Kurator Berita YPWIK 3 September 2026 14:27 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 753 Pendidikan 417 Tekno 554 Olahraga 1440 Ekonomi 3246 Kesehatan 416 Nasional 4397 Berita Daerah 688 Gaya Hidup 54 Luar Negeri 744 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Mobilitas Makin Besar, KAI Terapkan Pendekatan “Safety at Scale” pada Perlintasan Sebidang
BN
Mobilitas Makin Besar, KAI Terapkan Pendekatan “Safety at Scale” pada Perlintasan Sebidang

Mobilitas Makin Besar, KAI Terapkan Pendekatan “Safety at Scale” pada Perlintasan Sebidang

30 Agustus 2026 19:52 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Pertumbuhan transportasi massal membawa tantangan global yang sama pentingnya dengan kapasitas yaitu bagaimana sebuah sistem bertumbuh dengan aman. UN-Habitat mencatat kecelakaan jalan masih merenggut sekitar 3....

Jakarta (ANTARA) - Pertumbuhan transportasi massal membawa tantangan global yang sama pentingnya dengan kapasitas yaitu bagaimana sebuah sistem bertumbuh dengan aman.

UN-Habitat mencatat kecelakaan jalan masih merenggut sekitar 3.260 jiwa setiap hari secara global, sementara meningkatnya mobilitas perkotaan menuntut sistem transportasi yang lebih aman, inklusif dan terintegrasi.

Di Indonesia, urgensi tersebut berkembang bersamaan dengan meningkatnya penggunaan kereta api. Sepanjang Januari–Juli 2026, KAI Group melayani 307,86 juta pelanggan, naik 8,32%. KAI Commuter melayani 242,93 juta pelanggan, sementara KA Jarak Jauh dan Lokal yang dikelola KAI mencapai 35,26 juta pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pertumbuhan jaringan perlu diikuti

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Relawan Gerakan Cinta Prabowo gelar evaluasi dan konsolidasi
BN
Relawan Gerakan Cinta Prabowo gelar evaluasi dan konsolidasi

Relawan Gerakan Cinta Prabowo gelar evaluasi dan konsolidasi

30 Agustus 2026 19:52 Antara - Terkini Nasional

Bogor (ANTARA) - Relawan Gerakan Cinta Prabowo (GCP) melakukan evaluasi dan konsolidasi untuk menyatukan visi serta langkah organisasi dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. "Evaluasi dan konsolidasi ini a...

Bogor (ANTARA) - Relawan Gerakan Cinta Prabowo (GCP) melakukan evaluasi dan konsolidasi untuk menyatukan visi serta langkah organisasi dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Evaluasi dan konsolidasi ini akan melahirkan sikap dari Relawan Gerakan Cinta Prabowo dalam menentukan langkah dan keputusan-keputusan strategis," kata Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo H Kurniawan di Cibinong, Bogor, Minggu.

Ia mengatakan relawan ingin memastikan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo tetap berjalan dengan mengedepankan ketertiban dan kepatuhan terhadap hukum.

Menurut dia, konsolidasi juga diarahkan untuk menyatukan visi dan misi relawan dalam mendukung serta mengawal program kerja Presiden Prabowo Subianto.

"Untuk selalu menyatukan visi dan misi dalam

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pengadilan Tinggi Jakarta Dijadwalkan Bacakan Putusan Banding Nadiem Makarim 24 September 2026
BN
Pengadilan Tinggi Jakarta Dijadwalkan Bacakan Putusan Banding Nadiem Makarim 24 September 2026

Pengadilan Tinggi Jakarta Dijadwalkan Bacakan Putusan Banding Nadiem Makarim 24 September 2026

30 Agustus 2026 19:50 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Nadiem Makarim, Ari Yusuf Amir, mengungkapkan sidang banding dengan agenda pembacaan putusan terhadap kliennya dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook akan digelar di Pengadil...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Nadiem Makarim, Ari Yusuf Amir, mengungkapkan sidang banding dengan agenda pembacaan putusan terhadap kliennya dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook akan digelar di Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta pada Kamis (24/9/2026).

