Kurator Berita YPWIK 30 Agustus 2026 08:06 WITA online: 1
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 786 Pendidikan 431 Tekno 608 Olahraga 1357 Ekonomi 3102 Kesehatan 461 Nasional 4940 Berita Daerah 671 Gaya Hidup 76 Luar Negeri 753 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
2.376 Hektare Lahan di Sulawesi Tenggara Terbakar Januari-Juli 2026, Bombana Terluas
BN
2.376 Hektare Lahan di Sulawesi Tenggara Terbakar Januari-Juli 2026, Bombana Terluas

2.376 Hektare Lahan di Sulawesi Tenggara Terbakar Januari-Juli 2026, Bombana Terluas

26 Agustus 2026 15:50 Tribun Sultra Berita Daerah

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 2.376,94 hektare sepanjang Januari hingga Juli 2026. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daer...

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 2.376,94 hektare sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra, La Ode Saifuddin mengatakan, total luasan tersebut tercatat dari 224 titik hotspot atau titik panas yang terdeteksi selama periode tersebut.

Puncak karhutla terjadi pada Juli 2026 dengan luas lahan terbakar mencapai 1.586,59 hektare atau 66,8 persen dari total luasan sepanjang Januari hingga Juli.

Dengan total 105 titik hotspot terdeteksi pada periode Juli, yang didominasi berada di wilayah Kabupaten Bombana.

Bombana adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sultra, dengan ibu kotanya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tak Tahan Panas, Pedagang Kue Keliling Sengkang Pulang Siang, Dagangan Turun Separuh
BN
Tak Tahan Panas, Pedagang Kue Keliling Sengkang Pulang Siang, Dagangan Turun Separuh

Tak Tahan Panas, Pedagang Kue Keliling Sengkang Pulang Siang, Dagangan Turun Separuh

26 Agustus 2026 15:21 Tribun Timur Berita Daerah

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO — Matahari belum terlalu condong ketika Daeng Manrapi (38) mulai merasakan panas menyengat di tubuhnya. Pedagang kue keliling asal Kelurahan Lapongkoda, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), itu sebenar...

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO — Matahari belum terlalu condong ketika Daeng Manrapi (38) mulai merasakan panas menyengat di tubuhnya.

Pedagang kue keliling asal Kelurahan Lapongkoda, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), itu sebenarnya sudah terbiasa menyusuri jalanan Kota Sengkang sejak pagi.

Namun, cuaca beberapa hari terakhir membuat langkahnya tak lagi sepanjang biasanya.

Pada Rabu (26/8/2026), suhu udara di Kabupaten Wajo mencapai 31 derajat Celsius sekitar pukul 14.20 Wita.

Langit Sengkang tampak biru. Matahari bersinar terik hampir tanpa tertutup awan.

Bagi Daeng Manrapi, kondisi tersebut bukan sekadar angka di termometer.

Panas membuat tubuhnya cepat lelah dan memaksanya mempersingkat waktu berjualan.

"Panas sekali cuaca, tidak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Panas Menyengat Surutkan Langkah Daeng Manrapi Jajakan Kue Keliling Buatan Istri di Sengkang
BN
Panas Menyengat Surutkan Langkah Daeng Manrapi Jajakan Kue Keliling Buatan Istri di Sengkang

Panas Menyengat Surutkan Langkah Daeng Manrapi Jajakan Kue Keliling Buatan Istri di Sengkang

26 Agustus 2026 15:15 Tribun Timur Berita Daerah

SENGKANG, TRIBUN-TIMUR.COM - Terik matahari membuat Daeng Manrapi (38) harus mengubah rutinitasnya. Penjual kue keliling di Sengkang, ibu kota Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, itu biasanya berkeliling hingga sore bahkan malam. Na...

SENGKANG, TRIBUN-TIMUR.COM - Terik matahari membuat Daeng Manrapi (38) harus mengubah rutinitasnya.

Penjual kue keliling di Sengkang, ibu kota Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, itu biasanya berkeliling hingga sore bahkan malam.

