Debut Resmi Shin Tae Yong di Persija Berbuah Pemecahan Rekor
BN
Debut Resmi Shin Tae Yong di Persija Berbuah Pemecahan Rekor

Debut Resmi Shin Tae Yong di Persija Berbuah Pemecahan Rekor

6 September 2026 13:28 CNN Indonesia - Olahraga Olahraga

Debut resmi Shin Tae Yong bersama Persija Jakarta berakhir manis. Tidak hanya mempersembahkan kemenangan, tetapi memecahkan rekor. Persija menang 1-0 atas Borneo FC dalam Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu...

Debut resmi Shin Tae Yong bersama Persija Jakarta berakhir manis. Tidak hanya mempersembahkan kemenangan, tetapi memecahkan rekor.

Persija menang 1-0 atas Borneo FC dalam Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9). Gol semata wayang Macan Kemayoran dicetak striker Alexander Jeremejef.

Ini menjadi kemenangan yang istimewa. Pasalnya, Persija tidak pernah menang dalam delapan tahun di kandang Borneo FC. Ini kemenangan pertama sejak 2018.

Persija terakhir kali menang atas Borneo saat tandang pada 12 September 2018. Ketika itu Persija menang 1-0 lewat gol Novri Setiawan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.

Setelah itu Persija kalah 0-1 pada 2019, takluk 2-1 pada

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, OMC Digeser ke Bandara yang Aman
BN
5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, OMC Digeser ke Bandara yang Aman

5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, OMC Digeser ke Bandara yang Aman

6 September 2026 13:27 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi modifikasi cuaca (OMC) tetap disiapkan untuk membantu mengatasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, tetapi pelaksanaannya harus digeser menyusul penutupan lima bandara yang terdampak abu vulkanik. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal mengatakan, titik keberangkatan operasi...

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi modifikasi cuaca (OMC) tetap disiapkan untuk membantu mengatasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, tetapi pelaksanaannya harus digeser menyusul penutupan lima bandara yang terdampak abu vulkanik.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal mengatakan, titik keberangkatan operasi akan disesuaikan dengan kondisi bandara yang tidak terdampak penutupan akibat abu vulkanik.

"Untuk operasi modifikasi cuaca, saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BNPB. Nanti mungkin pelaksanaannya digeser, apakah dari Halim atau dari Husein Sastranegara," kata Teuku Faisal, Minggu (6/9/2026).

"Jadi, tetap dilakukan dari bandara yang tidak terdampak penutupan akibat abu vulkanik," ujar dia.

Teuku Faisal menyebutkan,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik, OMC Digeser ke Bandara yang Aman
BN
5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik, OMC Digeser ke Bandara yang Aman

5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik, OMC Digeser ke Bandara yang Aman

6 September 2026 13:27 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi modifikasi cuaca (OMC) tetap disiapkan untuk membantu mengatasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, tetapi pelaksanaannya harus digeser menyusul penutupan lima bandara yang terdampak abu vulkanik. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal mengatakan, titik keberangkatan operasi...

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi modifikasi cuaca (OMC) tetap disiapkan untuk membantu mengatasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, tetapi pelaksanaannya harus digeser menyusul penutupan lima bandara yang terdampak abu vulkanik.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal mengatakan, titik keberangkatan operasi akan disesuaikan dengan kondisi bandara yang tidak terdampak penutupan akibat abu vulkanik.

"Untuk operasi modifikasi cuaca, saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BNPB. Nanti mungkin pelaksanaannya digeser, apakah dari Halim atau dari Husein Sastranegara," kata Teuku Faisal, Minggu (6/9/2026).

"Jadi, tetap dilakukan dari bandara yang tidak terdampak penutupan akibat abu vulkanik," ujar dia.

Teuku Faisal menyebutkan,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Remaja di Maros Tewas Tenggelam Saat Live TikTok Lompat dari Jembatan
BN
Remaja di Maros Tewas Tenggelam Saat Live TikTok Lompat dari Jembatan

Remaja di Maros Tewas Tenggelam Saat Live TikTok Lompat dari Jembatan

6 September 2026 13:27 Detik Sulsel Nasional

Seorang remaja berinisial MRAI (17) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan tewas tenggelam di sungai setelah melompat dari jembatan. Korban melompat dari jembatan ke sungai sambil siaran langsung atau live di medi...

