Kurator Berita YPWIK 28 Agustus 2026 17:19 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 794 Pendidikan 449 Tekno 635 Olahraga 1375 Ekonomi 3249 Kesehatan 496 Nasional 5215 Berita Daerah 746 Gaya Hidup 70 Luar Negeri 744 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
BGN Dapat Rp 240 T di 2027, 97% buat MBG
BN
BGN Dapat Rp 240 T di 2027, 97% buat MBG

BGN Dapat Rp 240 T di 2027, 97% buat MBG

28 Agustus 2026 15:40 DetikFinance Ekonomi

Badan Gizi Nasional (BGN) menerima alokasi anggaran pada 2027 sebesar Rp 240 triliun. Menurut Kepala BGN Sudaryono, sebagian besar alokasi anggaran tersebut digunakan untuk melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG). Pernyata...

Badan Gizi Nasional (BGN) menerima alokasi anggaran pada 2027 sebesar Rp 240 triliun. Menurut Kepala BGN Sudaryono, sebagian besar alokasi anggaran tersebut digunakan untuk melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG).

Pernyataan ini disampaikannya usai melakukan brainstorming dan penyamaan persepsi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beserta jajaran eselon I Kementerian Keuangan dan BGN.

"Ini kami kami sudah ada kenapa Rp 240 triliun, bagaimana rencananya, dan lain-lain. Itu kemudian kami istilahnya brainstorming dengan Pak Menkeu. Jadi Pak Menkeu juga sedikit banyak juga beliau tahu, kami juga detailnya kami tahu sehingga kami brainstorming penyamaan frekuensi dan persepsi," ujar Sudaryono di Kementerian Keuangan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BI Genjot Penyaluran Kredit Lewat Insentif KLM, Sektor Ini Jadi Sasaran
BN
BI Genjot Penyaluran Kredit Lewat Insentif KLM, Sektor Ini Jadi Sasaran

BI Genjot Penyaluran Kredit Lewat Insentif KLM, Sektor Ini Jadi Sasaran

28 Agustus 2026 15:35 DetikFinance Ekonomi

Bank Indonesia (BI) terus mendorong penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). KLM bertujuan mendorong penyaluran kredit atau pembiayaan perbankan. Direktur Departemen...

Bank Indonesia (BI) terus mendorong penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). KLM bertujuan mendorong penyaluran kredit atau pembiayaan perbankan.

Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Alexander Lubis,mengatakan KLM diarahkan untuk mendorong pembiayaan ke sejumlah sektor yang dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian.

"Terus pertanian, industri dan hilirisasi, konstruksi, real estate dan perumahan, sektor jasa termasuk ekonomi kreatif. Sektor UMKM seperti apa?Kita juga maksudkan bahwa KLM ini juga mendorong sektor UMKM, kooperasi termasuk nanti sektor-sektor inklusi berkelanjutan," kata Alexander dalam taklimat media di kantor BI, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bos Bursa Jelaskan Dampak Karhutla Kalimantan ke Bursa Karbon
BN
Bos Bursa Jelaskan Dampak Karhutla Kalimantan ke Bursa Karbon

Bos Bursa Jelaskan Dampak Karhutla Kalimantan ke Bursa Karbon

28 Agustus 2026 15:35 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) berbicara mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan terhadap perdagangan di Bursa Karbon. Kebakaran yang menimpa sejumlah wilayah Kalimantan ini dapat me...

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) berbicara mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan terhadap perdagangan di Bursa Karbon.

Kebakaran yang menimpa sejumlah wilayah Kalimantan ini dapat mengganggu ketersediaan unit karbon yang dapat diperdagangkan pada periode mendatang.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menerangkan perdagangan karbon di pasar modal menggunakan mekanisme vintage, yaitu unit karbon yang dihasilkan dalam periode tertentu. Maka demikian, kebakaran hutan dan lahan saat ini dapat berdampak terhadap ketersediaan unit karbon di masa depan.

