Kurator Berita YPWIK 27 Agustus 2026 08:05 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 728 Pendidikan 395 Tekno 485 Olahraga 1384 Ekonomi 2556 Kesehatan 417 Nasional 4494 Berita Daerah 650 Gaya Hidup 70 Luar Negeri 644 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Motor brebet saat digas? Ini penyebab dan cara mengatasinya
BN
Motor brebet saat digas? Ini penyebab dan cara mengatasinya

Motor brebet saat digas? Ini penyebab dan cara mengatasinya

27 Agustus 2026 08:03 Antara - Terkini Ekonomi

Jakarta (ANTARA) - Motor yang terasa brebet saat digas biasanya ditandai dengan mesin tersendat, kehilangan tenaga atau respons gas yang tidak mulus. Kondisi ini dapat berkaitan dengan sistem pengapian, bahan bakar hingga aliran u...

Jakarta (ANTARA) - Motor yang terasa brebet saat digas biasanya ditandai dengan mesin tersendat, kehilangan tenaga atau respons gas yang tidak mulus. Kondisi ini dapat berkaitan dengan sistem pengapian, bahan bakar hingga aliran udara ke mesin.

Secara umum, proses pembakaran mesin membutuhkan pasokan udara dan bahan bakar yang sesuai serta percikan api yang kuat. Ketika salah satu komponen tersebut bermasalah, pembakaran dapat terganggu dan motor terasa brebet saat berakselerasi.

Berikut sejumlah penyebab yang perlu diperiksa ketika motor mulai brebet.

Busi berfungsi menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar. Jika busi kotor atau sudah aus,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Penyebab dan Jumlah Korban Terbaru Banjir Bandang Nepal-Tibet
BN
Penyebab dan Jumlah Korban Terbaru Banjir Bandang Nepal-Tibet

Penyebab dan Jumlah Korban Terbaru Banjir Bandang Nepal-Tibet

27 Agustus 2026 08:00 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Banjir bandang yang menerjang kawasan pegunungan di perbatasan Nepal dan Tibet, China, pada Rabu (26/8/2026) menewaskan sedikitnya 157 orang. Besarnya kerusakan membuat otoritas di kedua sisi perbatasan m...

Jakarta, CNBC Indonesia - Banjir bandang yang menerjang kawasan pegunungan di perbatasan Nepal dan Tibet, China, pada Rabu (26/8/2026) menewaskan sedikitnya 157 orang. Besarnya kerusakan membuat otoritas di kedua sisi perbatasan memperkirakan jumlah korban masih akan bertambah secara signifikan.

Bencana tersebut terjadi setelah bagian bawah gletser di kawasan Himalaya runtuh dan menghantam lembah. Longsoran es dan batu kemudian meluncur ke Sungai Lhende Khola yang membentang di sepanjang wilayah pegunungan perbatasan Nepal-Tibet.

Berikut fakta-fakta mengenai penyebab bencana, jumlah korban, serta kondisi terkini di lokasi sebagaimana dikutip dari Reuters.

Pada Rabu pagi, bagian bawah sebuah gletser di Himalaya dilaporkan runtuh dan jatuh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prabowo Tambah Anggaran PPATK Lebih dari 100 Persen Jadi Rp769,8 miliar di 2027
BN
Prabowo Tambah Anggaran PPATK Lebih dari 100 Persen Jadi Rp769,8 miliar di 2027

Prabowo Tambah Anggaran PPATK Lebih dari 100 Persen Jadi Rp769,8 miliar di 2027

27 Agustus 2026 08:00 IDX Channel - News Ekonomi

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto meningkatkan anggaran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) lebih dari 100 persen demi memperkuat fungsi intelijen keuangan dan memberantas berbagai tindak pidana. Kepala PP...

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto meningkatkan anggaran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) lebih dari 100 persen demi memperkuat fungsi intelijen keuangan dan memberantas berbagai tindak pidana.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan dukungan Presiden Prabowo menjadi momentum penting bagi penguatan lembaga dalam mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang (TPPU), tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT), serta berbagai kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat.

Menurut Ivan, penguatan tersebut salah satunya dilakukan melalui peningkatan kapasitas kelembagaan. Atas arahan langsung Presiden Prabowo, anggaran PPATK bertambah lebih dari 100 persen.

