Kurator Berita YPWIK 28 Agustus 2026 17:20 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 794 Pendidikan 449 Tekno 635 Olahraga 1375 Ekonomi 3249 Kesehatan 496 Nasional 5215 Berita Daerah 746 Gaya Hidup 70 Luar Negeri 744 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Polisi atur lalu lintas jalur Trans Sulawesi di Parimo akibat banjir
BN
Polisi atur lalu lintas jalur Trans Sulawesi di Parimo akibat banjir

Polisi atur lalu lintas jalur Trans Sulawesi di Parimo akibat banjir

28 Agustus 2026 16:30 Antara - Terkini Nasional

Palu (ANTARA) - Polisi saat ini sedang mengatur arus lalu lintas pada jalur Trans Sulawesi yang sempat lumpuh akibat dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah...

Palu (ANTARA) - Polisi saat ini sedang mengatur arus lalu lintas pada jalur Trans Sulawesi yang sempat lumpuh akibat dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

"Lalu lintas sempat lumpuh karena badan jalan tertimbun longsor dan terdampak banjir. Saat ini ruas jalan sudah bisa dilalui namun masih satu arah," kata Kapolsek Kasimbar Ipda I Komang Sukania yang dihubungi dari Palu, Jumat.

Ia menjelaskan peristiwa itu tidak hanya memberikan dampak kepada warga setempat, tetapi juga berdampak terhadap pengguna jalan.

Saat ini personel TNI/Polri terus melakukan pemulihan ruas jalan terdampak longsor dibantu warga setempat,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tanggap Bencana Indonesia (2): Siapa Menentukan Bencana Nasional?
BN
Tanggap Bencana Indonesia (2): Siapa Menentukan Bencana Nasional?

Tanggap Bencana Indonesia (2): Siapa Menentukan Bencana Nasional?

28 Agustus 2026 16:30 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Pertanyaan tentang status bencana nasional hampir selalu muncul setiap kali bencana besar terjadi. Ketika korban berjatuhan, infrastruktur rusak, dan wilayah terdampak meluas, publik kerap mempertanyakan...

Jakarta, Beritasatu.com - Pertanyaan tentang status bencana nasional hampir selalu muncul setiap kali bencana besar terjadi. Ketika korban berjatuhan, infrastruktur rusak, dan wilayah terdampak meluas, publik kerap mempertanyakan mengapa pemerintah tidak segera menetapkan bencana sebagai bencana nasional.

Pertanyaan tersebut kembali mengemuka setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026.

Namun, status bencana nasional bukan sekadar persoalan seberapa besar sebuah bencana terlihat di mata publik. Ada indikator hukum, mekanisme pengambilan keputusan, pembagian kewenangan, serta pertanyaan penting, apakah pemerintah daerah masih mampu menangani keadaan darurat?

Artinya, bencana berdampak besar tidak otomatis berstatus nasional. Sebaliknya, ketika

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Apakah Makan Membatalkan Wudu? Simak Penjelasan dan Dalilnya
BN
Apakah Makan Membatalkan Wudu? Simak Penjelasan dan Dalilnya

Apakah Makan Membatalkan Wudu? Simak Penjelasan dan Dalilnya

28 Agustus 2026 16:29 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Pertanyaan mengenai apakah makan membatalkan wudu kerap muncul ketika seseorang sudah berwudu dan hendak melaksanakan salat. Menurut penjelasan Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu' Syarhul Muhaddzab, makan dan...

Jakarta, Beritasatu.com - Pertanyaan mengenai apakah makan membatalkan wudu kerap muncul ketika seseorang sudah berwudu dan hendak melaksanakan salat.

Menurut penjelasan Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu' Syarhul Muhaddzab, makan dan minum pada dasarnya bukan termasuk perkara yang membatalkan wudu. Ketentuan tersebut berlaku baik untuk makanan yang dimasak menggunakan api maupun makanan yang tidak membutuhkan proses memasak.