"Tentu yang diperdagangkan di bursa ataupun ketersediaan unit karbon di SRUK (Sistem Registri Unit Karbon) itu kan adalah vintage, artinya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BEI Luncurkan Saham Hijau, 3 Emiten Perdana Masuk Daftar
BN
BEI Luncurkan Saham Hijau, 3 Emiten Perdana Masuk Daftar

BEI Luncurkan Saham Hijau, 3 Emiten Perdana Masuk Daftar

28 Agustus 2026 15:30 CNN Indonesia - Ekonomi Ekonomi

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan Penetapan Saham Berbasis Hijau atau dikenal sebagai IDX Green Equity Designation alias Saham Hijau pada Jumat (28/8). Peluncuran Saham Hijau tersebut merupakan salah satu langkah strate...

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan Penetapan Saham Berbasis Hijau atau dikenal sebagai IDX Green Equity Designation alias Saham Hijau pada Jumat (28/8).

Peluncuran Saham Hijau tersebut merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan di pasar modal Indonesia.

Direktur BEI Jeffrey Hendrik menerangkan lewat Saham Hijau, BEI memberikan penetapan khusus kepada saham Perusahaan Tercatat yang memenuhi kriteria aktivitas ekonomi hijau dan/atau transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Jeffrey menyebut penetapan ini diharapkan dapat memberikan visibilitas yang lebih kuat bagi perusahaan sekaligus menyediakan informasi yang lebih terstruktur, terukur, transparan, dan terverifikasi secara independen bagi investor.

Pada peluncuran perdana Saham

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Harga Pangan Hari Ini 28 Agustus 2026: Beras dan Gula Stabil
BN
Harga Pangan Hari Ini 28 Agustus 2026: Beras dan Gula Stabil

Harga Pangan Hari Ini 28 Agustus 2026: Beras dan Gula Stabil

28 Agustus 2026 15:30 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Berdasarkan pantauan harga pangan di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Jumat (28/8/2026), harga beberapa komoditas, seperti beras, minyak, dan gula terpantau stabil. Sebagai conto...

Liputan6.com, Jakarta - Berdasarkan pantauan harga pangan di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Jumat (28/8/2026), harga beberapa komoditas, seperti beras, minyak, dan gula terpantau stabil. Sebagai contoh, beras kualitas super tipe I dijual seharga Rp 17.150 per kilogram (kg), sedangkan kualitas medium tipe I dijual Rp 16.350 per kg, dan kualitas bawah tipe I dijual Rp 14.850 per kg.

Sementara itu, harga minyak dan gula juga masih terlihat stabil. Gula pasir kualitas premium diberi harga Rp 20.250 kg, dan gula pasir lokal dipasarkan seharga Rp 19.050 per kg. Selain itu, harga minyak curah kini berada di angka

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
HGII Raih Status Saham Hijau BEI, Bidik "Green Financing"
BN
HGII Raih Status Saham Hijau BEI, Bidik "Green Financing"

HGII Raih Status Saham Hijau BEI, Bidik "Green Financing"

28 Agustus 2026 15:30 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Emiten energi terbarukan PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi memperoleh Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation dari Bursa Efek Indonesia (BEI). HGII menjadi satu dari hanya tiga perusahaan tercatat yang memperoleh penetapan tersebut dalam peluncuran perdana kebijakan saham berbasis hijau BEI. HGII termas...

JAKARTA, KOMPAS.com - Emiten energi terbarukan PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi memperoleh Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

HGII menjadi satu dari hanya tiga perusahaan tercatat yang memperoleh penetapan tersebut dalam peluncuran perdana kebijakan saham berbasis hijau BEI.

HGII termasuk emiten yang kegiatan usahanya berkontribusi terhadap aktivitas ekonomi hijau atau transisi sekaligus memenuhi persyaratan keuangan dan keterbukaan yang ditetapkan BEI.

