Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 04:43 WITA online: 1
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 816 Pendidikan 417 Tekno 618 Olahraga 1407 Ekonomi 3039 Kesehatan 434 Nasional 4728 Berita Daerah 633 Gaya Hidup 69 Luar Negeri 729 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Berkat Starlink, Elon Musk Dapat Penghargaan dari Ukraina
BN
Berkat Starlink, Elon Musk Dapat Penghargaan dari Ukraina

Berkat Starlink, Elon Musk Dapat Penghargaan dari Ukraina

28 Agustus 2026 10:00 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Kyiv - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Rabu (26/8/2026) menganugerahkan Order of Freedom kepada Elon Musk. Penghargaan tersebut merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi Ukraina. Penghargaan itu diber...

Liputan6.com, Kyiv - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Rabu (26/8/2026) menganugerahkan Order of Freedom kepada Elon Musk. Penghargaan tersebut merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi Ukraina.

Penghargaan itu diberikan atas "jasa pribadi yang luar biasa" dalam melindungi kehidupan dan kebebasan manusia serta memperkuat hubungan dengan Amerika Serikat (AS).

Musk, pendiri perusahaan antariksa SpaceX, menjadi salah satu tokoh dari sektor swasta yang paling berpengaruh sekaligus kontroversial dalam perang Ukraina. Keputusannya membuka akses ke Starlink, jaringan internet satelit milik SpaceX, sangat membantu Ukraina setelah Rusia melancarkan invasi besar-besaran pada 2022.

Hingga kini, Starlink masih memegang peran penting dalam operasi militer Ukraina.

Namun,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Israel Ubah Nama Jalan-Situs Bersejarah Yerusalem, Hapus Warisan Arab
BN
Israel Ubah Nama Jalan-Situs Bersejarah Yerusalem, Hapus Warisan Arab

Israel Ubah Nama Jalan-Situs Bersejarah Yerusalem, Hapus Warisan Arab

28 Agustus 2026 09:51 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Otoritas Israel dilaporkan mengganti nama jalan, landmark, hingga situs-situs bersejarah di Kota Yerusalem. Kegubernuran Yerusalem menduga langkah tersebut untuk menghapus identitas Arab di kota itu. Berdasarkan keterangan otorita...

Otoritas Israel dilaporkan mengganti nama jalan, landmark, hingga situs-situs bersejarah di Kota Yerusalem. Kegubernuran Yerusalem menduga langkah tersebut untuk menghapus identitas Arab di kota itu.

Berdasarkan keterangan otoritas Yerusalem, Israel memasang papan bertuliskan "Gerbang Lama" usai mencopot papan bertuliskan nama asli Bab Al Amoud yang juga dikenal sebagai Gerbang Damaskus. Ini salah satu pintu masuk paling terkenal ke Kota Tua Yerusalem.

Penggantian nama terhadap gerbang, jalan, dan bangunan di Yerusalem dinilai mengancam warisan Arab, Islam, dan Kristen di kota tersebut. Pasalnya, nama-nama jalan, gerbang, dan bangunan merupakan bagian dari memori nasional, sejarah, dan budaya kota.

Kegubernuran Yerusalem menegaskan upaya Israel

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Gunung Semeru 21 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Status Masih Siaga
BN
Gunung Semeru 21 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Status Masih Siaga

Gunung Semeru 21 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Status Masih Siaga

28 Agustus 2026 09:35 MetroTVNews - Internasional Luar Negeri

Gunung Semeru 21 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Status Masih Siaga. Berita MetroTVNews kategori 21 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

Gunung Semeru 21 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Status Masih Siaga. Berita MetroTVNews kategori 21 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Nepal dan Tibet Terancam Banjir Susulan Akibat Sungai Tersumbat Material Longsor
BN
Nepal dan Tibet Terancam Banjir Susulan Akibat Sungai Tersumbat Material Longsor

Nepal dan Tibet Terancam Banjir Susulan Akibat Sungai Tersumbat Material Longsor

28 Agustus 2026 09:25 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Kathmandu - Wilayah perbatasan Nepal-Tibet menghadapi ancaman banjir susulan setelah material longsor menyumbat aliran sungai dan membentuk danau yang terus membesar. Peringatan itu muncul setelah banjir bandang dan...

Liputan6.com, Kathmandu - Wilayah perbatasan Nepal-Tibet menghadapi ancaman banjir susulan setelah material longsor menyumbat aliran sungai dan membentuk danau yang terus membesar.

Peringatan itu muncul setelah banjir bandang dan longsor menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026), menewaskan sedikitnya 392 orang. Tiga korban tewas berada di wilayah Tibet, China. Lebih dari 1.400 orang masih hilang.

Air yang tertahan di balik timbunan material dikhawatirkan dapat memicu banjir kedua jika sumbatan tidak mampu menahan tekanan.

