Kurator Berita YPWIK 9 September 2026 07:50 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 548 Pendidikan 296 Tekno 539 Olahraga 1156 Ekonomi 2991 Kesehatan 366 Nasional 4058 Berita Daerah 197 Gaya Hidup 62 Luar Negeri 503 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, OMC Digeser ke Bandara yang Aman
BN
5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, OMC Digeser ke Bandara yang Aman

5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, OMC Digeser ke Bandara yang Aman

6 September 2026 13:27 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi modifikasi cuaca (OMC) tetap disiapkan untuk membantu mengatasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, tetapi pelaksanaannya harus digeser menyusul penutupan lima bandara yang terdampak abu vulkanik. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal mengatakan, titik keberangkatan operasi...

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi modifikasi cuaca (OMC) tetap disiapkan untuk membantu mengatasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, tetapi pelaksanaannya harus digeser menyusul penutupan lima bandara yang terdampak abu vulkanik.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal mengatakan, titik keberangkatan operasi akan disesuaikan dengan kondisi bandara yang tidak terdampak penutupan akibat abu vulkanik.

"Untuk operasi modifikasi cuaca, saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BNPB. Nanti mungkin pelaksanaannya digeser, apakah dari Halim atau dari Husein Sastranegara," kata Teuku Faisal, Minggu (6/9/2026).

"Jadi, tetap dilakukan dari bandara yang tidak terdampak penutupan akibat abu vulkanik," ujar dia.

Teuku Faisal menyebutkan,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik, OMC Digeser ke Bandara yang Aman
BN
5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik, OMC Digeser ke Bandara yang Aman

5 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik, OMC Digeser ke Bandara yang Aman

6 September 2026 13:27 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi modifikasi cuaca (OMC) tetap disiapkan untuk membantu mengatasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, tetapi pelaksanaannya harus digeser menyusul penutupan lima bandara yang terdampak abu vulkanik. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal mengatakan, titik keberangkatan operasi...

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi modifikasi cuaca (OMC) tetap disiapkan untuk membantu mengatasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, tetapi pelaksanaannya harus digeser menyusul penutupan lima bandara yang terdampak abu vulkanik.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal mengatakan, titik keberangkatan operasi akan disesuaikan dengan kondisi bandara yang tidak terdampak penutupan akibat abu vulkanik.

"Untuk operasi modifikasi cuaca, saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BNPB. Nanti mungkin pelaksanaannya digeser, apakah dari Halim atau dari Husein Sastranegara," kata Teuku Faisal, Minggu (6/9/2026).

"Jadi, tetap dilakukan dari bandara yang tidak terdampak penutupan akibat abu vulkanik," ujar dia.

Teuku Faisal menyebutkan,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Remaja di Maros Tewas Tenggelam Saat Live TikTok Lompat dari Jembatan
BN
Remaja di Maros Tewas Tenggelam Saat Live TikTok Lompat dari Jembatan

Remaja di Maros Tewas Tenggelam Saat Live TikTok Lompat dari Jembatan

6 September 2026 13:27 Detik Sulsel Nasional

Seorang remaja berinisial MRAI (17) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan tewas tenggelam di sungai setelah melompat dari jembatan. Korban melompat dari jembatan ke sungai sambil siaran langsung atau live di medi...

Seorang remaja berinisial MRAI (17) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan tewas tenggelam di sungai setelah melompat dari jembatan. Korban melompat dari jembatan ke sungai sambil siaran langsung atau live di media sosial TikTok.

"Iya benar tadi korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sungai Maros," kata Kepala Pelaksana BPBD Maros, Towadeng kepada detikSulsel, Minggu (6/9/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jembatan Sungai Maros, Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale, Maros pada Minggu (6/9) pagi. Korban langsung dievakuasi ke RSUD La Palaloi Maros lalu diserahkan ke pihak keluarga.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPB gelar Operasi Modifikasi Cuaca atasi abu vulkanik Anak Krakatau
BN
BNPB gelar Operasi Modifikasi Cuaca atasi abu vulkanik Anak Krakatau

BNPB gelar Operasi Modifikasi Cuaca atasi abu vulkanik Anak Krakatau

6 September 2026 13:27 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengatakan pihaknya melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Minggu, untuk mengatasi abu vulkanik dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Kraka...

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengatakan pihaknya melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Minggu, untuk mengatasi abu vulkanik dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Hari ini kita melaksanakan OMC. Jadi, pesawatnya sudah siap di Pondok Cabe, akan dilaksanakan OMC sampai malam," kata Suharyanto dalam konferensi pers Situasi dan Kondisi Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau secara daring di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, ada dua teknik OMC. Yang pertama, bila kondisi ada awan dengan menstimulus terjadinya hujan.

