Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 04:43 WITA online: 1
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 816 Pendidikan 417 Tekno 618 Olahraga 1407 Ekonomi 3039 Kesehatan 434 Nasional 4728 Berita Daerah 633 Gaya Hidup 69 Luar Negeri 729 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Update Banjir Bandang Nepal: Hampir 400 Orang Tewas, 1.400 Hilang
BN
Update Banjir Bandang Nepal: Hampir 400 Orang Tewas, 1.400 Hilang

Update Banjir Bandang Nepal: Hampir 400 Orang Tewas, 1.400 Hilang

28 Agustus 2026 07:50 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Korban tewas imbas banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal dan Tibet bertambah jadi 392 orang per Jumat (28/8) pagi. Sebanyak 1.400 orang juga hingga kini belum ditemukan. Juru bicara kepolisian Nepal Abi Narayan Kafl...

Korban tewas imbas banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal dan Tibet bertambah jadi 392 orang per Jumat (28/8) pagi. Sebanyak 1.400 orang juga hingga kini belum ditemukan.

Juru bicara kepolisian Nepal Abi Narayan Kafle mengatakan kepada Reuters bahwa jumlah korban jiwa masih dapat terus bertambah seiring upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan.

Berdasarkan catatan pemerintah Nepal, sejumlah besar warga negara asing termasuk di antara korban hilang.

Warga negara India jadi yang paling terdampak, dengan 288 orang tercatat tak bisa dikontak, demikian menurut Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar

Para pejabat Amerika Serikat (AS) juga mengabarkan sekitar 90 warga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
RI Sampaikan Belasungkawa atas Bencana Banjir Bandang di Nepal
BN
RI Sampaikan Belasungkawa atas Bencana Banjir Bandang di Nepal

RI Sampaikan Belasungkawa atas Bencana Banjir Bandang di Nepal

28 Agustus 2026 07:20 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang menerjang perbatasan Nepal-China. "Indonesia menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam atas bencana banjir bandang dan...

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang menerjang perbatasan Nepal-China.

"Indonesia menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Gyirong, Wilayah Otonomi Xizang, RRT, dan Distrik Rasuwa, Provinsi Bagmati, Nepal, pada 26 Agustus 2026," demikian pernyataan Kemlu RI pada Kamis (27/8).

Indonesia menyampaikan solidaritas ke pemerintah dan masyarakat kedua negara, khususnya untuk keluarga korban dan masyarakat yang terdampak.

"Indonesia juga berharap agar seluruh upaya pencarian dan penyelamatan, penanganan korban, serta pemulihan pascabencana yang tengah dilakukan dapat berlangsung dengan lancar dan efektif," imbuh Kemlu.

Banjir dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Tembus 390 Orang, 1400 Hilang
BN
Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Tembus 390 Orang, 1400 Hilang

Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Tembus 390 Orang, 1400 Hilang

28 Agustus 2026 07:12 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Kathmandu, Beritasatu.com – Jumlah korban tewas akibat banjir bandang yang menerjang kawasan permukiman di perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026) pagi waktu setempat terus meningkat. Otoritas Nepal dan China melaporkan, hing...

Kathmandu, Beritasatu.com – Jumlah korban tewas akibat banjir bandang yang menerjang kawasan permukiman di perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026) pagi waktu setempat terus meningkat. Otoritas Nepal dan China melaporkan, hingga Kamis (27/8/2026), korban jiwa telah mencapai lebih dari 390 orang.

Mengutip keterangan dari otoritas Nepal dan China, kantor berita Associated Press melaporkan lebih dari 1.400 orang masih hilang akibat bencana tersebut. Korban hilang berasal dari sejumlah negara. Menurut Dewan Pariwisata Nepal, dari 517 warga negara asing yang dilaporkan hilang di Nepal, sebanyak 178 orang di antaranya merupakan warga negara India.

Sementara itu, Kepala Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Tom Fletcher

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang
BN
7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang

7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang

28 Agustus 2026 07:07 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Banjir bandang dahsyat terjadi di Nepal. Selain menimbulkan korban jiwa, ratusan orang juga dilaporkan masih hilang. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (26/8/2026). Banjir bandang menerjang wilayah Nepal yang berbatasan dengan Tibet....

Banjir bandang dahsyat terjadi di Nepal. Selain menimbulkan korban jiwa, ratusan orang juga dilaporkan masih hilang.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (26/8/2026). Banjir bandang menerjang wilayah Nepal yang berbatasan dengan Tibet. Gambar-gambar yang dibagikan oleh kepolisian Nepal memperlihatkan luapan air banjir yang deras mengalir di sungai dan menyapu rumah-rumah.