"Karena sumbatan masih berada di bagian hulu sungai perbatasan Nepal-China, pihak berwenang memperingatkan bahwa banjir kedua dapat terjadi," kata Qianggong Zhang, kepala bidang risiko iklim dan lingkungan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
PM Jepang Curhat Kesepian Gegara Semua Kecoak di Rumah Dibasmi
BN
PM Jepang Curhat Kesepian Gegara Semua Kecoak di Rumah Dibasmi

PM Jepang Curhat Kesepian Gegara Semua Kecoak di Rumah Dibasmi

28 Agustus 2026 09:20 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengaku merasa kesepian setelah stafnya membasmi kecoak yang ditemukan berkeliaran di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo. Takaichi menceritakan pengalaman tersebut sambil menjawab beberap...

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengaku merasa kesepian setelah stafnya membasmi kecoak yang ditemukan berkeliaran di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo.

Takaichi menceritakan pengalaman tersebut sambil menjawab beberapa pertanyaan lainnya di X, Sabtu (22/8).

Curhatan soal kecoak itu bermula kala ada netizen yang bertanya: "Apakah Anda sudah bertemu dengan hantu-hantu yang konon muncul di kediaman resmi?."

Menurut Associated Press seperti dikutip People, rumah dinas PM Jepang terkenal dengan cerita horornya. Rumah itu dikabarkan dihantui oleh mereka yang meninggal selama dua upaya kudeta pada tahun 1930-an.

Takaichi kemudian mengatakan dirinya belum pernah melihat hantu di kediaman resmi perdana menteri, tetapi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Apple akan Rilis iPhone 18 Pro Series dan HP Lipat pada 9 September 2026
BN
Apple akan Rilis iPhone 18 Pro Series dan HP Lipat pada 9 September 2026

Apple akan Rilis iPhone 18 Pro Series dan HP Lipat pada 9 September 2026

28 Agustus 2026 09:14 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Apple bersiap menggelar acara besar pada September 2026 untuk memperkenalkan generasi iPhone terbarunya. Dalam acara bertajuk “Awe Dropping” atau “Surprise and shine”, Apple diperkirakan akan memperkenalkan iPhone...

TRIBUNNEWS.COM - Apple bersiap menggelar acara besar pada September 2026 untuk memperkenalkan generasi iPhone terbarunya.

Dalam acara bertajuk “Awe Dropping” atau “Surprise and shine”, Apple diperkirakan akan memperkenalkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta iPhone lipat pertamanya yang disebut-sebut bernama iPhone Ultra.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 September pukul 10.00 waktu Pasifik (PT) di Apple Park, Cupertino, California.

Informasi tersebut diungkapkan oleh Greg Joswiak, salah satu eksekutif senior Apple, dalam postingannya di X.

"Surprise and shine! It’s almost time for the #AppleEvent, on Wednesday, September 9!" tulisnya.

Logo Apple pada undangan acara tampil dengan efek cahaya yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump vs Kanada Memanas, Nama Danau Ontario Ikut Jadi Korban Perang Dagang
BN
Trump vs Kanada Memanas, Nama Danau Ontario Ikut Jadi Korban Perang Dagang

Trump vs Kanada Memanas, Nama Danau Ontario Ikut Jadi Korban Perang Dagang

28 Agustus 2026 08:54 Tribunnews - Terkurasi Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM – Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Kanada kembali memanas. Kali ini, perselisihan kedua negara tidak hanya berkaitan dengan perdagangan, tetapi juga merembet ke persoalan nama geografis. Presiden AS Donald Trump me...

TRIBUNNEWS.COM – Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Kanada kembali memanas. Kali ini, perselisihan kedua negara tidak hanya berkaitan dengan perdagangan, tetapi juga merembet ke persoalan nama geografis.

Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan pemerintah Amerika Serikat untuk mengubah nama Danau Ontario (Lake Ontario) menjadi “Lake America” dalam penggunaan resmi pemerintah federal AS.

Keputusan tersebut diumumkan Trump saat menandatangani perintah eksekutif di Ruang Oval Gedung Putih pada Kamis (27/8/2026).

Melalui perintah tersebut, Departemen Dalam Negeri AS diminta bekerja sama dengan U.S. Board on Geographic Names untuk memperbarui nama Danau Ontario dalam Geographic Names Information System (GNIS), yakni sistem

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
China Prediksi Ancaman Banjir Susulan di Nepal 3 Hari ke Depan
BN
China Prediksi Ancaman Banjir Susulan di Nepal 3 Hari ke Depan

China Prediksi Ancaman Banjir Susulan di Nepal 3 Hari ke Depan

28 Agustus 2026 08:45 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Kementerian Sumber Daya Air China mewanti-wanti potensi banjir susulan dalam tiga hari ke depan menyusul banjir bandang dan longsor yang menerjang perbatasan negara itu dan Nepal. Kementerian itu menyebut ada bendungan besar yang...

Kementerian Sumber Daya Air China mewanti-wanti potensi banjir susulan dalam tiga hari ke depan menyusul banjir bandang dan longsor yang menerjang perbatasan negara itu dan Nepal.

