BI Naikkan Insentif Likuiditas Perbankan Jadi 6%
Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi dengan sejumlah lembaga untuk memastikan likuiditas perbankan dapat mengalir lebih efektif menjadi pembiayaan bagi UMKM dan sektor prioritas. Langkah tersebut diharapk...
Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi dengan sejumlah lembaga untuk memastikan likuiditas perbankan dapat mengalir lebih efektif menjadi pembiayaan bagi UMKM dan sektor prioritas.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong ekspansi usaha, meningkatkan produktivitas, sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.
Salah satu upaya yang ditempuh BI adalah menyempurnakan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Mulai September 2026, besaran maksimum insentif KLM yang dapat diterima perbankan meningkat dari 5,5 persen menjadi 6 persen dari Dana Pihak Ketiga (DPK).
Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan hal tersebut dalam diskusi Sarasehan 100 Ekonom Indonesia bertajuk Berlayar di Tengah Gelombang Global, Menjaga Daya Tahan Ekonomi