Pinjol, Industri yang Disayang tetapi Juga Dibenci
Lombok, Beritasatu.com – Industri pinjaman online (pinjol) terus mencatat pertumbuhan tinggi, tetapi peningkatan penyaluran pembiayaan juga diikuti tantangan kualitas kredit. Kondisi tersebut membuat industri pinjol berada dalam p...
Lombok, Beritasatu.com – Industri pinjaman online (pinjol) terus mencatat pertumbuhan tinggi, tetapi peningkatan penyaluran pembiayaan juga diikuti tantangan kualitas kredit.
Kondisi tersebut membuat industri pinjol berada dalam posisi dilematis karena masyarakat membutuhkan kemudahan akses pembiayaan, tetapi pada saat yang sama dapat terbebani kewajiban pembayaran.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mengatakan pinjol memiliki karakter yang membuatnya dibutuhkan sekaligus kurang disukai oleh masyarakat.
"Pinjaman daring ini memang industri yang ‘dibenci dan disayang’. Pada saat butuh uang, dicari. Tetapi pada saat sudah waktunya membayar, kadang-kadang dibenci,"