Menunda Nikah Jadi Tren, Kepala BKKBN Soroti Angka Kelahiran Indonesia Turun 120 Ribu dalam 5 Tahun
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan, fenomena generasi muda yang menunda pernikahan menjadi perhatian pemerintah. Pasalnya, dalam jangka panjang dapat memengaruhi...
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan, fenomena generasi muda yang menunda pernikahan menjadi perhatian pemerintah.
Pasalnya, dalam jangka panjang dapat memengaruhi angka kelahiran dan struktur penduduk Indonesia.
Mantan bupati Batang ini memandang bahwa pendidikan dan karier menjadi salah satu pertimbangan utama generasi muda ketika memutuskan menunda pernikahan. Selain itu ada pula tekanan ekonomi, kesiapan mental, serta perubahan budaya.
Merujuk data penelitian Universitas Respati Yogyakarta pada 2023 yang dimuat dalam Indonesian Health Issues menunjukkan pendidikan dan karier disebut oleh 64 persen responden sebagai faktor penundaan pernikahan.
Lalu faktor berikutnya adalah tekanan dan ketidakpastian ekonomi sebesar 63