Jakarta, Beritasatu.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan masuk dalam jajaran 10 bursa terbesar di dunia pada 2030. Untuk mencapai ambisi tersebut, BEI menyiapkan sejumlah strategi pengembangan dan pendalaman pasar modal, mulai dari penguatan likuiditas, perluasan sumber pendanaan, hingga pengembangan produk dan infrastruktur.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, arah strategis tersebut tertuang dalam Masterplan Pasar Modal Indonesia 2026–2030. Melalui peta jalan ini, BEI berupaya membangun pasar modal yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing global, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Bursa Efek Indonesia telah menetapkan arah strategis jangka panjang untuk mewujudkan pasar modal Indonesia yang maju, inklusif, dan berdaya saing