Kebijakan Penetapan Saham Berbasis Hijau BEI tersebut merujuk pada Green Equity Principles dari World Federation of Exchanges (WFE) serta Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Trump "Aneh-Aneh" Lagi, Mendadak Ubah Nama Danau Ontario
BN
Trump "Aneh-Aneh" Lagi, Mendadak Ubah Nama Danau Ontario

Trump "Aneh-Aneh" Lagi, Mendadak Ubah Nama Danau Ontario

28 Agustus 2026 15:30 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mengganti nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika". Langkah tersebut diambil di tengah kembali memanasnya perang dagang...

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mengganti nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika". Langkah tersebut diambil di tengah kembali memanasnya perang dagang AS-Kanada.

"Kami akan mengubah nama Danau Ontario, efektif segera, menjadi Danau Amerika," kata Trump di Oval Office, Kamis (27/8/2026), seperti dikutip CNBC International.

Langkah tersebut memicu penolakan dari Kanada yang menegaskan akan tetap menggunakan nama Danau Ontario.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan negaranya tidak akan mengakui perubahan nama tersebut.

"Orang Kanada juga tahu bahwa menamai realitas berarti menyebutnya Danau Ontario - dulu, sekarang, dan selalu," tulis Carney melalui X.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ekonom Nilai DSI Bisa Perkuat Pengawasan Ekspor Indonesia
BN
Ekonom Nilai DSI Bisa Perkuat Pengawasan Ekspor Indonesia

Ekonom Nilai DSI Bisa Perkuat Pengawasan Ekspor Indonesia

28 Agustus 2026 15:30 Republika - Ekonomi Ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Peneliti Nagara Institute Edi Sewandono menilai PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memiliki peluang strategis untuk memperkuat pengawasan ekspor sekaligus menutup celah kebocoran kekayaan negara. Me...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Peneliti Nagara Institute Edi Sewandono menilai PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memiliki peluang strategis untuk memperkuat pengawasan ekspor sekaligus menutup celah kebocoran kekayaan negara. Menurutnya, penguatan tata kelola perlu didukung integrasi data, teknologi, serta mekanisme pengawasan yang mampu memastikan transaksi ekspor berjalan transparan.

Pandangan tersebut disampaikan Edi dalam Round Table Discussion (RTD) Nagara Institute-Akbar Faizal Uncensored (AFU) di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/8/2026).

“Terdapat kesenjangan antara besarnya kontribusi ekspor Indonesia dengan penerimaan keuangan negara yang masih kecil,” ujar Edi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurut Edi, sebelum adanya DSI, eksportir dapat berhubungan langsung dengan pembeli

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pendanaan karbon pacu kemandirian Kelompok Tani Peduli Api di Kaltim
BN
Pendanaan karbon pacu kemandirian Kelompok Tani Peduli Api di Kaltim

Pendanaan karbon pacu kemandirian Kelompok Tani Peduli Api di Kaltim

28 Agustus 2026 15:29 Antara - Terkini Ekonomi

Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah memonitor pendanaan insentif karbon terbukti telah memacu kemandirian ekonomi Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) sebagai garda terdepan pencegahan kebak...

Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah memonitor pendanaan insentif karbon terbukti telah memacu kemandirian ekonomi Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) sebagai garda terdepan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

"Penyaluran dana insentif karbon ini merupakan wujud apresiasi nyata dari pemerintah atas dedikasi masyarakat desa dalam menjaga kelestarian lingkungan," kata Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan Dinas Perkebunan Kaltim Asimirilda di Samarinda, Jumat.

Pendanaan apresiasi sebesar Rp70 juta tersebut bersumber langsung dari program berkelanjutan Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF). Ada 10 KTPA yang telah diberikan pendanaan pada tahun 2024, dan terus diperluas hingga 171 KTPA pada anggaran 2026-2027.

Pendanaan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ramai Data Desil Tak Sesuai 'Isi Kantong', Luhut: Akan Diperbaiki dengan AI
BN
Ramai Data Desil Tak Sesuai 'Isi Kantong', Luhut: Akan Diperbaiki dengan AI

Ramai Data Desil Tak Sesuai 'Isi Kantong', Luhut: Akan Diperbaiki dengan AI

28 Agustus 2026 15:27 DetikFinance Ekonomi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait persoalan kategori desil masyarakat yang dinilai banyak tidak sesuai dengan kondisi perekonomiannya saat ini. Menurut Luhut data ini akan terus diperbai...