Ia berharap majelis hakim banding akan membebaskan Nadiem Makarim pada perkara tersebut.

"Beberapa saksi sudah diperiksa ulang, fakta-fakta yang ada diperiksa ulang di tingkat banding, kita optimis, insyaallah harusnya hakimnya bisa membebaskan Nadiem," kata Ari dihubungi Minggu, (30/9/2026).

Kemudian Ari menjelaskan saksi-saksi yang telah dihadirkan di tingkat banding di antaranya dari pihak PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB).

"Dari PT AKAB itu menjelaskan bahwa

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Hotspot di Kalteng Bertambah Jadi 5.391 Titik, Jarak Pandang 1-1,5 Km
BN
Hotspot di Kalteng Bertambah Jadi 5.391 Titik, Jarak Pandang 1-1,5 Km

Hotspot di Kalteng Bertambah Jadi 5.391 Titik, Jarak Pandang 1-1,5 Km

30 Agustus 2026 19:50 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat titik panas (hotspot) di Kalimantan Tengah mencapai 5.391 titik pada Minggu (30/8/2026). Jumlah tersebut bertambah 876 titik dibandingkan sehari sebelumnya. Sementara itu, jumlah titik api (fire spot) di wilayah tersebut justru menurun 23 titik menjadi 56 titik. "Kita melihat di sini...

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat titik panas (hotspot) di Kalimantan Tengah mencapai 5.391 titik pada Minggu (30/8/2026). Jumlah tersebut bertambah 876 titik dibandingkan sehari sebelumnya.

Sementara itu, jumlah titik api (fire spot) di wilayah tersebut justru menurun 23 titik menjadi 56 titik.

"Kita melihat di sini hotspot hari ini memang bertambah lagi. Di Kalimantan Tengah titik panas bertambah 876 titik. Jarak pandang relatif rendah antara 1 sampai 1,5 kilometer," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers secara daring, Minggu (30/8/2026).

Ia menyampaikan, titik panas juga meningkat di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPB: Hotspot di Kalteng Bertambah Jadi 5.391 Titik, Jarak Pandang 1-1,5 Km
BN
BNPB: Hotspot di Kalteng Bertambah Jadi 5.391 Titik, Jarak Pandang 1-1,5 Km

BNPB: Hotspot di Kalteng Bertambah Jadi 5.391 Titik, Jarak Pandang 1-1,5 Km

30 Agustus 2026 19:50 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat titik panas (hotspot) di Kalimantan Tengah mencapai 5.391 titik pada Minggu (30/8/2026). Jumlah tersebut bertambah 876 titik dibandingkan sehari sebelumnya. Sementara itu, jumlah titik api (fire spot) di wilayah tersebut justru menurun 23 titik menjadi 56 titik. "Kita melihat di sini...

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat titik panas (hotspot) di Kalimantan Tengah mencapai 5.391 titik pada Minggu (30/8/2026). Jumlah tersebut bertambah 876 titik dibandingkan sehari sebelumnya.

Sementara itu, jumlah titik api (fire spot) di wilayah tersebut justru menurun 23 titik menjadi 56 titik.

"Kita melihat di sini hotspot hari ini memang bertambah lagi. Di Kalimantan Tengah titik panas bertambah 876 titik. Jarak pandang relatif rendah antara 1 sampai 1,5 kilometer," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers secara daring, Minggu (30/8/2026).

Ia menyampaikan, titik panas juga meningkat di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPB Respons Putusan MK soal Indikator Status Bencana Nasional
BN
BNPB Respons Putusan MK soal Indikator Status Bencana Nasional

BNPB Respons Putusan MK soal Indikator Status Bencana Nasional

30 Agustus 2026 19:47 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) buka suara soal putusan Mahkamah Konsitusi (MK) Nomor: 261/PUU-XXIII/2025 terkait penetapan status bencana yang dibacakan pada Jumat (28/8) lalu. Dalam putusan itu, MK salah satunya men...