Otoritas Nepal juga telah mengerahkan sejumlah helikopter untuk operasi penyelamatan. Area Syapru Besi dan Timure yang ada di distrik pegunungan Rasuwa, yang berpenduduk 50.000 jiwa, menjadi yang terdampak parah.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Penyebab Banjir Bandang Nepal sampai Eks PM Malaysia Didakwa
BN
Penyebab Banjir Bandang Nepal sampai Eks PM Malaysia Didakwa

Penyebab Banjir Bandang Nepal sampai Eks PM Malaysia Didakwa

28 Agustus 2026 07:00 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Ratusan orang meninggal dunia akibat musibah banjir bandang di Nepal pada Rabu (26/8). Ribuan orang lainnya juga diperkirakan masih hilang dalam banjir bandang yang dipicu oleh luruhnya gletser sebagian di Pegunungan Himalaya. Sem...

Ratusan orang meninggal dunia akibat musibah banjir bandang di Nepal pada Rabu (26/8).

Ribuan orang lainnya juga diperkirakan masih hilang dalam banjir bandang yang dipicu oleh luruhnya gletser sebagian di Pegunungan Himalaya.

Sementara itu mantan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob didakwa gara-gara gagal melaporkan harta kekayaan.

Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Jumat (28/8).

Banjir bandang yang melanda wilayah Nepal sejak Rabu (26/8) menewaskan lebih dari 150 orang dan 384 lainnya masih hilang.

Penyebab banjir tersebut dapat ditelusuri hingga ke Pegunungan Himalaya. Para ahli geofisika mengungkapkan "peristiwa geofisika masif" terjadi di pegunungan itu hingga ke bawah dan menyebabkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
28 Agustus 1980: MRI Pertama di Dunia Digunakan untuk Pasien Kanker
BN
28 Agustus 1980: MRI Pertama di Dunia Digunakan untuk Pasien Kanker

28 Agustus 1980: MRI Pertama di Dunia Digunakan untuk Pasien Kanker

28 Agustus 2026 07:00 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Edinburgh - Teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI) mulai digunakan untuk memeriksa pasien pada 28 Agustus 1980, setelah para peneliti di University of Aberdeen, Skotlandia, berhasil mengembangkan prototipe pemind...

Liputan6.com, Edinburgh - Teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI) mulai digunakan untuk memeriksa pasien pada 28 Agustus 1980, setelah para peneliti di University of Aberdeen, Skotlandia, berhasil mengembangkan prototipe pemindai yang menjadi tonggak penting dalam perkembangan teknologi pencitraan medis.

Dikutip dari BBC, Jumat (28/8/2026), Profesor Tom Redpath, yang saat itu masih menjadi mahasiswa doktoral, mengatakan tidak ada yang menyangka teknologi tersebut akan berkembang menjadi alat medis yang begitu penting.

MRI menggunakan medan magnet kuat dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar detail bagian dalam tubuh.

Prototipe bernama Mark I kini dipamerkan di galeri khusus di Aberdeen Royal Infirmary. Alat tersebut pertama kali

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ruteng Kembali Diguncang Gempa 4,0 Magnitudo
BN
Ruteng Kembali Diguncang Gempa 4,0 Magnitudo

Ruteng Kembali Diguncang Gempa 4,0 Magnitudo

28 Agustus 2026 06:50 MetroTVNews - Internasional Luar Negeri

Ruteng Kembali Diguncang Gempa 4,0 Magnitudo. Berita MetroTVNews kategori 9 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

Ruteng Kembali Diguncang Gempa 4,0 Magnitudo. Berita MetroTVNews kategori 9 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump Klaim Jutaan Barel Minyak Terus Mengalir di Selat Hormuz
BN
Trump Klaim Jutaan Barel Minyak Terus Mengalir di Selat Hormuz

Trump Klaim Jutaan Barel Minyak Terus Mengalir di Selat Hormuz

28 Agustus 2026 06:44 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Washington, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan jutaan barel minyak masih tetap mengalir melalui Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan antara Washinton dengan Teheran.  Hal tersebut dika...

Washington, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan jutaan barel minyak masih tetap mengalir melalui Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan antara Washinton dengan Teheran. 

Hal tersebut dikatakan Trump dalam pidatonya di Gedung Putih, Kamis (27/8/2026) waktu setempat. Ia menegaskan Selat Hormuz tetap terbuka meskipun AS memberlakukan blokade dan meningkatkan pengawasan di salah satu jalur perairan paling strategis di dunia tersebut.

“Selat itu terbuka. Selat Hormuz terbuka. AS memiliki kendali, dan kami memiliki blokade. Kami menangkap banyak kapal. Jutaan dan jutaan barel minyak keluar dari selat setiap hari,” kata Trump, mengutip laporan Anadolu, Jumat (28/8/2026). 