Namun, Selasa (25/8/2026) memilih pulang lebih cepat karena tak kuat menahan panas.

Ditemui di Jalan Kalimantan, Sengkang, Daeng Manrapi mengaku baru berjualan beberapa jam ketika tubuhnya mulai terasa tidak nyaman.

Kepala terasa sakit dan pandangannya sempat menghitam setelah cukup lama terpapar matahari.

"Panas sekali cuaca, tidak tahanka keliling. Mauka pingsan tadi saking panasnya, jadi setengah hari saja berjualan," kata warga Kelurahan Lapongkoda, Kecamatan Tempe, Wajo itu.

Kemarin, ia hanya berkeliling

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
OPINI: Polemik Pergantian Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Ketika Kuorum Menjadi Senjata Bertahan
BN
OPINI: Polemik Pergantian Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Ketika Kuorum Menjadi Senjata Bertahan

OPINI: Polemik Pergantian Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Ketika Kuorum Menjadi Senjata Bertahan

26 Agustus 2026 15:13 Tribun Sultra Berita Daerah

Pemerhati Demokrasi dan Politik Lokal Sultra, Dosen FISIP UM Kendari, Founder Indeks Insan Politeia (IIP) TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kasus pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sul...

Pemerhati Demokrasi dan Politik Lokal Sultra, Dosen FISIP UM Kendari, Founder Indeks Insan Politeia (IIP)

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kasus pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyimpan babak panjang yang membuktikan betapa dinamisnya konflik kepentingan di tubuh partai.

Dimulai ketika DPP Partai NasDem menerbitkan SK yang menetapkan Syahrul Said sebagai Ketua DPRD Sultra menggantikan La Ode Tariala.

Namun sepanjang sembilan bulan berikutnya, rapat paripurna untuk mengesahkan pergantian itu berulang kali gagal memenuhi kuorum.

Bahkan sudah 4 kali gagal, yang terakhir bahkan salah satu rapat sempat diwarnai kericuhan.

Mayoritas Anggota DPRD Sultra tercatat berulang kali tidak hadir

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pria 63 Tahun di Luwu Hilang Usai Bakar Rumput di Kebun, Tim Gabungan Sisir hingga 3 Kilometer
BN
Pria 63 Tahun di Luwu Hilang Usai Bakar Rumput di Kebun, Tim Gabungan Sisir hingga 3 Kilometer

Pria 63 Tahun di Luwu Hilang Usai Bakar Rumput di Kebun, Tim Gabungan Sisir hingga 3 Kilometer

26 Agustus 2026 15:04 Tribun Timur Berita Daerah

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Pria lanjut usia, Lataming (63), dilaporkan hilang saat pergi ke kebun, Senin (24/8/2026). Lataming warga Dusun Pollo Salu, Desa Tampumia, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ia dilapo...

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Pria lanjut usia, Lataming (63), dilaporkan hilang saat pergi ke kebun, Senin (24/8/2026).

Lataming warga Dusun Pollo Salu, Desa Tampumia, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Ia dilaporkan pergi ke kebunnya sekitar pukul 12.00 Wita untuk membakar rumput.

Namun hingga malam hari, ia tak kunjung kembali ke rumah.

Kapolsek Bupon Ipda Rusman membenarkan adanya laporan warga yang hilang.

Informasi awal menyebutkan, api yang dibakar L di kebun sempat membesar.

Sejumlah warga kemudian datang membantu memadamkan api.

"Setelah api berhasil dipadamkan, warga meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing. Namun, L tidak ikut pulang," akunya.

Keluarga dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tangkapan Nelayan Berkurang Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di Bone Meroket
BN
Tangkapan Nelayan Berkurang Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di Bone Meroket

Tangkapan Nelayan Berkurang Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di Bone Meroket

26 Agustus 2026 15:01 Tribun Timur Berita Daerah

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Cuaca ekstrem disertai angin kencang dan ombak besar membuat aktivitas nelayan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terganggu. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya hasil tangkapan nelayan dan menip...

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Cuaca ekstrem disertai angin kencang dan ombak besar membuat aktivitas nelayan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terganggu.

Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya hasil tangkapan nelayan dan menipisnya pasokan ikan di pasaran.

Akibatnya, harga ikan di Bone naik dalam beberapa hari terakhir.

Kenaikan harga tersebut terpantau di Eks Pasar Sentral Lama, Kecamatan Tanete Riattang.

Pantauan Tribun-Timur.com, Rabu (26/8/2026) harga sejumlah jenis ikan mengalami kenaikan cukup signifikan.

Ikan cakalang, sebelumnya dijual Rp45 ribu per ekor kini naik menjadi Rp60 ribu per ekor.

Harga ikan kembung juga naik dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Sementara ikan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Unimerz Kukuhkan 1.333 Wisudawan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Terbanyak
BN
Unimerz Kukuhkan 1.333 Wisudawan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Terbanyak

Unimerz Kukuhkan 1.333 Wisudawan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Terbanyak

26 Agustus 2026 14:48 Tribun Timur Berita Daerah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Megarezky (Unimerz) mencetak ribuan lulusan baru. Kampus Unimerz di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Wisuda Unimerzangkatan XXII tahun ajaran 2025/202...

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Megarezky (Unimerz) mencetak ribuan lulusan baru.

Kampus Unimerz di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Wisuda Unimerzangkatan XXII tahun ajaran 2025/2026 di Hotel Claro Kota Makassar, Rabu (26/8/2026).

Sebanyak 1.333 wisudawan dari berbagai fakultas dan program studi hadir.

Mereka kompak mengenakan toga berwarna hitam.

Hanya samir dari tiap-tiap fakultas memiliki warna berbeda.

Wisudawan duduk di tengah sedangkan parabkeluarga di sisi kiri dan kanan.

Prosesi wisuda berlangsung begitu khidmat. Tatkala satu per satu wisudawan naik ke atas panggung.

"Kita harap alumni kita akan berkiprah di tengah masyarakat bukan hanya sebagai alumni yang memiliki Ilmu,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kendari Siaga Karhutla dan Kekeringan, Warga Diimbau Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan
BN
Kendari Siaga Karhutla dan Kekeringan, Warga Diimbau Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Kendari Siaga Karhutla dan Kekeringan, Warga Diimbau Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

26 Agustus 2026 14:45 Tribun Sultra Berita Daerah

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami peningkatan sepanjang Agustus 2026. Peningkatan kasus terjadi seiring dengan kondisi cuaca yang se...

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami peningkatan sepanjang Agustus 2026.

Peningkatan kasus terjadi seiring dengan kondisi cuaca yang semakin kering akibat musim kemarau di kota dengan luas wilayah 271,8 kilometer (km) persegi ini.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari per Jumat (21/8/2026), tercatat 29 kejadian karhutla sejak awal Agustus 2026.

Dalam sehari, petugas Damkarmat bahkan dapat menangani hingga delapan kejadian kebakaran, baik kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran rumah dan bangunan.

Kepala Damkarmat Kendari, Ahriawandy mengatakan, meningkatnya kejadian kebakaran tidak terlepas dari kondisi cuaca yang semakin

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Apel Siaga Karhutla Sultra Libatkan Forkopimda hingga Kepala Daerah | LPP RRI
BN
Apel Siaga Karhutla Sultra Libatkan Forkopimda hingga Kepala Daerah | LPP RRI

Apel Siaga Karhutla Sultra Libatkan Forkopimda hingga Kepala Daerah | LPP RRI

26 Agustus 2026 14:36 RRI Kendari Berita Daerah

RRI.CO.ID, Kendari - Apel Siaga dan Simulasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 melibatkan berbagai unsur pemerintah dan instansi terkait.Kegiatan yan...