Kementerian itu menyebut ada bendungan besar yang terbentuk di Nepal dekat pertemuan sungai Chhochen Khola dan Purepu Tsangpo. Kedua sungai itu berhulu di Tibet dan menyatu sebelum mengalir melewati perbatasan menuju Nepal.

Di Nepal, aliran tersebut dikenal sebagai Sungai Bhotekoshi, yang merupakan anak sungai utama Sungai Trishuli. Dalam pernyataan resmi, kementerian memperingatkan danau itu sudah meluap dan bisa jebol dalam hitungan hari.

Per Kamis (27/8) pagi, volume air di danau tersebut mencapai 2 juta

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ratko Mladic, Jenderal Kejam Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara
BN
Ratko Mladic, Jenderal Kejam Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara

Ratko Mladic, Jenderal Kejam Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara

28 Agustus 2026 08:33 iNews - Internasional Luar Negeri

DEN HAAG, iNews.id -Ratko Mladic, jenderal Serbia-Bosnia yang mendalangi pembantaian Muslim Bosnia pada 1992, meninggal dunia di penjara, pada usia 84 tahun, Kamis (27/8/2026). Dia berada di balik pembasmian etnis Bosnia di Srebre...

DEN HAAG, iNews.id -Ratko Mladic, jenderal Serbia-Bosnia yang mendalangi pembantaian Muslim Bosnia pada 1992, meninggal dunia di penjara, pada usia 84 tahun, Kamis (27/8/2026). Dia berada di balik pembasmian etnis Bosnia di Srebrenica serta pengepungan Sarajevo selama perang Balkan di tahun tersebut.

Dikenal sebagai "Tukang Jagal Bosnia," Mladic dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY) atas tuduhan merencanakan pembersihan etnis terhadap penduduk non-Serbia di Bosnia pada awal 1990-an.

Pengadilan yang dibentuk oleh PBB itu menyatakan Mladic bersalah atas genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, penganiayaan, pemusnahan, pembunuhan, teror, serangan ilegal terhadap warga sipil dan penyanderaan.

Hakim ICTY yang memvonisnya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Perang Dagang AS-Kanada: Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
BN
Perang Dagang AS-Kanada: Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

Perang Dagang AS-Kanada: Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

28 Agustus 2026 08:30 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (27/8/2026) mengumumkan perubahan nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika" untuk penggunaan resmi di AS. Langkah itu diambil di tengah memanasn...

Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (27/8/2026) mengumumkan perubahan nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika" untuk penggunaan resmi di AS. Langkah itu diambil di tengah memanasnya perang dagang AS-Kanada.

Trump menetapkan perubahan nama tersebut melalui perintah eksekutif yang menginstruksikan Kementerian Dalam Negeri AS mencantumkan nama "Danau Amerika" dalam sistem penamaan geografis pemerintah.

Namun, keputusan itu hanya berlaku untuk penggunaan resmi di AS. Trump tidak memiliki kewenangan untuk memaksa Kanada menggunakan nama yang sama.

Trump sudah beberapa kali melontarkan gagasan mengganti nama Danau Ontario dalam beberapa hari terakhir. Wacana tersebut muncul setelah AS mengumumkan tarif

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang
BN
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

28 Agustus 2026 08:28 TVOneNews Luar Negeri

Jakarta, tvOnenews.com - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026) pagi waktu setempat terus bertambah.  Otoritas Nepal dan China melaporkan,...

Jakarta, tvOnenews.com - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026) pagi waktu setempat terus bertambah. 

Otoritas Nepal dan China melaporkan, hingga Jumat (28/8/2026), korban jiwa telah mencapai 392 orang.

Mengutip keterangan dari otoritas Nepal dan China, melaporkan lebih dari 1.400 orang masih hilang akibat bencana tersebut. 

Korban hilang berasal dari sejumlah negara baik Nepal maupun China. Menurut Dewan Pariwisata Nepal, dari 517 warga negara asing yang dilaporkan hilang di Nepal, sebanyak 178 orang di antaranya merupakan warga negara India.

Sementara, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Lin Jian menyebutkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sewot dengan Kanada, Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
BN
Sewot dengan Kanada, Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

Sewot dengan Kanada, Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

28 Agustus 2026 08:20 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengganti nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika", di tengah perang dagang Kanada. Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis (27/8), Trump menyatakan telah menandatangani Perintah Ek...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengganti nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika", di tengah perang dagang Kanada.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis (27/8), Trump menyatakan telah menandatangani Perintah Eksekutif yang menandai perubahan nama danau tersebut, dan menyebut perubahan itu akan berlaku "segera".

"Kami akan mengubah nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika, berlaku segera. Perubahan nama danau ini sebenarnya adalah hal yang sudah lama saya pikirkan," kata Trump kepada wartawan, seperti dilansir Reuters.

Ketika ditanya pesan apa yang ingin ia sampaikan ke Kanada lewat perubahan nama ini, Trump langsung melontarkan kritikan terkait hubungan dagang negara itu dengan AS.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 29 30 31 32 33 ... 61 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 16

YPWIK@2026