Kurator Berita YPWIK 28 Agustus 2026 11:16 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 782 Pendidikan 441 Tekno 600 Olahraga 1365 Ekonomi 3079 Kesehatan 485 Nasional 5100 Berita Daerah 738 Gaya Hidup 73 Luar Negeri 713 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Nepal dan Tibet Terancam Banjir Susulan Akibat Sungai Tersumbat Material Longsor
BN
Nepal dan Tibet Terancam Banjir Susulan Akibat Sungai Tersumbat Material Longsor

Nepal dan Tibet Terancam Banjir Susulan Akibat Sungai Tersumbat Material Longsor

28 Agustus 2026 09:25 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Kathmandu - Wilayah perbatasan Nepal-Tibet menghadapi ancaman banjir susulan setelah material longsor menyumbat aliran sungai dan membentuk danau yang terus membesar. Peringatan itu muncul setelah banjir bandang dan...

Liputan6.com, Kathmandu - Wilayah perbatasan Nepal-Tibet menghadapi ancaman banjir susulan setelah material longsor menyumbat aliran sungai dan membentuk danau yang terus membesar.

Peringatan itu muncul setelah banjir bandang dan longsor menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026), menewaskan sedikitnya 392 orang. Tiga korban tewas berada di wilayah Tibet, China. Lebih dari 1.400 orang masih hilang.

Air yang tertahan di balik timbunan material dikhawatirkan dapat memicu banjir kedua jika sumbatan tidak mampu menahan tekanan.

"Karena sumbatan masih berada di bagian hulu sungai perbatasan Nepal-China, pihak berwenang memperingatkan bahwa banjir kedua dapat terjadi," kata Qianggong Zhang, kepala bidang risiko iklim dan lingkungan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
PM Jepang Curhat Kesepian Gegara Semua Kecoak di Rumah Dibasmi
BN
PM Jepang Curhat Kesepian Gegara Semua Kecoak di Rumah Dibasmi

PM Jepang Curhat Kesepian Gegara Semua Kecoak di Rumah Dibasmi

28 Agustus 2026 09:20 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengaku merasa kesepian setelah stafnya membasmi kecoak yang ditemukan berkeliaran di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo. Takaichi menceritakan pengalaman tersebut sambil menjawab beberap...

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengaku merasa kesepian setelah stafnya membasmi kecoak yang ditemukan berkeliaran di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo.

Takaichi menceritakan pengalaman tersebut sambil menjawab beberapa pertanyaan lainnya di X, Sabtu (22/8).

Curhatan soal kecoak itu bermula kala ada netizen yang bertanya: "Apakah Anda sudah bertemu dengan hantu-hantu yang konon muncul di kediaman resmi?."

Menurut Associated Press seperti dikutip People, rumah dinas PM Jepang terkenal dengan cerita horornya. Rumah itu dikabarkan dihantui oleh mereka yang meninggal selama dua upaya kudeta pada tahun 1930-an.

Takaichi kemudian mengatakan dirinya belum pernah melihat hantu di kediaman resmi perdana menteri, tetapi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Apple akan Rilis iPhone 18 Pro Series dan HP Lipat pada 9 September 2026
BN
Apple akan Rilis iPhone 18 Pro Series dan HP Lipat pada 9 September 2026

Apple akan Rilis iPhone 18 Pro Series dan HP Lipat pada 9 September 2026

28 Agustus 2026 09:14 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Apple bersiap menggelar acara besar pada September 2026 untuk memperkenalkan generasi iPhone terbarunya. Dalam acara bertajuk “Awe Dropping” atau “Surprise and shine”, Apple diperkirakan akan memperkenalkan iPhone...

TRIBUNNEWS.COM - Apple bersiap menggelar acara besar pada September 2026 untuk memperkenalkan generasi iPhone terbarunya.

Dalam acara bertajuk “Awe Dropping” atau “Surprise and shine”, Apple diperkirakan akan memperkenalkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta iPhone lipat pertamanya yang disebut-sebut bernama iPhone Ultra.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 September pukul 10.00 waktu Pasifik (PT) di Apple Park, Cupertino, California.

Informasi tersebut diungkapkan oleh Greg Joswiak, salah satu eksekutif senior Apple, dalam postingannya di X.

"Surprise and shine! It’s almost time for the #AppleEvent, on Wednesday, September 9!" tulisnya.

Logo Apple pada undangan acara tampil dengan efek cahaya yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump vs Kanada Memanas, Nama Danau Ontario Ikut Jadi Korban Perang Dagang
BN
Trump vs Kanada Memanas, Nama Danau Ontario Ikut Jadi Korban Perang Dagang

Trump vs Kanada Memanas, Nama Danau Ontario Ikut Jadi Korban Perang Dagang

28 Agustus 2026 08:54 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM – Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Kanada kembali memanas. Kali ini, perselisihan kedua negara tidak hanya berkaitan dengan perdagangan, tetapi juga merembet ke persoalan nama geografis. Presiden AS Donald Trump me...

