BRI Pastikan Likuiditas Terjaga di Tengah Kondisi Industri yang Ketat
Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI memastikan likuiditas perseroan tetap memadai pada awal semester II 2026 meskipun kondisi likuiditas industri perbankan masih menjadi perhatian. Wakil...
Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI memastikan likuiditas perseroan tetap memadai pada awal semester II 2026 meskipun kondisi likuiditas industri perbankan masih menjadi perhatian.
Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari mengatakan, perseroan menjaga likuiditas dengan menyelaraskan pertumbuhan kredit dan kemampuan menghimpun dana.
"Memasuki semester II 2026, kami akan terus menjaga likuiditas secara disiplin, terutama dengan menyelaraskan antara pertumbuhan kredit dan kapasitas penghimpunan dana,” kata Viviana dalam konferensi pers kinerja keuangan triwulan II 2026 yang disiarkan daring, Senin (31/8/2026).
Viviana mengatakan, loan to deposit ratio (LDR) industri perbankan mencapai 88,3% pada kuartal