"Untuk mendatangkan hujan. Kalau hujannya nanti turun dengan cukup deras, tentu saja abu vulkanik yang mulai dari kemarin sampai hari ini

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Anak Krakatau Erupsi, BNPB Sebut Banten-Lampung Belum Tetapkan Status Darurat
BN
Anak Krakatau Erupsi, BNPB Sebut Banten-Lampung Belum Tetapkan Status Darurat

Anak Krakatau Erupsi, BNPB Sebut Banten-Lampung Belum Tetapkan Status Darurat

6 September 2026 13:26 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap sejumlah wilayah di Banten dan Lampung. Namun hingga Minggu (6/9/2026), belum ada pemerintah kabupaten maupun provinsi di dua wilayah tersebut yang menetapkan...

Jakarta, tvOnenews.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap sejumlah wilayah di Banten dan Lampung. Namun hingga Minggu (6/9/2026), belum ada pemerintah kabupaten maupun provinsi di dua wilayah tersebut yang menetapkan status kedaruratan bencana.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, penetapan status kedaruratan menjadi salah satu mekanisme bagi pemerintah daerah untuk meminta dukungan penanganan dari pemerintah pusat melalui BNPB.

“Kami informasikan rekan-rekan media, belum ada satu pun Pemerintah Kabupaten dan Provinsi yang terdampak, baik Banten maupun Lampung ini, yang menetapkan status kedaruratan,” kata Suharyanto dalam konferensi pers erupsi Gunung Anak Krakatau yang digelar secara daring, Minggu (6/9/2026)

Menurut

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Abu vulkanik, BPBD Cianjur imbau kurangi aktivitas dan terapkan prokes
BN
Abu vulkanik, BPBD Cianjur imbau kurangi aktivitas dan terapkan prokes

Abu vulkanik, BPBD Cianjur imbau kurangi aktivitas dan terapkan prokes

6 September 2026 13:26 Antara - Terkini Kesehatan

Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menerapkan protokol kesehatan (prokes)saat berada di luar rumah guna menghind...

Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menerapkan protokol kesehatan (prokes)saat berada di luar rumah guna menghindari abu vulkanik yang turun akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi di Cianjur, Minggu, mengatakan abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi di Provinsi Lampung sampai ke Cianjur, dimana warga mulai dari utara hingga selatan melaporkan mendapati abu di halaman, teras, tanaman, dan kendaraan.

Oleh karena itu masyarakat diminta melakukan berbagai langkah, termasuk menjaga kesehatan, mengamankan sumber air, hewan ternak dan peliharaan, serta rutin membersihkan lingkungan tempat tinggal

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
PSG Start Buruk di Awal Musim, Luis Enrique Tenang Sambut Liga Champions
BN
PSG Start Buruk di Awal Musim, Luis Enrique Tenang Sambut Liga Champions

PSG Start Buruk di Awal Musim, Luis Enrique Tenang Sambut Liga Champions

6 September 2026 13:25 Kompas - Bola Olahraga

KOMPAS.com - Paris Saint-Germain (PSG), tengah menghadapi periode terburuk dalam kurun waktu 19 tahun terakhir setelah gagal memetik kemenangan dalam tiga laga pembuka Liga Perancis (Ligue 1) 2026-2027. PSG imbang saat menghadapi Rennes di pekan pertama Ligue 1 2026-2027 dengan skor 2-2. Kemudian, seri lawan Lille (2-2), dan kalah 1-2 dari AS Monaco di pekan...

KOMPAS.com - Paris Saint-Germain (PSG), tengah menghadapi periode terburuk dalam kurun waktu 19 tahun terakhir setelah gagal memetik kemenangan dalam tiga laga pembuka Liga Perancis (Ligue 1) 2026-2027.

PSG imbang saat menghadapi Rennes di pekan pertama Ligue 1 2026-2027 dengan skor 2-2. Kemudian, seri lawan Lille (2-2), dan kalah 1-2 dari AS Monaco di pekan ketiga.

Kendati demikian, manajemen PSG memberikan kepercayaan penuh kepada pelatih Luis Enrique dengan menyodorkan perpanjangan kontrak hingga tahun 2030.

Menanggapi awal musim yang berat ini, Luis Enrique menegaskan bahwa Paris Saint Germain tidak perlu panik menjelang kiprah penting mereka di kancah Eropa.