Dengan demikian, seseorang yang telah berwudu kemudian makan sebelum salat tidak perlu mengulangi wudunya hanya karena makanan tersebut. Namun, terdapat hal lain yang perlu diperhatikan setelah makan, terutama jika masih terdapat sisa makanan di dalam mulut.

Melansir laman NU Online, salah satu dasar mengenai tidak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Lee Byung Hun dan Park Hae Soo Reuni di Film Terbaru Sutradara Squid Game | LPP RRI
BN
Lee Byung Hun dan Park Hae Soo Reuni di Film Terbaru Sutradara Squid Game | LPP RRI

Lee Byung Hun dan Park Hae Soo Reuni di Film Terbaru Sutradara Squid Game | LPP RRI

28 Agustus 2026 16:29 RRI Kendari Nasional

RRI.CO.ID, Kendari – Sutradara Squid Game, Hwang Dong Hyuk, kembali ke layar lebar dengan proyek film terbarunya berjudul K.O. CLUB. Film tersebut dipastikan menghadirkan jajaran aktor ternama Korea Selatan, yakni Lee Byung Hun, O...

RRI.CO.ID, Kendari – Sutradara Squid Game, Hwang Dong Hyuk, kembali ke layar lebar dengan proyek film terbarunya berjudul K.O. CLUB. Film tersebut dipastikan menghadirkan jajaran aktor ternama Korea Selatan, yakni Lee Byung Hun, Oh Jung Se, Park Hae Soo, Cho Yeo Jeong, dan Kim So Jin.Kabar tersebut disampaikan Soompi pada 27 Agustus 2026. Film K.O. CLUB merupakan singkatan dari Killing Oldmen Club dan mengambil latar masa depan dekat ketika uang dapat digunakan untuk membeli usia muda. Cerita berfokus pada konflik antara kelompok kecil orang lanjut usia yang memiliki kekayaan dan kekuasaan dengan generasi muda yang semakin kehilangan kesempatan hidup.Menurut laporan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BRIN Kaji Potensi "Ubi Bombing" untuk Penanganan Karhutla
BN
BRIN Kaji Potensi "Ubi Bombing" untuk Penanganan Karhutla

BRIN Kaji Potensi "Ubi Bombing" untuk Penanganan Karhutla

28 Agustus 2026 16:27 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan pihaknya sedang melakukan kajian soal potensi "ubi bombing" atau pemanfataan tepung dari ubi atau singkong, untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, pemanfaatan ubi atau singkong untuk penanganan karhutla memang dapat dilakukan. “Ya,...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan pihaknya sedang melakukan kajian soal potensi "ubi bombing" atau pemanfataan tepung dari ubi atau singkong, untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, pemanfaatan ubi atau singkong untuk penanganan karhutla memang dapat dilakukan.

“Ya, BRIN sudah mengkaji. Artinya secara teoritik itu memang sangat memungkinkan,” kata Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Menurut Arif, BRIN juga telah melakukan koordinasi dengan Polri untuk mempersiapkan pemanfaatan tepung ubi dan singkong tersebut.

Namun, menurutnya, hal ini masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

“Nah sekarang persiapan seperti apa ini kami

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Megawati Minta Struktur Dewan Keamanan PBB Dirombak
BN
Megawati Minta Struktur Dewan Keamanan PBB Dirombak

Megawati Minta Struktur Dewan Keamanan PBB Dirombak

28 Agustus 2026 16:25 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri mengusulkan agar struktur Dewan Keamanan PBB diubah dengan mulai melibatkan negara-negara baru yang telah merdeka setelah Perang Dunia II. Usulan itu disampaikan M...

Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri mengusulkan agar struktur Dewan Keamanan PBB diubah dengan mulai melibatkan negara-negara baru yang telah merdeka setelah Perang Dunia II.

Usulan itu disampaikan Megawati dalam forum pertemuan sejumlah ilmuwan dan peraih Nobel dunia di Megawati Institute, Jakarta, Jumat (28/8).

