Kurator Berita YPWIK 27 Agustus 2026 15:34 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 733 Pendidikan 414 Tekno 531 Olahraga 1384 Ekonomi 2726 Kesehatan 434 Nasional 4763 Berita Daerah 692 Gaya Hidup 70 Luar Negeri 670 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
NHM Kerahkan Tim ERT untuk Bantu Warga Terdampak Gempa NTT
BN
NHM Kerahkan Tim ERT untuk Bantu Warga Terdampak Gempa NTT

NHM Kerahkan Tim ERT untuk Bantu Warga Terdampak Gempa NTT

26 Agustus 2026 11:06 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), pengelola Tambang Emas Gosowong, mengirimkan personel Emergency Response Team (ERT) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan ma...

TRIBUNNEWS.COM - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), pengelola Tambang Emas Gosowong, mengirimkan personel Emergency Response Team (ERT) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026).

Gempa itu menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah dan berdampak pada kehidupan masyarakat sehingga mendorong NHM untuk hadir memberikan dukungan kemanusiaan.

Setibanya di NTT, Tim ERT NHM bergabung dengan Tim ESDM Siaga Bencana untuk mendukung penanganan darurat dan pelayanan kesehatan di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Tim yang diberangkatkan pada Jumat (20/8/2026) tersebut terdiri atas Zakaria Barham selaku ketua tim, Aristo Elly sebagai

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Elok pilih cicilan harian iuran JKN mulai Rp10 ribu dengan REHAB 3.0
BN
Elok pilih cicilan harian iuran JKN mulai Rp10 ribu dengan REHAB 3.0

Elok pilih cicilan harian iuran JKN mulai Rp10 ribu dengan REHAB 3.0

26 Agustus 2026 10:38 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Kekhawatiran terhadap tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang belum dapat dilunasi sekaligus kini tidak lagi dirasakan Elok Afifah (41), yang menemukan solusi Program Rencana Pembayaran Bertahap (R...

Jakarta (ANTARA) - Kekhawatiran terhadap tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang belum dapat dilunasi sekaligus kini tidak lagi dirasakan Elok Afifah (41), yang menemukan solusi Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) 3.0.

Warga Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember itu terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU dan BP) Pemerintah Daerah, mengaku awalnya belum mengetahui adanya Program REHAB 3.0. Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas BPJS Kesehatan mengenai mekanisme cicilan, dia pun memutuskan untuk mengikuti program tersebut.

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya Program REHAB 3.0. Sekarang peserta bisa memilih cicilan harian atau bulanan sesuai kemampuan.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
UNICEF: 3,7 juta anak Afghanistan alami malnutrisi akut
BN
UNICEF: 3,7 juta anak Afghanistan alami malnutrisi akut

UNICEF: 3,7 juta anak Afghanistan alami malnutrisi akut

26 Agustus 2026 10:30 Antara - Terkini Kesehatan

Istanbul (ANTARA) - Sekitar 3,7 juta anak di Afghanistan mengalami wasting atau gizi buruk akut termasuk sekitar satu juta anak yang mengalami malnutrisi akut berat yang mengancam jiwa mereka, demikian menurut UNICEF, Selasa (25/8...

Istanbul (ANTARA) - Sekitar 3,7 juta anak di Afghanistan mengalami wasting atau gizi buruk akut termasuk sekitar satu juta anak yang mengalami malnutrisi akut berat yang mengancam jiwa mereka, demikian menurut UNICEF, Selasa (25/8).

UNICEF (United Nations Children's Fund) adalah badan atau program Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berfokus memberikan bantuan kemanusiaan serta kesejahteraan jangka panjang untuk anak-anak dan ibu di seluruh dunia.

Perwakilan UNICEF di Afghanistan Tajudeen Oyewale mengatakan hampir 40 persen anak yang dirawat di rumah sakit karena gizi buruk disertai komplikasi medis merupakan bayi berusia di bawah enam bulan.

