Kurator Berita YPWIK 30 Agustus 2026 23:45 WITA online: 1
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 808 Pendidikan 414 Tekno 617 Olahraga 1396 Ekonomi 3039 Kesehatan 433 Nasional 4722 Berita Daerah 626 Gaya Hidup 70 Luar Negeri 726 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Nepal Jadi 165 Orang, Pencarian Berlanjut
BN
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Nepal Jadi 165 Orang, Pencarian Berlanjut

Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Nepal Jadi 165 Orang, Pencarian Berlanjut

27 Agustus 2026 11:05 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dengan Tibet bertambah menjadi 165 orang. Tim penyelamat masih melakukan pencarian warga yang hilang. Dilansir AFP, Kamis (27/8/2028), sebua...

Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dengan Tibet bertambah menjadi 165 orang. Tim penyelamat masih melakukan pencarian warga yang hilang.

Dilansir AFP, Kamis (27/8/2028), sebuah rekaman video pengawas yang mengerikan dari sisi perbatasan Tiongkok memperlihatkan dinding lumpur dan puing raksasa menghantam bangunan bertingkat pada Rabu pagi. Puluhan orang berlarian menyelamatkan diri di bawahnya. Arus deras tersebut menyapu bus dan mobil yang berada di lokasi.

Banyak dari korban hilang merupakan wisatawan asing, kata para pejabat. Survei Geologi AS (USGS) menyebut bencana tersebut disebabkan runtuhnya gletser yang memicu aliran puing dan menelan berbagai wilayah di sepanjang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Detik-detik Mengerikan Banjir Bandang Hantam Gedung di Perbatasan Nepal-China
BN
Detik-detik Mengerikan Banjir Bandang Hantam Gedung di Perbatasan Nepal-China

Detik-detik Mengerikan Banjir Bandang Hantam Gedung di Perbatasan Nepal-China

27 Agustus 2026 11:02 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Banjir bandang menghantam wilayah Nepal dan menyebabkan kerusakan parah hingga ratusan orang tewas. Rekaman CCTV menunjukkan banjir bandang super besar itu menghancurkan gedung di perbatasan Nepal dengan China. Dilansir Channel Ne...

Banjir bandang menghantam wilayah Nepal dan menyebabkan kerusakan parah hingga ratusan orang tewas. Rekaman CCTV menunjukkan banjir bandang super besar itu menghancurkan gedung di perbatasan Nepal dengan China.

Dilansir Channel News Asia dan Reuters, Kamis (27/8/2026), rekaman CCTV di Gyirong menunjukkan ratusan orang berusaha melarikan diri sebelum banjir besar yang membawa material lumpur menghantam gedung lintas batas antara China dan Nepal pada Rabu (26/8).

Laporan awal menyebut ada gempa di salah satu area yang memicu longsor gletser. Sejauh ini, kepolisian Nepal sudah menemukan 157 orang korban tewas akibat banjir bandang itu.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ilmuwan Ungkap Penyebab Banjir Dahsyat Nepal
BN
Ilmuwan Ungkap Penyebab Banjir Dahsyat Nepal

Ilmuwan Ungkap Penyebab Banjir Dahsyat Nepal

27 Agustus 2026 10:56 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Kathmandu, Beritasatu.com – Banjir bandang mematikan yang menerjang sebagian wilayah Nepal pada Rabu (26/8/2026) waktu setempat diduga ilmuwan disebabkan berkaitan dengan peristiwa geofisika besar di kawasan Himalaya.  Peristiwa g...

Kathmandu, Beritasatu.com – Banjir bandang mematikan yang menerjang sebagian wilayah Nepal pada Rabu (26/8/2026) waktu setempat diduga ilmuwan disebabkan berkaitan dengan peristiwa geofisika besar di kawasan Himalaya. 

Peristiwa geofisika tersebut memicu reaksi berantai yang menyebabkan material es dan air bergerak deras hingga menerjang wilayah di Distrik Rasuwa, Nepal, serta kawasan Gyirong di perbatasan Tibet.