"Dan saya juga sudah berulang kali meminta bahwa yang namanya Dewan Keamanan itu strukturnya sudah tidak boleh seperti apa yang ada sekarang ini," kata Megawati dalam pidatonya.

Bukan hanya dirinya, Megawati bilang keinginan agar struktur PBB diubah juga telah disampaikan oleh ayahnya, Presiden pertama RI, Bung Karno. Kata dia, Bung Karno menilai dunia

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
MK Tolak Gugatan Tiket Kereta Gratis untuk Anak di Bawah 5 Tahun
BN
MK Tolak Gugatan Tiket Kereta Gratis untuk Anak di Bawah 5 Tahun

MK Tolak Gugatan Tiket Kereta Gratis untuk Anak di Bawah 5 Tahun

28 Agustus 2026 16:24 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi Pasal 131 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang diajukan Kepala Satuan Pendidikan sekaligus Tutor Pendidikan Kesetaraan, Jangkung Sido Sentosa. Pemohonan dengan nomor perkara 288/PUU-XXIV/2026, mempersoalkan ketentuan mengenai fasilitas khusus dan ke...

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi Pasal 131 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang diajukan Kepala Satuan Pendidikan sekaligus Tutor Pendidikan Kesetaraan, Jangkung Sido Sentosa.

Pemohonan dengan nomor perkara 288/PUU-XXIV/2026, mempersoalkan ketentuan mengenai fasilitas khusus dan kemudahan bagi anak di bawah usia 5 tahun.

"Amar putusan mengadili menolak permohonan-permohonan untuk seluruhnya," kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Suhartoyo, dalam sidang pengucapan putusan di Gedung MK, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Dalam pertimbangannya, Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur mengatakan, pemohon mempersoalkan tidak adanya bentuk dan substansi yang jelas mengenai fasilitas khusus dan kemudahan sebagaimana diatur dalam Pasal

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Komponen Alat Berat Dicuri Bikin Proyek Jembatan Semonggol Mangkrak
BN
Komponen Alat Berat Dicuri Bikin Proyek Jembatan Semonggol Mangkrak

Komponen Alat Berat Dicuri Bikin Proyek Jembatan Semonggol Mangkrak

28 Agustus 2026 16:23 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Pembangunan jembatan Semongol di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) mangkrak 2 tahun. Proyek jembatan itu diakibatkan komponen alat berat hilang dicuri. "Ada komponen yang dicuri. Akinya juga hilang. Terus komponen spar...

Pembangunan jembatan Semongol di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) mangkrak 2 tahun. Proyek jembatan itu diakibatkan komponen alat berat hilang dicuri.

"Ada komponen yang dicuri. Akinya juga hilang. Terus komponen spare part istilahnya kayak otaknya," kata Kasudin SDA Jakarta Barat, Mustajab, dilansir Antara, Jumat (28/8/2026).

Dia mengatakan suku cadang pengganti saat ini sedang dipesan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan bagian peralatan agar perbaikan dapat dilakukan secepatnya.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Gus Ipul Sebut Ada 2 Isu Berpotensi Munculkan Perdebatan di Muktamar NU
BN
Gus Ipul Sebut Ada 2 Isu Berpotensi Munculkan Perdebatan di Muktamar NU

Gus Ipul Sebut Ada 2 Isu Berpotensi Munculkan Perdebatan di Muktamar NU

28 Agustus 2026 16:21 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, mengatakan sedikitnya ada dua isu yang berpotensi memunculkan perdebatan cukup dinamis. Kedua isu tersebut yakni sistem pemilihan K...

Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, mengatakan sedikitnya ada dua isu yang berpotensi memunculkan perdebatan cukup dinamis. Kedua isu tersebut yakni sistem pemilihan Ketua Umum PBNU dan ketentuan mengenai rangkap jabatan pengurus.

"Alhamdulillah hari ini dimulai sidang pleno pertama untuk membahas tata tertib Muktamar. Kita ikuti perkembangannya. Setelah itu nanti ada laporan pertanggungjawaban, kemudian dilanjutkan sidang-sidang komisi," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).