Ia mengatakan anak-anak berusia di bawah dua tahun menyumbang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kualitas Udara Memburuk, Warga Turun ke Jalan Bentangkan Spanduk ‘Pekanbaru Sesak’
BN
Kualitas Udara Memburuk, Warga Turun ke Jalan Bentangkan Spanduk ‘Pekanbaru Sesak’

Kualitas Udara Memburuk, Warga Turun ke Jalan Bentangkan Spanduk ‘Pekanbaru Sesak’

26 Agustus 2026 10:13 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah Riau. Di Kota Pekanbaru, kualitas udara pada Selasa (25/8/2026) dilaporkan mencapai kategori berbahaya, sehingga pemerint...

TRIBUNNEWS.COM - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah Riau.

Di Kota Pekanbaru, kualitas udara pada Selasa (25/8/2026) dilaporkan mencapai kategori berbahaya, sehingga pemerintah kota memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh bagi peserta didik.

Data BPBD Riau mencatat, sejak Januari hingga Agustus 2026, luas lahan terbakar mencapai sekitar 16.277,50 hektare.

Dari 10.514 titik panas atau hotspot yang terdeteksi, sebanyak 521 titik berkembang menjadi titik kebakaran.

Hingga 24 Agustus 2026, sekitar 900 hektare lahan masih terbakar di empat kabupaten di Riau.

Berdasarkan pemantauan BMKG Pekanbaru, konsentrasi partikulat PM2.5 di Pekanbaru mencapai 339,9 mikrogram per meter kubik.

Kondisi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sudah Diet Tapi Sering Kepikiran Makanan Terus? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
BN
Sudah Diet Tapi Sering Kepikiran Makanan Terus? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sudah Diet Tapi Sering Kepikiran Makanan Terus? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

26 Agustus 2026 10:13 Kendari Pos Kesehatan

Kendaripos.co.id -- Gagal menjalani program diet atau menurunkan berat badan kerap dianggap sebagai tanda seseorang kurang disiplin. Namun, dari sisi medis, kondisi kelebihan berat badan atau obesitas yang berlangsung lama dapat m...

Kendaripos.co.id -- Gagal menjalani program diet atau menurunkan berat badan kerap dianggap sebagai tanda seseorang kurang disiplin. Namun, dari sisi medis, kondisi kelebihan berat badan atau obesitas yang berlangsung lama dapat memengaruhi mekanisme biologis tubuh dan otak, salah satunya berkaitan dengan fenomena food noise.

Food noise merupakan kondisi ketika pikiran seseorang terus dipenuhi dorongan atau keinginan terhadap makanan, meskipun tubuh sebenarnya tidak sedang membutuhkan tambahan asupan nutrisi.

Pakar kesehatan menjelaskan, kondisi tersebut berkaitan dengan perubahan respons hormon incretin di dalam tubuh, termasuk GLP-1 dan GIP, yang berperan dalam mengatur rasa kenyang dan nafsu makan.

Pada orang yang mengalami obesitas dalam

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pentingnya Protein Hewani bagi Anak: Penyerapan Lebih Optimal Dibanding Sayuran
BN
Pentingnya Protein Hewani bagi Anak: Penyerapan Lebih Optimal Dibanding Sayuran

Pentingnya Protein Hewani bagi Anak: Penyerapan Lebih Optimal Dibanding Sayuran

26 Agustus 2026 10:09 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM - Kebanyakan orang tua sering kali memberikan protein nabati seperti sayuran kepada anak dalam Makanan Pendamping ASI (MPASI). Padahal, protein hewani lebih penting dibanding sayuran bagi tubuh anak. Dokter Spesiali...

TRIBUNNEWS.COM - Kebanyakan orang tua sering kali memberikan protein nabati seperti sayuran kepada anak dalam Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Padahal, protein hewani lebih penting dibanding sayuran bagi tubuh anak.

Dokter Spesialis Anak di Mommies Premiere, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, dr. Sandi Nugraha, Sp.A, Subsp.NPM(K), mengatakan penyerapan protein hewani lebih maksimal dibanding protein nabati.

"Anak sangat disarankan proteinnya hewani, karena di dalam protein hewani itu sebagian besar akan diserap, sebagian kecil dibuang," katanya saat hadir dalam podcast Momspiration di Studio 5 Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Berbeda dengan protein nabati. Protein nabati itu sebagian besar dibuang," jelasnya.