Ahli geofisika dari Lamont-Doherty Earth Observatory, Universitas Columbia, Goran Ekstrom, mengatakan tanah longsor terjadi di jalur pegunungan pada siang hari. Longsoran tersebut diduga menghanyutkan gletser besar atau sebagian gletser di kawasan Himalaya.

Ekström menilai, peristiwa itu sangat dahsyat hingga menghasilkan energi yang setara dengan gempa bumi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kemlu RI: Belum Ada Laporan WNI Terdampak Banjir Bandang Nepal
BN
Kemlu RI: Belum Ada Laporan WNI Terdampak Banjir Bandang Nepal

Kemlu RI: Belum Ada Laporan WNI Terdampak Banjir Bandang Nepal

27 Agustus 2026 10:46 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan belum ada laporan mengenai Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak banjir bandang Nepal pada Rabu (26/8/2026). "Hingga saat ini, berdasar...

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan belum ada laporan mengenai Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak banjir bandang Nepal pada Rabu (26/8/2026).

"Hingga saat ini, berdasarkan pemantauan dan komunikasi dengan pihak terkait, belum terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah melalui pesan tertulis kepada awak media, Kamis (27/8).

Kemlu RI melalui KBRI Dhaka dan KBRI Beijing terus memantau perkembangan situasi pascabanjir bandang Nepal. Kondisi WNI dipantau melalui koordinasi dengan jejaring komunitas WNI serta Konhor RI di Kathmandu.

Terdapat sekitar 45 WNI di Nepal. Mayoritas berdomisili di Kathmandu dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Israel Usir Wakil Belanda dari Badan Gaza Gegara Larangan Impor
BN
Israel Usir Wakil Belanda dari Badan Gaza Gegara Larangan Impor

Israel Usir Wakil Belanda dari Badan Gaza Gegara Larangan Impor

27 Agustus 2026 10:35 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengusir perwakilan Belanda dari Pusat Dukungan Internasional untuk Gaza (International Support Center for Gaza) gegara keputusan Amsterdam melarang impor dari permukiman ilegal Israel di...

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengusir perwakilan Belanda dari Pusat Dukungan Internasional untuk Gaza (International Support Center for Gaza) gegara keputusan Amsterdam melarang impor dari permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina.

"Perwakilan Belanda akan segera diusir dari Pusat Dukungan Internasional untuk Gaza di Kiryat Gat," kata Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar di media sosial X, Selasa (25/8).

Sa'ar mengatakan pengusiran tersebut dilakukan atas permintaan Netanyahu menyusul "serangkaian tindakan anti-Israel yang diambil pemerintah Belanda."

Belanda melarang perdagangan produk Israel dari Yudea dan Samaria (Tepi Barat), Yerusalem Timur, serta Dataran Tinggi Golan, yang berlaku mulai bulan depan. Larangan ini ditetapkan pada

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Korban tewas banjir bandang di perbatasan Nepal-China jadi 160 orang
BN
Korban tewas banjir bandang di perbatasan Nepal-China jadi 160 orang

Korban tewas banjir bandang di perbatasan Nepal-China jadi 160 orang

27 Agustus 2026 10:31 Antara - Terkini Luar Negeri

Tokyo (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal-China melonjak menjadi 160 orang, dengan ratusan lainnya masih belum ditemukan, demikian menurut pernyataan kepolisian dan otoritas pariwisata...

Tokyo (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal-China melonjak menjadi 160 orang, dengan ratusan lainnya masih belum ditemukan, demikian menurut pernyataan kepolisian dan otoritas pariwisata setempat, Rabu.

Otoritas Nepal mencatat dari 384 orang yang masih hilang, 290 di antaranya merupakan wisatawan asing dari India, Malaysia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Sungai Bhotekoshi, yang terletak di Rasuwa, wilayah pegunungan di Nepal, tiba-tiba meluap dan derasnya aliran air berubah menjadi banjir bandang yang menghancurkan rumah-rumah dan bangunan, termasuk sebuah pembangkit listrik tenaga air.