Trump juga mengatakan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kenapa Banjir Bandang Nepal-Tibet Sangat Dahsyat & Mematikan?
BN
Kenapa Banjir Bandang Nepal-Tibet Sangat Dahsyat & Mematikan?

Kenapa Banjir Bandang Nepal-Tibet Sangat Dahsyat & Mematikan?

28 Agustus 2026 06:30 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Banjir bandang di perbatasan Nepal dan Tibet China begitu dahsyat dan mematikan karena dipicu tanah longsor yang meluruhkan gletser di Pegunungan Himalaya. Per Kamis (27/8), bencana dahsyat itu telah menewaskan 165 orang, melukai...

Banjir bandang di perbatasan Nepal dan Tibet China begitu dahsyat dan mematikan karena dipicu tanah longsor yang meluruhkan gletser di Pegunungan Himalaya.

Per Kamis (27/8), bencana dahsyat itu telah menewaskan 165 orang, melukai ratusan orang lainnya, dan 1.384 orang lainnya hilang.

Pakar geofisika dari Earth Observatory Universitas Columbia, Goran Ekstrom, mengatakan tanah longsor terjadi di celah pegunungan pada siang hari. Longsoran tersebut kemudian meluruhkan gletser besar atau sebagian gletser di Himalaya.

Peristiwa itu menghasilkan energi yang sangat besar hingga tercatat sebagai gempa berkekuatan magnitudo 5,2 pada seismograf di berbagai wilayah dunia.

Ekstrom mengatakan peristiwa serupa pernah terjadi di Himalaya. Meskipun,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
5 Populer Internasional: Penyebab Banjir Bandang di Nepal - Iran Ejek Kapal Induk Abraham Lincoln
BN
5 Populer Internasional: Penyebab Banjir Bandang di Nepal - Iran Ejek Kapal Induk Abraham Lincoln

5 Populer Internasional: Penyebab Banjir Bandang di Nepal - Iran Ejek Kapal Induk Abraham Lincoln

28 Agustus 2026 06:08 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai kejadian global mendominasi pemberitaan dunia sepanjang sehari terakhir. Banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet diduga dipicu longsoran batu yang mencairkan gletser di Himalaya. Ribuan orang dilaporkan...

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai kejadian global mendominasi pemberitaan dunia sepanjang sehari terakhir.

Banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet diduga dipicu longsoran batu yang mencairkan gletser di Himalaya.

Ribuan orang dilaporkan hilang dan ratusan tewas.

Sementara itu, Iran mengejek AS dengan mengklaim USS Abraham Lincoln gagal menunjukkan dominasi militer di Timur Tengah setelah menjalani misi panjang di laut.

Berikut berita populer internasional selengkapnya.

Banjir besar di wilayah perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026) berawal dari sebuah peristiwa geofisika besar di Himalaya yang memicu reaksi berantai, menurut pakar kepada ABC News.

Tanah longsor terjadi di jalur pegunungan pada siang hari dan menghanyutkan gletser besar atau

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
FOTO: Kebakaran Maut di RS Pakistan Tewaskan 14 Bayi Baru Lahir
BN
FOTO: Kebakaran Maut di RS Pakistan Tewaskan 14 Bayi Baru Lahir

FOTO: Kebakaran Maut di RS Pakistan Tewaskan 14 Bayi Baru Lahir

28 Agustus 2026 05:30 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Sedikitnya 14 bayi tewas dalam kebakaran yang melanda ruang perawatan ibu dan anak di sebuah rumah sakit pemerintah di Islamabad, Pakistan, pada Rabu (26/8).

Sedikitnya 14 bayi tewas dalam kebakaran yang melanda ruang perawatan ibu dan anak di sebuah rumah sakit pemerintah di Islamabad, Pakistan, pada Rabu (26/8).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Korban Jiwa Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 392 Orang
BN
Korban Jiwa Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 392 Orang

Korban Jiwa Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 392 Orang

28 Agustus 2026 04:49 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Banjir bandang dan longsor besar yang menghantam wilayah perbatasan Nepal dan China mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Terkini, korban jiwa bertambah menjadi 392 orang. Dilansir AFP, Jumat (28/8/2026), tim penyelamat masih menerj...

Banjir bandang dan longsor besar yang menghantam wilayah perbatasan Nepal dan China mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Terkini, korban jiwa bertambah menjadi 392 orang.

Dilansir AFP, Jumat (28/8/2026), tim penyelamat masih menerjang lumpur pada hari Kamis untuk mencari lebih dari 1.400 orang yang hilang setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah perbatasan Nepal-Tibet. Sejumlah desa tersapu bersih akibat bencana.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 30 31 32 33 34 ... 61 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 16

YPWIK@2026