Dari pernyataan dr.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dolly Parton meninggal dunia usia berjuang melawan kanker
BN
Dolly Parton meninggal dunia usia berjuang melawan kanker

Dolly Parton meninggal dunia usia berjuang melawan kanker

26 Agustus 2026 10:05 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi sekaligus aktris legendaris Hollywood, Dolly Parton dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (25/6) di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, Tennessee. Dolly Parton menghembuskan nafas terakhirnya d...

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi sekaligus aktris legendaris Hollywood, Dolly Parton dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (25/6) di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, Tennessee.

Dolly Parton menghembuskan nafas terakhirnya di usia 80 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker, kata perwakilan sang penyanyi legendaris di dunia musik country itu, menurut laporan Variety, Selasa (25/8) waktu setempat.

“Setelah dengan berani menghadapi perjuangan singkat melawan kanker, Dolly meninggalkan kehidupan duniawinya hari ini di Vanderbilt-Ingram Cancer Center dengan dikelilingi orang-orang terkasih,” demikian pernyataan perwakilannya.

Kabar duka tersebut juga diumumkan melalui akun Instagram resmi Dolly Parton, disertai video dari keponakannya, Bryan Seaver, yang mewakili keluarga Parton. Dalam

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dolly Parton meninggal dunia usai berjuang melawan kanker
BN
Dolly Parton meninggal dunia usai berjuang melawan kanker

Dolly Parton meninggal dunia usai berjuang melawan kanker

26 Agustus 2026 10:05 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi sekaligus aktris legendaris Hollywood, Dolly Parton dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (25/6) di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, Tennessee. Dolly Parton menghembuskan nafas terakhirnya d...

Jakarta (ANTARA) - Penyanyi sekaligus aktris legendaris Hollywood, Dolly Parton dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (25/6) di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, Tennessee.

Dolly Parton menghembuskan nafas terakhirnya di usia 80 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker, kata perwakilan sang penyanyi legendaris di dunia musik country itu, menurut laporan Variety, Selasa (25/8) waktu setempat.

“Setelah dengan berani menghadapi perjuangan singkat melawan kanker, Dolly meninggalkan kehidupan duniawinya hari ini di Vanderbilt-Ingram Cancer Center dengan dikelilingi orang-orang terkasih,” demikian pernyataan perwakilannya.

Kabar duka tersebut juga diumumkan melalui akun Instagram resmi Dolly Parton, disertai video dari keponakannya, Bryan Seaver, yang mewakili keluarga Parton. Dalam

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Anak Suka Menelan Ingus dari Hidung, Ortu Perlu Khawatir?
BN
Anak Suka Menelan Ingus dari Hidung, Ortu Perlu Khawatir?

Anak Suka Menelan Ingus dari Hidung, Ortu Perlu Khawatir?

26 Agustus 2026 10:00 CNN Indonesia - Gaya Hidup Kesehatan

Anak yang suka menarik ingus dari hidung lalu menelannya, mungkin membuat orang tua bertanya-tanya apakah kebiasaan tersebut berbahaya. Terlebih jika hal itu dilakukan berulang kali. Benarkah menelan ingus dari hidung bisa membuat...

Anak yang suka menarik ingus dari hidung lalu menelannya, mungkin membuat orang tua bertanya-tanya apakah kebiasaan tersebut berbahaya.

Terlebih jika hal itu dilakukan berulang kali. Benarkah menelan ingus dari hidung bisa membuat anak sakit? Apa yang sebenarnya perlu diperhatikan oleh orang tua?

Ingus atau lendir hidung sebenarnya memiliki fungsi penting. Mengutip Cleveland Clinic, lendir tersebut membantu menangkap debu, serbuk sari, partikel, hingga mikroorganisme yang masuk melalui saluran pernapasan.

Lendir kemudian dapat mengalir ke bagian belakang tenggorokan dan tertelan. Proses ini sebenarnya juga terjadi pada orang dewasa tanpa disadari.