Dalam Rincian Anggaran dan Usulan Terbaru Pagu Indikatif 2027, pemerintah menetapkan pagu indikatif

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Destry Jamin BI Tetap Independen
BN
Destry Jamin BI Tetap Independen

Destry Jamin BI Tetap Independen

27 Agustus 2026 07:55 DetikFinance Ekonomi

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menjamin independensi lembaga moneter meski sinergi dengan pemerintah diperkuat. Hal tersebut ia tegaskan dalam uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi XI DPR di Kompleks Pa...

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menjamin independensi lembaga moneter meski sinergi dengan pemerintah diperkuat. Hal tersebut ia tegaskan dalam uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Penguatan sinergi menjadi salah satu agenda utama BI yang akan dijalankan Destry jika resmi terpilih sebagai Gubernur BI. Namun pada praktiknya, ia menegaskan sinergi ini tidak akan mengurangi kredibilitas dan independensi BI ke depan.

"Saya ingin tekankan di sini bahwa kata-kata sinergi ini tidak berarti juga mengurangi kredibilitas dan juga independensi dari Bank Indonesia dalam menjalankan tugas-tugasnya," ungkap Destry dalam Fit and Proper Test

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
IHSG Diproyeksi Melemah Terbatas, Investor Wait and See Jelang Demo Jakarta
BN
IHSG Diproyeksi Melemah Terbatas, Investor Wait and See Jelang Demo Jakarta

IHSG Diproyeksi Melemah Terbatas, Investor Wait and See Jelang Demo Jakarta

27 Agustus 2026 07:54 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Kamis (27/8/2026), setelah sehari sebelumnya anjlok 1,48 persen ke level 6.405. Pada penutupan perdagangan Rabu, IHSG berada di zona merah dengan pelemahan 95,98 poin atau 1,48 persen ke level 6.405. Pelemahan dipimpin sektor transportasi dan logi...

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Kamis (27/8/2026), setelah sehari sebelumnya anjlok 1,48 persen ke level 6.405.

Pada penutupan perdagangan Rabu, IHSG berada di zona merah dengan pelemahan 95,98 poin atau 1,48 persen ke level 6.405.

Pelemahan dipimpin sektor transportasi dan logistik yang turun 4,15 persen.

Pelaku pasar diperkirakan cenderung wait and see di tengah kekhawatiran terhadap aksi demonstrasi di Jakarta serta menanti sejumlah data ekonomi AS dan pidato pejabat The Fed.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, secara teknikal IHSG berpotensi melemah terbatas dengan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pemerintah Bakal Atur Pembelian LPG 3 Kg Berdasarkan Desil
BN
Pemerintah Bakal Atur Pembelian LPG 3 Kg Berdasarkan Desil

Pemerintah Bakal Atur Pembelian LPG 3 Kg Berdasarkan Desil

27 Agustus 2026 07:45 CNN Indonesia - Ekonomi Ekonomi

Pemerintah bakal mengatur pembelian gas bersubsidi atau LPG 3 Kg berdasarkan kelompok desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kementerian ESDM menyebut kebijakan pengetatan pembelian LPG 3 Kg berdasarkan desi...

Pemerintah bakal mengatur pembelian gas bersubsidi atau LPG 3 Kg berdasarkan kelompok desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kementerian ESDM menyebut kebijakan pengetatan pembelian LPG 3 Kg berdasarkan desil tersebut dilakukan untuk memastikan subsidi gas lebih tepat sasaran.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan pengaturan berdasarkan desil tidak hanya akan diterapkan untuk penyaluran bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga LPG.

"Desil-desilnya nanti akan diatur tuh yang LPG, bukan hanya yang BBM ya, LPG juga," ujar Laode usai rapat dengan Komisi XII DPR RI, Rabu (26/8).

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah mendorong

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wall Street Ditutup Flat, Investor Cermati Inflasi Jelang Laporan Nvidia
BN
Wall Street Ditutup Flat, Investor Cermati Inflasi Jelang Laporan Nvidia

Wall Street Ditutup Flat, Investor Cermati Inflasi Jelang Laporan Nvidia

27 Agustus 2026 07:44 Kompas - Money Ekonomi

NEW YORK, KOMPAS.com - Indeks S&P 500 relatif tidak berubah pada perdagangan Rabu (26/8/2026) waktu setempat setelah data terbaru menunjukkan inflasi masih berada di level tinggi. Mengutip CNBC, Indeks pasar yang mencakup saham-saham berkapitalisasi besar tersebut ditutup hampir datar di level 7.675,70. Sementara itu, Nasdaq Composite turun 0,08 persen ke 26...

