Ramallah (ANTARA) - Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengecam keras tindakan Israel baru-baru ini yang menargetkan Pusat Pelatihan Qalandia miliknya di Yerusalem Timur yang diduduki.
Menurut laporan kantor berita Palestina UNRWA dari Ramallah, Sabtu, UNRWA menegaskan bahwa penggerebekan dan aktivitas ilegal di fasilitas tersebut melanggar hukum internasional.
Dalam pernyataannya, UNRWA menegaskan pusat latihan tersebut masih merupakan milik PBB yang harus dihormati dan dilindungi sesuai dengan hukum internasional.
Menurutnya, fasilitas tersebut mengalami kerusakan selama otoritas pendudukan rezim Zionis berada di sana. Pihaknya juga telah menerima laporan tentang orang-orang yang masuk ke area tersebut dan berupaya mencuri sebagian isinya.
UNRWA menambahkan