TRIBUNNEWS.COM – Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Kanada kembali memanas. Kali ini, perselisihan kedua negara tidak hanya berkaitan dengan perdagangan, tetapi juga merembet ke persoalan nama geografis.

Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan pemerintah Amerika Serikat untuk mengubah nama Danau Ontario (Lake Ontario) menjadi “Lake America” dalam penggunaan resmi pemerintah federal AS.

Keputusan tersebut diumumkan Trump saat menandatangani perintah eksekutif di Ruang Oval Gedung Putih pada Kamis (27/8/2026).

Melalui perintah tersebut, Departemen Dalam Negeri AS diminta bekerja sama dengan U.S. Board on Geographic Names untuk memperbarui nama Danau Ontario dalam Geographic Names Information System (GNIS), yakni sistem

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
China Prediksi Ancaman Banjir Susulan di Nepal 3 Hari ke Depan
BN
China Prediksi Ancaman Banjir Susulan di Nepal 3 Hari ke Depan

China Prediksi Ancaman Banjir Susulan di Nepal 3 Hari ke Depan

28 Agustus 2026 08:45 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Kementerian Sumber Daya Air China mewanti-wanti potensi banjir susulan dalam tiga hari ke depan menyusul banjir bandang dan longsor yang menerjang perbatasan negara itu dan Nepal. Kementerian itu menyebut ada bendungan besar yang...

Kementerian Sumber Daya Air China mewanti-wanti potensi banjir susulan dalam tiga hari ke depan menyusul banjir bandang dan longsor yang menerjang perbatasan negara itu dan Nepal.

Kementerian itu menyebut ada bendungan besar yang terbentuk di Nepal dekat pertemuan sungai Chhochen Khola dan Purepu Tsangpo. Kedua sungai itu berhulu di Tibet dan menyatu sebelum mengalir melewati perbatasan menuju Nepal.

Di Nepal, aliran tersebut dikenal sebagai Sungai Bhotekoshi, yang merupakan anak sungai utama Sungai Trishuli. Dalam pernyataan resmi, kementerian memperingatkan danau itu sudah meluap dan bisa jebol dalam hitungan hari.

Per Kamis (27/8) pagi, volume air di danau tersebut mencapai 2 juta

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ratko Mladic, Jenderal Kejam Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara
BN
Ratko Mladic, Jenderal Kejam Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara

Ratko Mladic, Jenderal Kejam Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara

28 Agustus 2026 08:33 iNews - Internasional Luar Negeri

DEN HAAG, iNews.id -Ratko Mladic, jenderal Serbia-Bosnia yang mendalangi pembantaian Muslim Bosnia pada 1992, meninggal dunia di penjara, pada usia 84 tahun, Kamis (27/8/2026). Dia berada di balik pembasmian etnis Bosnia di Srebre...

DEN HAAG, iNews.id -Ratko Mladic, jenderal Serbia-Bosnia yang mendalangi pembantaian Muslim Bosnia pada 1992, meninggal dunia di penjara, pada usia 84 tahun, Kamis (27/8/2026). Dia berada di balik pembasmian etnis Bosnia di Srebrenica serta pengepungan Sarajevo selama perang Balkan di tahun tersebut.

Dikenal sebagai "Tukang Jagal Bosnia," Mladic dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY) atas tuduhan merencanakan pembersihan etnis terhadap penduduk non-Serbia di Bosnia pada awal 1990-an.

Pengadilan yang dibentuk oleh PBB itu menyatakan Mladic bersalah atas genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, penganiayaan, pemusnahan, pembunuhan, teror, serangan ilegal terhadap warga sipil dan penyanderaan.

Hakim ICTY yang memvonisnya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Perang Dagang AS-Kanada: Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
BN
Perang Dagang AS-Kanada: Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

Perang Dagang AS-Kanada: Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

28 Agustus 2026 08:30 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (27/8/2026) mengumumkan perubahan nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika" untuk penggunaan resmi di AS. Langkah itu diambil di tengah memanasn...

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (27/8/2026) mengumumkan perubahan nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika" untuk penggunaan resmi di AS. Langkah itu diambil di tengah memanasnya perang dagang AS-Kanada.

Trump menetapkan perubahan nama tersebut melalui perintah eksekutif yang menginstruksikan Kementerian Dalam Negeri AS mencantumkan nama "Danau Amerika" dalam sistem penamaan geografis pemerintah.

Namun, keputusan itu hanya berlaku untuk penggunaan resmi di AS. Trump tidak memiliki kewenangan untuk memaksa Kanada menggunakan nama yang sama.

Trump sudah beberapa kali melontarkan gagasan mengganti nama Danau Ontario dalam beberapa hari terakhir. Wacana tersebut muncul setelah AS mengumumkan tarif

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang
BN
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

28 Agustus 2026 08:28 TVOneNews Luar Negeri

Jakarta, tvOnenews.com - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026) pagi waktu setempat terus bertambah.  Otoritas Nepal dan China melaporkan,...

Jakarta, tvOnenews.com - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026) pagi waktu setempat terus bertambah. 

Otoritas Nepal dan China melaporkan, hingga Jumat (28/8/2026), korban jiwa telah mencapai 392 orang.