Penyebab banjir besar tersebut masih belum diketahui, menurut media setempat.

Sementara itu, setidaknya lima warga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Aneksasi wilayah Palestina oleh Israel pupuskan harapan perdamaian
BN
Aneksasi wilayah Palestina oleh Israel pupuskan harapan perdamaian

Aneksasi wilayah Palestina oleh Israel pupuskan harapan perdamaian

27 Agustus 2026 10:30 Antara - Terkini Luar Negeri

Istanbul (ANTARA) - Pengamat Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour menyebut langkah zionis Israel melakukan aneksasi penuh terhadap wilayah Palestina memupus segala harapan perdamaian di kawasan. "Me...

Istanbul (ANTARA) - Pengamat Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour menyebut langkah zionis Israel melakukan aneksasi penuh terhadap wilayah Palestina memupus segala harapan perdamaian di kawasan.

"Mereka tidak peduli bahwa aneksasi membunuh segala harapan mewujudkan perdamaian di kawasan kita," kata Mansour dalam sidang Dewan Keamanan PBB, Rabu.

Ia menyebut proses lelang proyek untuk kawasan E1, koridor strategis yang menghubungkan Yerusalem Timur dengan wilayah Tepi Barat yang diduduki, adalah "tindakan perang" terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Palestina.

Mansour menuding rezim zionis Israel sengaja menggagalkan rencana perdamaian 20 poin usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan didukung resolusi PBB. Terlebih,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump Tepis Kabar Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
BN
Trump Tepis Kabar Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Trump Tepis Kabar Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

27 Agustus 2026 10:23 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia yakin Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Mojtaba Khamenei (56) masih hidup. Pernyataan itu disampaikan setelah muncul laporan yang memuat dugaa...

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia yakin Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Mojtaba Khamenei (56) masih hidup. Pernyataan itu disampaikan setelah muncul laporan yang memuat dugaan bahwa Mojtaba meninggal akibat luka yang dideritanya ketika AS dan Israel memulai perang Iran.

The Atlantic melaporkan bahwa Iran tengah diramaikan oleh pembicaraan mengenai kemungkinan kematian Mojtaba. Media tersebut mengutip sejumlah sumber anonim di dalam dan dekat dengan pemerintahan Iran yang menduga Mojtaba akhirnya meninggal akibat luka-lukanya.

"Saya rasa dia masih hidup," kata Trump kepada pembawa acara radio Glenn Beck dalam wawancara pada 26 Agustus, ketika ditanya mengenai laporan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Lebih dari 750 Hilang
BN
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Lebih dari 750 Hilang

Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Lebih dari 750 Hilang

27 Agustus 2026 10:10 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM, NEPAL - Hampir 160 orang tewas dan lebih dari 750 dilaporkan hilang setelah banjir bandang besar menerjang Nepal tengah pada Rabu (26/8/2026) waktu setempat. Banjir bandang menghancurkan kota dan desa, menghanyutka...

TRIBUNNEWS.COM, NEPAL - Hampir 160 orang tewas dan lebih dari 750 dilaporkan hilang setelah banjir bandang besar menerjang Nepal tengah pada Rabu (26/8/2026) waktu setempat.

Banjir bandang menghancurkan kota dan desa, menghanyutkan jembatan, dan merusak proyek pembangkit listrik tenaga air raksasa di negara itu.

Nepal terletak di wilayah Asia Selatan, diapit dua negara raksasa yaitu India di sebelah selatan, timur dan barat, serta Tiongkok di sebelah utara.

Nepal terkurung daratan (landlocked country), berada diantara Pegunungan Himalaya, dan puncak gunung tertinggi dunia Gunung Everest berada di negara ini.

Dari video yang beredar, banjir bandang besar berasal dari atas gunung dan menyapu

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bantah Ada Misi Khusus, Trump: Kunjungan Direktur CIA ke Moskow 'Semi-Rutin'
BN
Bantah Ada Misi Khusus, Trump: Kunjungan Direktur CIA ke Moskow 'Semi-Rutin'

Bantah Ada Misi Khusus, Trump: Kunjungan Direktur CIA ke Moskow 'Semi-Rutin'

27 Agustus 2026 10:09 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.646 pada Kamis (27/8/2026). Presiden Amerika Serikat Donald Trump berusaha meredam spekulasi terkait kunjungan mendadak Direktur CIA John Ratcliffe ke Moskow, Rus...