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) buka suara soal putusan Mahkamah Konsitusi (MK) Nomor: 261/PUU-XXIII/2025 terkait penetapan status bencana yang dibacakan pada Jumat (28/8) lalu.

Dalam putusan itu, MK salah satunya menyatakan jumlah korban harus menjadi indikator utama dalam penetapan status bencana nasional dan daerah.

"Putusan ini memberi kejelasan mengenai cara pemerintah menetapkan status bencana, apakah berskala nasional atau daerah," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Minggu (30/8).

Dalam putusan tersebut, MK juga mengurangi syarat indikator penetapan status bencana menjadi tiga indikator, dari semula lima indikator.

Kelima indikator yang sebelumnya harus terpenuhi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kepala BGN Minta Mitra Laporkan Oknum yang Minta Imbalan
BN
Kepala BGN Minta Mitra Laporkan Oknum yang Minta Imbalan

Kepala BGN Minta Mitra Laporkan Oknum yang Minta Imbalan

30 Agustus 2026 19:46 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta mitra segera melaporkan oknum yang mengatasnamakan pimpinan BGN dan meminta imbalan uang untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sudary...

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta mitra segera melaporkan oknum yang mengatasnamakan pimpinan BGN dan meminta imbalan uang untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sudaryono menegaskan BGN tidak pernah memberikan kewenangan kepada pihak mana pun untuk membuka, memfasilitasi, atau berkomunikasi dengan mitra terkait operasional SPPG.

“Kalau oknum-oknum yang menjajakan jasa atau meminta imbalan uang mengatasnamakan saya atau pimpinan yang lain, saya pastikan berita itu tidak benar. Dan Anda, korban, wajib segera melapor kepada pihak yang berwajib, kepolisian, sehingga tindak pidana ini bisa segera ditindaklanjuti,” katanya dilansir dari Antara, Minggu (30/8/2026).

Dia mengatakan, terdapat oknum yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kapolri temui 6.500 anggota Garda Satya NKRI di Solo
BN
Kapolri temui 6.500 anggota Garda Satya NKRI di Solo

Kapolri temui 6.500 anggota Garda Satya NKRI di Solo

30 Agustus 2026 19:46 Antara - Terkini Nasional

Semarang (ANTARA) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menemui sebanyak 6.500 anggota Garda Satya NKRI yang merupakan merupakan eks-anggota Jamaah Islamiyah (JI) asal Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY di Solo, Ja...

Semarang (ANTARA) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menemui sebanyak 6.500 anggota Garda Satya NKRI yang merupakan merupakan eks-anggota Jamaah Islamiyah (JI) asal Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY di Solo, Jawa Tengah, Minggu.

Kapolri mengatakan para eks-anggota JI tersebut memiliki kesadaran untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sebagaimana komitmen kita bahwa pasca-kembali ke NKRI, tentunya seluruh keluarga besar Garda Nusantara, Garda Satya memiliki keterpanggilan untuk bisa memberikan kontribusi yang nyata kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Ia mengatakan pertemuan dengan keluarga besar mantan pejuang Jamaah Islamiyah yang saat ini tergabung dalam Garda Satya NKRI tersebut

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPB: Jarak Pandang di Kalimantan Hanya 1 Hingga 1,5 Km
BN
BNPB: Jarak Pandang di Kalimantan Hanya 1 Hingga 1,5 Km

BNPB: Jarak Pandang di Kalimantan Hanya 1 Hingga 1,5 Km

30 Agustus 2026 19:44 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. Enam provinsi itu adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kaliman...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. Enam provinsi itu adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan penambahan titik panas (hotspot) masih terjadi sejumlah provinsi tersebut pada periode Sabtu (29/8/2026) pukul 00.00-23.59 WIB. Ia mencontohkan, di Kalimantan Barat, jumlah hotspot masih bertambah 553 titik menjadi 3.824 titik. Namun, titik api (firespot) turun menjadi 16 titik.