Tidak Perlu Khawatir

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pramono Imbau Warga Jakarta Lakukan 5M Cegah Abu Anak Krakatau
BN
Pramono Imbau Warga Jakarta Lakukan 5M Cegah Abu Anak Krakatau

Pramono Imbau Warga Jakarta Lakukan 5M Cegah Abu Anak Krakatau

6 September 2026 13:25 MetroTVNews - Nasional Nasional

Pramono Imbau Warga Jakarta Lakukan 5M Cegah Abu Anak Krakatau. Berita MetroTVNews kategori Nasional. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

Pramono Imbau Warga Jakarta Lakukan 5M Cegah Abu Anak Krakatau. Berita MetroTVNews kategori Nasional. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup, Garuda Indonesia Sesuaikan Penerbangan
BN
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup, Garuda Indonesia Sesuaikan Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup, Garuda Indonesia Sesuaikan Penerbangan

6 September 2026 13:23 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Garuda Indonesia melakukan penyesuaian operasional sejumlah penerbangan menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II, Lampung, pada Minggu (6/9/2026). Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara hingga pukul 13.30 WIB, sedangkan Bandara Radin Inten II ditutup hingga pukul 14.00...

JAKARTA, KOMPAS.com - Garuda Indonesia melakukan penyesuaian operasional sejumlah penerbangan menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II, Lampung, pada Minggu (6/9/2026).

Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara hingga pukul 13.30 WIB, sedangkan Bandara Radin Inten II ditutup hingga pukul 14.00 WIB.

"Keselamatan penumpang dan awak pesawat senantiasa menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional Garuda Indonesia," tulis Garuda Indonesia dalam keterangan resmi, pada Minggu (6/9/2026).

KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES Seorang anak menunjuk papan pengumuman keberangkatan pesawat di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). Imbas erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta menutup sementara penerbangan.

Dengan penutupan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
InJourney tutup sementara penerbangan di Soetta akibat erupsi Krakatau
BN
InJourney tutup sementara penerbangan di Soetta akibat erupsi Krakatau

InJourney tutup sementara penerbangan di Soetta akibat erupsi Krakatau

6 September 2026 13:22 Antara - Terkini Gaya Hidup

Tangerang, Banten (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyebutkan operasional penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, sementara ini dilakukan penutupan sebag...

Tangerang, Banten (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyebutkan operasional penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, sementara ini dilakukan penutupan sebagai mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan di Tangerang, Minggu mengatakan berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26, operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sejak pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB menyusul adanya potensi sebaran abu vulkanik (volcanic Ash) dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Penutupan sementara ini merupakan langkah mitigasi dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan," katanya.

Ia menjelaskan pengelola utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau teramati hingga Bandung Barat
BN
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau teramati hingga Bandung Barat

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau teramati hingga Bandung Barat

6 September 2026 13:22 Antara - Terkini Nasional

Bandung Barat (ANTARA) - Sejumlah warga Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menemukan material menyerupai pasir halus di teras rumah dan mobil pada Minggu (6/9) pagi berkaitan dengan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sal...

Bandung Barat (ANTARA) - Sejumlah warga Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menemukan material menyerupai pasir halus di teras rumah dan mobil pada Minggu (6/9) pagi berkaitan dengan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Salah seorang warga Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat Fauzi Beni Ridwan (37), mengatakan material tersebut ditemukan saat dirinya memeriksa kondisi teras rumah pada pagi hari.

"Tadi pagi pas ngecek teras rumah kaya ngeres gitu, kaya pasir, bukan debu biasanya," ujar Fauzi di Bandung Barat, Minggu.

Menurut dia, material tersebut menempel di lantai teras dan mobilnya terasa lebih kasar dibandingkan debu yang biasanya terdapat di sekitar rumah.

Fauzi menduga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Hyundai siapkan Staria elektrik di Eropa, tantang VW ID. Buzz
BN
Hyundai siapkan Staria elektrik di Eropa, tantang VW ID. Buzz

Hyundai siapkan Staria elektrik di Eropa, tantang VW ID. Buzz

6 September 2026 13:22 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai dikabarkan siap untuk meluncurkan Staria elektrik. MPV bertenaga baterai tersebut diposisikan untuk menantang Volkswagen ID. Buzz, dengan menawarkan kapasitas hingga...

Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai dikabarkan siap untuk meluncurkan Staria elektrik. MPV bertenaga baterai tersebut diposisikan untuk menantang Volkswagen ID. Buzz, dengan menawarkan kapasitas hingga sembilan penumpang dan ukuran bodi yang lebih besar.

CarsCoops, Minggu waktu setempat, melaporkan bahwa Staria elektrik menjadi bagian dari ekspansi kendaraan listrik Hyundai di pasar Eropa.

Model tersebut menawarkan konfigurasi kabin yang lebih fleksibel, dibandingkan sejumlah MPV listrik yang telah lebih dulu beredar.

Diketahui bahwa Staria elektrik mampu menampung hingga sembilan penumpang. Kapasitas tersebut membuatnya menjadi salah satu alternatif, bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik dengan ruang kabin besar.

Salah satu

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 519 520 521 522 523 ... 893 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 5

YPWIK@2026