RRI.CO.ID, Kendari - Apel Siaga dan Simulasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 melibatkan berbagai unsur pemerintah dan instansi terkait.Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Rabu 26 Agustus 2026, dipimpin langsung Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra.Sejumlah kepala daerah juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya para bupati, wakil bupati dan wali kota. Kehadiran para kepala daerah menjadi bagian dari penguatan koordinasi menghadapi potensi bencana Karhutla dan kekeringan di wilayah masing-masing.Selain kepala daerah, apel turut diikuti para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
16 Hari Berlalu, BK DPRD Bone Baru Bahas Laporan Etik Ketua DPRD
BN
16 Hari Berlalu, BK DPRD Bone Baru Bahas Laporan Etik Ketua DPRD

16 Hari Berlalu, BK DPRD Bone Baru Bahas Laporan Etik Ketua DPRD

26 Agustus 2026 14:35 Tribun Timur Berita Daerah

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Badan Kehormatan (BK) DPRD Bone baru akan membahas laporan dugaan pelanggaran kode etik Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, pada Jumat (28/8/2026). Padahal, laporan tersebut telah diajukan tim kuasa hu...

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Badan Kehormatan (BK) DPRD Bone baru akan membahas laporan dugaan pelanggaran kode etik Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, pada Jumat (28/8/2026).

Padahal, laporan tersebut telah diajukan tim kuasa hukum Yuli Nofita Sari dari Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) ke DPRD Bone pada Rabu (12/8/2026).

Artinya, laporan tersebut baru akan dibahas 16 hari setelah pertama kali diajukan.

Dalam mekanisme pengaduan dugaan pelanggaran kode etik, surat pengaduan terlebih dahulu disampaikan melalui Pimpinan DPRD Bone.

Selanjutnya, Pimpinan DPRD memiliki waktu maksimal tujuh hari untuk meneruskan atau mendisposisikan laporan tersebut kepada BK DPRD Bone.

Apabila dalam waktu tujuh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Hadapi Puncak Kemarau, Gubernur Sultra Minta Posko Siaga 24 Jam | LPP RRI
BN
Hadapi Puncak Kemarau, Gubernur Sultra Minta Posko Siaga 24 Jam | LPP RRI

Hadapi Puncak Kemarau, Gubernur Sultra Minta Posko Siaga 24 Jam | LPP RRI

26 Agustus 2026 14:35 RRI Kendari Berita Daerah

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara diminta segera mengaktifkan posko siaga bencana selama 24 jam untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan menjelang puncak...

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara diminta segera mengaktifkan posko siaga bencana selama 24 jam untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan menjelang puncak musim kemarau.Permintaan tersebut disampaikan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat memimpin Apel Siaga dan Simulasi Penanggulangan Bencana Karhutla dan Kekeringan Provinsi Sultra Tahun 2026 di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Rabu 26 Agustus 2026.Andi Sumangerukka mengatakan keberadaan posko sangat penting untuk memastikan informasi mengenai potensi bencana dapat diterima dan ditindaklanjuti secara cepat. Posko juga diharapkan mampu menggerakkan instansi terkait ketika terjadi kondisi darurat.Gubernur menegaskan kesiapsiagaan tidak cukup hanya melalui apel dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Gubernur Sultra Minta Posko Bencana Segera Diaktifkan Hadapi Karhutla | LPP RRI
BN
Gubernur Sultra Minta Posko Bencana Segera Diaktifkan Hadapi Karhutla | LPP RRI

Gubernur Sultra Minta Posko Bencana Segera Diaktifkan Hadapi Karhutla | LPP RRI

26 Agustus 2026 14:32 RRI Kendari Berita Daerah

RRI.CO.ID, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota segera mengaktifkan posko siaga bencana untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ser...

RRI.CO.ID, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota segera mengaktifkan posko siaga bencana untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan.Permintaan tersebut disampaikan saat Andi Sumangerukka memimpin Apel Siaga dan Simulasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan serta Kekeringan Provinsi Sultra Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sultra, Rabu 26 Agustus 2026.Gubernur menegaskan kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak boleh berhenti pada kegiatan apel dan simulasi, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan.“Jangan kita hanya berhenti di apel siaga dan simulasi, tapi betul-betul menganggap bahwa kita betul-betul siap menghadapi bencana itu,”

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 38 39 40 41 42 ... 56 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 13

YPWIK@2026