Mengutip keterangan dari otoritas Nepal dan China, melaporkan lebih dari 1.400 orang masih hilang akibat bencana tersebut. 

Korban hilang berasal dari sejumlah negara baik Nepal maupun China. Menurut Dewan Pariwisata Nepal, dari 517 warga negara asing yang dilaporkan hilang di Nepal, sebanyak 178 orang di antaranya merupakan warga negara India.

Sementara, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Lin Jian menyebutkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sewot dengan Kanada, Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
BN
Sewot dengan Kanada, Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

Sewot dengan Kanada, Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

28 Agustus 2026 08:20 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengganti nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika", di tengah perang dagang Kanada. Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis (27/8), Trump menyatakan telah menandatangani Perintah Ek...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengganti nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika", di tengah perang dagang Kanada.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis (27/8), Trump menyatakan telah menandatangani Perintah Eksekutif yang menandai perubahan nama danau tersebut, dan menyebut perubahan itu akan berlaku "segera".

"Kami akan mengubah nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika, berlaku segera. Perubahan nama danau ini sebenarnya adalah hal yang sudah lama saya pikirkan," kata Trump kepada wartawan, seperti dilansir Reuters.

Ketika ditanya pesan apa yang ingin ia sampaikan ke Kanada lewat perubahan nama ini, Trump langsung melontarkan kritikan terkait hubungan dagang negara itu dengan AS.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Update Banjir Bandang Nepal: Hampir 400 Orang Tewas, 1.400 Hilang
BN
Update Banjir Bandang Nepal: Hampir 400 Orang Tewas, 1.400 Hilang

Update Banjir Bandang Nepal: Hampir 400 Orang Tewas, 1.400 Hilang

28 Agustus 2026 07:50 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Korban tewas imbas banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal dan Tibet bertambah jadi 392 orang per Jumat (28/8) pagi. Sebanyak 1.400 orang juga hingga kini belum ditemukan. Juru bicara kepolisian Nepal Abi Narayan Kafl...

Korban tewas imbas banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal dan Tibet bertambah jadi 392 orang per Jumat (28/8) pagi. Sebanyak 1.400 orang juga hingga kini belum ditemukan.

Juru bicara kepolisian Nepal Abi Narayan Kafle mengatakan kepada Reuters bahwa jumlah korban jiwa masih dapat terus bertambah seiring upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan.

Berdasarkan catatan pemerintah Nepal, sejumlah besar warga negara asing termasuk di antara korban hilang.

Warga negara India jadi yang paling terdampak, dengan 288 orang tercatat tak bisa dikontak, demikian menurut Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar

Para pejabat Amerika Serikat (AS) juga mengabarkan sekitar 90 warga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
RI Sampaikan Belasungkawa atas Bencana Banjir Bandang di Nepal
BN
RI Sampaikan Belasungkawa atas Bencana Banjir Bandang di Nepal

RI Sampaikan Belasungkawa atas Bencana Banjir Bandang di Nepal

28 Agustus 2026 07:20 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang menerjang perbatasan Nepal-China. "Indonesia menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam atas bencana banjir bandang dan...

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang menerjang perbatasan Nepal-China.

"Indonesia menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Gyirong, Wilayah Otonomi Xizang, RRT, dan Distrik Rasuwa, Provinsi Bagmati, Nepal, pada 26 Agustus 2026," demikian pernyataan Kemlu RI pada Kamis (27/8).

Indonesia menyampaikan solidaritas ke pemerintah dan masyarakat kedua negara, khususnya untuk keluarga korban dan masyarakat yang terdampak.

"Indonesia juga berharap agar seluruh upaya pencarian dan penyelamatan, penanganan korban, serta pemulihan pascabencana yang tengah dilakukan dapat berlangsung dengan lancar dan efektif," imbuh Kemlu.

Banjir dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Tembus 390 Orang, 1400 Hilang
BN
Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Tembus 390 Orang, 1400 Hilang

Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Tembus 390 Orang, 1400 Hilang

28 Agustus 2026 07:12 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Kathmandu, Beritasatu.com – Jumlah korban tewas akibat banjir bandang yang menerjang kawasan permukiman di perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026) pagi waktu setempat terus meningkat. Otoritas Nepal dan China melaporkan, hing...

Kathmandu, Beritasatu.com – Jumlah korban tewas akibat banjir bandang yang menerjang kawasan permukiman di perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026) pagi waktu setempat terus meningkat. Otoritas Nepal dan China melaporkan, hingga Kamis (27/8/2026), korban jiwa telah mencapai lebih dari 390 orang.

Mengutip keterangan dari otoritas Nepal dan China, kantor berita Associated Press melaporkan lebih dari 1.400 orang masih hilang akibat bencana tersebut. Korban hilang berasal dari sejumlah negara. Menurut Dewan Pariwisata Nepal, dari 517 warga negara asing yang dilaporkan hilang di Nepal, sebanyak 178 orang di antaranya merupakan warga negara India.

Sementara itu, Kepala Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Tom Fletcher

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 2 3 4 ... 60 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 22

YPWIK@2026