Ketika tertelan, lendir masuk ke saluran pencernaan dan akan melewati lambung. Oleh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Langkah primer, sekunder, tersier cegah risiko paparan asap karhutla
BN
Langkah primer, sekunder, tersier cegah risiko paparan asap karhutla

Langkah primer, sekunder, tersier cegah risiko paparan asap karhutla

26 Agustus 2026 09:43 Antara - Terkini Kesehatan

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis paru dan pernapasan Dr. dr. Feni Fitriani Taufik, Sp.P(K), M.Pd.Ked menyampaikan langkah pencegahan primer, sekunder, dan tersier bisa dilakukan untuk membantu mengurangi risiko penyakit dari pa...

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis paru dan pernapasan Dr. dr. Feni Fitriani Taufik, Sp.P(K), M.Pd.Ked menyampaikan langkah pencegahan primer, sekunder, dan tersier bisa dilakukan untuk membantu mengurangi risiko penyakit dari paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Feni, pencegahan primer artinya mencegah supaya pajanan asap karhutla itu tidak terjadi, terutama melalui penanganan sumber kebakarannya harus segera diatasi, sementara masyarakat di sekitar lokasi perlu meminimalkan risiko terpapar asap kebakaran.

“Caranya seperti apa? Hindari aktivitas di luar rumah karena polusi akibat asap kebakaran itu tentu akan lebih besar konsentrasinya ada di luar rumah. Kalau pun harus keluar rumah, gunakan masker jenis

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dolly Parton, 'ratu country' AS, meninggal dunia pada usia 80 tahun
BN
Dolly Parton, 'ratu country' AS, meninggal dunia pada usia 80 tahun

Dolly Parton, 'ratu country' AS, meninggal dunia pada usia 80 tahun

26 Agustus 2026 09:39 Antara - Terkini Kesehatan

Washington (ANTARA) - Penyanyi dan aktris musik country Amerika Serikat (AS) Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun, demikian diumumkan keponakannya, Bryan Seaver, Selasa (25/8). “Saya mewakili keluarga Parton dan Owens h...

Washington (ANTARA) - Penyanyi dan aktris musik country Amerika Serikat (AS) Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun, demikian diumumkan keponakannya, Bryan Seaver, Selasa (25/8).

“Saya mewakili keluarga Parton dan Owens hari ini mengumumkan meninggalnya bibi saya, Dolly Rebecca Parton Dean... Merupakan sebuah kehormatan, kehormatan yang bercampur dengan rasa bangga dan kesedihan yang mendalam. Namun, kesedihan itu ada pada kami, bukan pada Dolly. Dolly telah menjalani hidup dalam cahaya,” kata Seaver.

Ia tidak mengungkapkan penyebab kematian Parton. Namun, pada Mei, Parton mengumumkan bahwa ia membatalkan konser-konser yang akan datang dan telah menjalani perawatan batu ginjal selama beberapa tahun.

Saat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Vaksin HPV Bukan Cuma untuk Anak Perempuan, Ini Alasan Anak Laki-laki Juga Perlu Diimunisasi 
BN
Vaksin HPV Bukan Cuma untuk Anak Perempuan, Ini Alasan Anak Laki-laki Juga Perlu Diimunisasi 

Vaksin HPV Bukan Cuma untuk Anak Perempuan, Ini Alasan Anak Laki-laki Juga Perlu Diimunisasi 

26 Agustus 2026 09:31 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketika mendengar vaksin Human Papillomavirus (HPV), sebagian orang tua mungkin langsung mengaitkannya dengan anak perempuan dan kanker serviks. Padahal, v...

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketika mendengar vaksin Human Papillomavirus (HPV), sebagian orang tua mungkin langsung mengaitkannya dengan anak perempuan dan kanker serviks.

Padahal, vaksin HPV juga diberikan kepada anak laki-laki.

Hal ini dapat menimbulkan pertanyaan bagi orang tua: mengapa anak laki-laki perlu mendapatkan vaksin yang selama ini lebih sering dikaitkan dengan kanker serviks?

Pakar kesehatan Dicky Budiman menjelaskan, vaksin HPV pada anak laki-laki memiliki dua tujuan sekaligus.

Pertama, memberikan perlindungan langsung kepada anak laki-laki.

Kedua, membantu memutus rantai penularan HPV sehingga memberikan perlindungan kepada masyarakat secara lebih luas.

Menurut Dicky, HPV tidak hanya berkaitan dengan kanker

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 10 11 12 13 14 ... 37 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 6

YPWIK@2026