Seorang remaja berinisial MRAI (17) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan tewas tenggelam di sungai setelah melompat dari jembatan. Korban melompat dari jembatan ke sungai sambil siaran langsung atau live di media sosial TikTok.

"Iya benar tadi korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sungai Maros," kata Kepala Pelaksana BPBD Maros, Towadeng kepada detikSulsel, Minggu (6/9/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jembatan Sungai Maros, Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale, Maros pada Minggu (6/9) pagi. Korban langsung dievakuasi ke RSUD La Palaloi Maros lalu diserahkan ke pihak keluarga.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPB gelar Operasi Modifikasi Cuaca atasi abu vulkanik Anak Krakatau
BN
BNPB gelar Operasi Modifikasi Cuaca atasi abu vulkanik Anak Krakatau

BNPB gelar Operasi Modifikasi Cuaca atasi abu vulkanik Anak Krakatau

6 September 2026 13:27 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengatakan pihaknya melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Minggu, untuk mengatasi abu vulkanik dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Kraka...

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengatakan pihaknya melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Minggu, untuk mengatasi abu vulkanik dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Hari ini kita melaksanakan OMC. Jadi, pesawatnya sudah siap di Pondok Cabe, akan dilaksanakan OMC sampai malam," kata Suharyanto dalam konferensi pers Situasi dan Kondisi Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau secara daring di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, ada dua teknik OMC. Yang pertama, bila kondisi ada awan dengan menstimulus terjadinya hujan.

"Untuk mendatangkan hujan. Kalau hujannya nanti turun dengan cukup deras, tentu saja abu vulkanik yang mulai dari kemarin sampai hari ini

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Anak Krakatau Erupsi, BNPB Sebut Banten-Lampung Belum Tetapkan Status Darurat
BN
Anak Krakatau Erupsi, BNPB Sebut Banten-Lampung Belum Tetapkan Status Darurat

Anak Krakatau Erupsi, BNPB Sebut Banten-Lampung Belum Tetapkan Status Darurat

6 September 2026 13:26 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap sejumlah wilayah di Banten dan Lampung. Namun hingga Minggu (6/9/2026), belum ada pemerintah kabupaten maupun provinsi di dua wilayah tersebut yang menetapkan...

Jakarta, tvOnenews.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap sejumlah wilayah di Banten dan Lampung. Namun hingga Minggu (6/9/2026), belum ada pemerintah kabupaten maupun provinsi di dua wilayah tersebut yang menetapkan status kedaruratan bencana.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, penetapan status kedaruratan menjadi salah satu mekanisme bagi pemerintah daerah untuk meminta dukungan penanganan dari pemerintah pusat melalui BNPB.

“Kami informasikan rekan-rekan media, belum ada satu pun Pemerintah Kabupaten dan Provinsi yang terdampak, baik Banten maupun Lampung ini, yang menetapkan status kedaruratan,” kata Suharyanto dalam konferensi pers erupsi Gunung Anak Krakatau yang digelar secara daring, Minggu (6/9/2026)

Menurut

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Abu vulkanik, BPBD Cianjur imbau kurangi aktivitas dan terapkan prokes
BN
Abu vulkanik, BPBD Cianjur imbau kurangi aktivitas dan terapkan prokes

Abu vulkanik, BPBD Cianjur imbau kurangi aktivitas dan terapkan prokes

6 September 2026 13:26 Antara - Terkini Kesehatan

Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menerapkan protokol kesehatan (prokes)saat berada di luar rumah guna menghind...

Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menerapkan protokol kesehatan (prokes)saat berada di luar rumah guna menghindari abu vulkanik yang turun akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi di Cianjur, Minggu, mengatakan abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi di Provinsi Lampung sampai ke Cianjur, dimana warga mulai dari utara hingga selatan melaporkan mendapati abu di halaman, teras, tanaman, dan kendaraan.

Oleh karena itu masyarakat diminta melakukan berbagai langkah, termasuk menjaga kesehatan, mengamankan sumber air, hewan ternak dan peliharaan, serta rutin membersihkan lingkungan tempat tinggal

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 300 301 302 303 304 ... 901 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 4

YPWIK@2026