"Kita berharap di lain waktu juga seperti ini bisa terjadi dan jadi provinsi-provinsi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Petugas bagikan masker & ingatkan wisatawan patuhi zona aman Krakatau
BN
Petugas bagikan masker & ingatkan wisatawan patuhi zona aman Krakatau

Petugas bagikan masker & ingatkan wisatawan patuhi zona aman Krakatau

30 Agustus 2026 19:41 Antara - Terkini Nasional

Lampung Selatan (ANTARA) - Tim gabungan membagikan masker kepada wisatawan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar mematuhi batas zona aman saat beraktivitas di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Kabupaten Lampung Selatan...

Lampung Selatan (ANTARA) - Tim gabungan membagikan masker kepada wisatawan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar mematuhi batas zona aman saat beraktivitas di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Sat Polair Polres Lampung Selatan, Dit Polair Polda Lampung, sebagai bagian dari upaya pencegahan dan perlindungan keselamatan masyarakat.

Personel Sat Polair Polres Lampung Selatan Aiptu Welly F di Kalianda, Minggu, mengatakan setelah melakukan patroli di perairan Gunung Anak Krakatau petugas membagikan masker kepada sejumlah wisatawan asal Jakarta yang hendak melakukan perjalanan wisata menuju kawasan Krakatau.

“Usai patroli tim melanjutkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Akui Gunakan Air Kolam Warga untuk Atasi Karhutla, BNPB Mengaku Sudah Komunikasi
BN
Akui Gunakan Air Kolam Warga untuk Atasi Karhutla, BNPB Mengaku Sudah Komunikasi

Akui Gunakan Air Kolam Warga untuk Atasi Karhutla, BNPB Mengaku Sudah Komunikasi

30 Agustus 2026 19:40 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah video helikopter mengambil air dari kolam warga untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, viral di media sosial. Dalam video itu, pemilik kolam...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah video helikopter mengambil air dari kolam warga untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, viral di media sosial. Dalam video itu, pemilik kolam telah memberikan isyarat helikopter tak mengambil dari tempatnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton SP Panjaitan, mengakui adanya kekhawatiran terkait pengambilan air dari kolam warga untuk penanganan karhutla. Namun, ia menilai, pemanfaatan air kolam itu sangat berguna untuk memadamkan api di lahan terbakar.

"Kami telah telah menjalin komunikasi secara kekeluargaan dengan pemilik dari kolam tersebut dan tentu kami

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bima Arya Ajak DPRD Se-Indonesia Kawal APBD agar Lebih Berdampak
BN
Bima Arya Ajak DPRD Se-Indonesia Kawal APBD agar Lebih Berdampak

Bima Arya Ajak DPRD Se-Indonesia Kawal APBD agar Lebih Berdampak

30 Agustus 2026 19:39 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas dan memperkuat perannya dalam mengawal pembangunan daerah. Menurutn...

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas dan memperkuat perannya dalam mengawal pembangunan daerah. Menurutnya, DPRD memiliki peran penting untuk mendorong daerah lebih berdaya.

Apalagi saat ini, pemerintah daerah (Pemda) memiliki tantangan kompleks seiring perkembangan digitalisasi, persoalan batas wilayah, hingga perbedaan kapasitas fiskal antardaerah. Hal itu diungkapkan oleh saat menghadiri Seminar, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Hotel Borobudur, Jakarta, hari ini.

"Intinya bukan hanya otonomi, tapi daerah yang berdaya. Nah daerah yang berdaya ini tidak mungkin kalau

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 300 301 302 303 304 ... 367 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 40

YPWIK@2026