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.646 pada Kamis (27/8/2026).

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berusaha meredam spekulasi terkait kunjungan mendadak Direktur CIA John Ratcliffe ke Moskow, Rusia.

Trump menyebut perjalanan tersebut sebagai kunjungan yang “semi-rutin”, meski keberadaan Ratcliffe di ibu kota Rusia sebelumnya tidak diumumkan secara resmi oleh pemerintah AS.

Ratcliffe diketahui tiba di Moskow pada Selasa (25/8/2026) menggunakan pesawat pemerintah AS.

Kunjungan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Rabu (26/8/2026), yang mengatakan Ratcliffe bertemu dengan pejabat intelijen Rusia, tetapi tidak bertemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin.

Kunjungan yang berlangsung secara tertutup

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
47 Warga AS Hilang Akibat Banjir Bandang Terjang Nepal
BN
47 Warga AS Hilang Akibat Banjir Bandang Terjang Nepal

47 Warga AS Hilang Akibat Banjir Bandang Terjang Nepal

27 Agustus 2026 10:05 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Sebanyak 47 warga negara Amerika Serikat hilang setelah banjir bandang dan tanah longsor menerjang Nepal pada Rabu (26/8). Juru bicara dewan pariwisata Nepal, Sunil Sharma, mengatakan kepada Associated Press (AP) bahwa puluhan war...

Sebanyak 47 warga negara Amerika Serikat hilang setelah banjir bandang dan tanah longsor menerjang Nepal pada Rabu (26/8).

Juru bicara dewan pariwisata Nepal, Sunil Sharma, mengatakan kepada Associated Press (AP) bahwa puluhan warga AS tersebut termasuk di antara sedikitnya 341 warga negara asing (WNA) yang belum ditemukan pasca bencana.

Sedikitnya 142 warga India juga hilang dalam peristiwa ini. Mereka umumnya pelancong yang berziarah ke Gunung Kailash di Tibet, situs suci bagi umat Hindu, dikutip dari CNN.

Dua belas warga Inggris yang tergabung dalam agen Alpine Eco Trek juga termasuk di antara yang hilang.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese sementara itu

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pesawat Tempur Israel GempurLebanon Selatan: Kesepakatan AS Belum Redakan Konflik
BN
Pesawat Tempur Israel GempurLebanon Selatan: Kesepakatan AS Belum Redakan Konflik

Pesawat Tempur Israel GempurLebanon Selatan: Kesepakatan AS Belum Redakan Konflik

27 Agustus 2026 10:00 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Pesawat tempur Israel kembali melancarkan serangan ke Lebanon selatan pada Rabu dini hari, ketika ketegangan antara Israel dan Lebanon masih terus berlangsung. Kantor berita resmi Lebanon, National News Agency (NN...

TRIBUNNEWS.COM - Pesawat tempur Israel kembali melancarkan serangan ke Lebanon selatan pada Rabu dini hari, ketika ketegangan antara Israel dan Lebanon masih terus berlangsung.

Kantor berita resmi Lebanon, National News Agency (NNA), melaporkan pesawat tempur Israel menyerang Kota Majdal Zoun di Distrik Tyre.

Hingga laporan tersebut disampaikan, belum terdapat informasi mengenai korban jiwa ataupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan tersebut.

Serangan ini menjadi pelanggaran terbaru terhadap kesepakatan yang dimediasi Amerika Serikat untuk meredakan ketegangan antara Israel dan Lebanon.

Ketegangan terbaru berakar pada pecahnya kembali konflik pada 2 Maret, mengutip Anadolu Agency, Kamis (27/8/2026).

Israel kemudian melancarkan serangkaian serangan luas

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 42 43 44 45 46 ... 61 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 56

YPWIK@2026