Menurut Gus Ipul, pembahasan di tingkat komisi kemungkinan membutuhkan waktu. Sejumlah materi di dalamnya sebelumnya telah dibahas dalam forum Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Hampir Ambruk, Rumah Tak Layak Milik Nenek di Pandeglang Kini Mulai Dibangun
BN
Hampir Ambruk, Rumah Tak Layak Milik Nenek di Pandeglang Kini Mulai Dibangun

Hampir Ambruk, Rumah Tak Layak Milik Nenek di Pandeglang Kini Mulai Dibangun

28 Agustus 2026 16:19 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Rasa senang menyelimuti Nenek Sanami (75), warga Kampung Baitul Mumin, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kini rumah yang tak layak dia tempati mulai dibangun. "Alhamdulillah, rumah saya sekarang sudah mu...

Rasa senang menyelimuti Nenek Sanami (75), warga Kampung Baitul Mumin, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kini rumah yang tak layak dia tempati mulai dibangun.

"Alhamdulillah, rumah saya sekarang sudah mulai dibangun, saya senang sekali karena selama ini rumah saya sudah tidak layak," kata Sanami, di lokasi, Jumat (28/8/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Setahun Tewasnya Ojol Affan Kurniawan, Rumah Keluarga Tampak Sepi
BN
Setahun Tewasnya Ojol Affan Kurniawan, Rumah Keluarga Tampak Sepi

Setahun Tewasnya Ojol Affan Kurniawan, Rumah Keluarga Tampak Sepi

28 Agustus 2026 16:18 BeritaSatu - Nasional Nasional

Bogor, Beritasatu.com - Setahun setelah Affan Kurniawan tewas dalam kericuhan demonstrasi, rumah yang menjadi tempat tinggal keluarganya di Kompleks Pesona Kahuripan 10, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, justru...

Bogor, Beritasatu.com - Setahun setelah Affan Kurniawan tewas dalam kericuhan demonstrasi, rumah yang menjadi tempat tinggal keluarganya di Kompleks Pesona Kahuripan 10, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, justru tampak sunyi, Jumat (28/8/2026).

Tak ada persiapan acara. Tidak terlihat kerumunan orang ataupun aktivitas yang menandakan akan digelarnya peringatan satu tahun kepergian Affan.

Dari luar, rumah tersebut tampak sederhana. Pagar berwarna hitam dan tembok bernuansa gelap menjadi bagian yang paling mencolok dari bangunan itu. Di balik pagar, suasana terlihat tenang seperti hari-hari biasa.

Padahal, rumah tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah diberikan pemerintah kepada keluarga Affan.

Affan Kurniawan merupakan pengemudi ojek

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
TNI AU kerahkan personel untuk padamkan kebakaran lahan di Balikpapan
BN
TNI AU kerahkan personel untuk padamkan kebakaran lahan di Balikpapan

TNI AU kerahkan personel untuk padamkan kebakaran lahan di Balikpapan

28 Agustus 2026 16:14 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - TNI AU melalui jajaran Lanud Dhomber mengerahkan personelnya untuk memadamkan api yang membakar lahan di kawasan Prona Indah RT 57, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kamis (27/8). Dalam keterang...

Jakarta (ANTARA) - TNI AU melalui jajaran Lanud Dhomber mengerahkan personelnya untuk memadamkan api yang membakar lahan di kawasan Prona Indah RT 57, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kamis (27/8).

Dalam keterangan pers resmi TNI AU yang diterima di Jakarta, Jumat, dijelaskan bahwa pemadaman itu dilakukan untuk mencegah api semakin menyebar ke wilayah lain sekaligus membantu pemerintah daerah menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dalam siaran pers tersebut menjelaskan, jajaran Lanud Dhomber mengerahkan 50 personel dan dua mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api di beberapa titik.

"Prajurit

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 2 3 4 5 6 ... 435 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 31

YPWIK@2026