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait persoalan kategori desil masyarakat yang dinilai banyak tidak sesuai dengan kondisi perekonomiannya saat ini. Menurut Luhut data ini akan terus diperbaiki dengan bantuan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

"Kita akan terus perbaiki nanti dengan AI ini. Karena pertukaran data antar Kementerian dan Lembaga itu jalan, mestinya nanti akan diperbaiki," kata Luhut saat ditemui di acara Jakarta Investment Festival 2026, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).

Sebab menurut Luhut digitalisasi dan bantuan AI dapat menghubungkan data-data milik seluruh Kementerian/Lembaga hingga pemerintah daerah. Dengan begitu proses pembagian kategori atau kelompok desil masyarakat bisa lebih

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kisah Narsun, BRILink Agen yang Bantu Lindungi 7 Ribu Pekerja Informal
BN
Kisah Narsun, BRILink Agen yang Bantu Lindungi 7 Ribu Pekerja Informal

Kisah Narsun, BRILink Agen yang Bantu Lindungi 7 Ribu Pekerja Informal

28 Agustus 2026 15:26 CNN Indonesia - Ekonomi Ekonomi

Seorang BRILink Agen di Bandung, Narsun, menerima kunci mobil dari jajaran pimpinan BRI dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai apresiasi keberhasilan mendaftarkan lebih dari 7 ribu pekerja informal sebagai peserta program jaminan sosial...

Seorang BRILink Agen di Bandung, Narsun, menerima kunci mobil dari jajaran pimpinan BRI dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai apresiasi keberhasilan mendaftarkan lebih dari 7 ribu pekerja informal sebagai peserta program jaminan sosial.

Memulai perjalanan sebagai pengusaha konter pulsa sejak 2007, Narsun mengaku tak pernah membayangkan kesuksesan ini. Kesempatan menghampirinya ketika Mantri BRI bernama Robi mengunjungi konter pulsa Narsun pada 2014, menawarkan kesempatan menjadi BRILink Agen dengan konsep layanan perbankan berbasis keagenan yang saat itu masih asing bagi sebagian masyarakat.

Didampingi langsung oleh Robi, Narsun kemudian mendaftarkan diri sebagai BRILink Agen melalui BRI Unit Bandung Naripan. Pada awalnya, ia mengaku belum sepenuhnya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
PM Jepang Janji Kembalikan Pajak Konsumsi Pangan Menjadi 8 Persen Setelah Dua Tahun
BN
PM Jepang Janji Kembalikan Pajak Konsumsi Pangan Menjadi 8 Persen Setelah Dua Tahun

PM Jepang Janji Kembalikan Pajak Konsumsi Pangan Menjadi 8 Persen Setelah Dua Tahun

28 Agustus 2026 15:26 Tribunnews - Terkurasi Ekonomi

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menegaskan pemerintahannya akan berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan disiplin fiskal....

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menegaskan pemerintahannya akan berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan disiplin fiskal.

Dalam wawancara eksklusif dengan Yomiuri Shimbun di Kantor Perdana Menteri Jepang, Kamis (27/8/2026), Takaichi mengatakan keberlanjutan fiskal tidak dapat dipertahankan tanpa pertumbuhan ekonomi.

Melalui kebijakan andalannya yang disebut kebijakan fiskal proaktif yang bertanggung jawab, pemerintah akan mendorong investasi domestik sekaligus menjaga kondisi keuangan negara.

“Ini bukan pilihan antara pertumbuhan dan disiplin fiskal. Makna ‘bertanggung jawab’ adalah mewujudkan keduanya,” kata Takaichi.

Dalam penyusunan anggaran tahun fiskal 2027, pemerintah berencana mengalokasikan anggaran tanpa ragu-ragu untuk kebijakan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 5 6 7 8 9 ... 271 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 31

YPWIK@2026