NEW YORK, KOMPAS.com - Indeks S&P 500 relatif tidak berubah pada perdagangan Rabu (26/8/2026) waktu setempat setelah data terbaru menunjukkan inflasi masih berada di level tinggi.

Mengutip CNBC, Indeks pasar yang mencakup saham-saham berkapitalisasi besar tersebut ditutup hampir datar di level 7.675,70.

Sementara itu, Nasdaq Composite turun 0,08 persen ke 26.130,20.

Dow Jones Industrial Average melemah 113,52 poin atau 0,21 persen menjadi 53.463,88.

Saham Meta menguat 1 persen setelah perusahaan mencapai kesepakatan dengan jaksa agung sejumlah negara bagian terkait gugatan yang menuduh aplikasi media sosialnya berdampak buruk terhadap pengguna berusia muda.

Indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE), laporan bulanan yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sosok Pentolan Demo 27 Agustus: Botok dari Pati dan Kasno dari Depok
BN
Sosok Pentolan Demo 27 Agustus: Botok dari Pati dan Kasno dari Depok

Sosok Pentolan Demo 27 Agustus: Botok dari Pati dan Kasno dari Depok

27 Agustus 2026 07:43 Tribunnews - Terkurasi Ekonomi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siap-siap aksi demo 27 Agustus yang ramai disorot publik bakal berlangsung hari ini, Kamis. Ibu Kota Jakarta dipastikan kebanjiran pendemo dan berdampak pada kemacetan arus lalu lintas. Demo 27 Agustus 20...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siap-siap aksi demo 27 Agustus yang ramai disorot publik bakal berlangsung hari ini, Kamis.

Ibu Kota Jakarta dipastikan kebanjiran pendemo dan berdampak pada kemacetan arus lalu lintas.

Demo 27 Agustus 2026 ini bakal dipusatkan di DPR RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto No 1 Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Terdata ada empat kelompok yang bakal turun aksi, mereka yakni

Masing-masing kelompok membawa agenda dan tuntutan yang berbeda.

Dari empat kelompok pengunjuk rasa ini, ada dua nama yang menyita perhatian publik yakni Supriyono alias Botok dan Kasno.

Sosok Supriyono alias Botok, koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), mendadak jadi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Tembus 8,6 Juta Ton pada 2026
BN
Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Tembus 8,6 Juta Ton pada 2026

Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Tembus 8,6 Juta Ton pada 2026

27 Agustus 2026 07:42 BeritaSatu - Ekonomi Ekonomi

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan konsumsi LPG 3 kg pada 2026 mencapai 8,6 juta ton. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kuota yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar 8...

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan konsumsi LPG 3 kg pada 2026 mencapai 8,6 juta ton. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kuota yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar 8 juta ton.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, proyeksi konsumsi tersebut menunjukkan kebutuhan LPG 3 kg terus meningkat.

“Untuk tahun 2026 ini memang prognosanya itu sebesar 8,6 juta ton,” ujar Laode dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (26/8/2026).

Hingga Juli 2026, realisasi penyaluran LPG 3 kg telah mencapai 5,05 juta ton dari kuota yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Harga Minyak Dunia Turun, Investor Pantau Pembicaraan Iran-Oman soal Selat Hormuz
BN
Harga Minyak Dunia Turun, Investor Pantau Pembicaraan Iran-Oman soal Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Turun, Investor Pantau Pembicaraan Iran-Oman soal Selat Hormuz

27 Agustus 2026 07:41 Kompas - Money Ekonomi

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak dunia turun tipis pada akhir perdagangan Rabu (26/8/2026) waktu setempat atau Kamis (27/8/2026) pagi WIB. Penurunan terjadi di tengah investor memantau pembicaraan Iran dan Oman mengenai Selat Hormuz serta data persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang naik lebih rendah dari perkiraan. Mengutip Reuters, harga miny...

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak dunia turun tipis pada akhir perdagangan Rabu (26/8/2026) waktu setempat atau Kamis (27/8/2026) pagi WIB.

Penurunan terjadi di tengah investor memantau pembicaraan Iran dan Oman mengenai Selat Hormuz serta data persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang naik lebih rendah dari perkiraan.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent turun 74 sen atau 0,84 persen menjadi 87,84 dollar AS per barrel.

Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 13 sen atau 0,16 persen menjadi 82,23 dollar AS per barrel.

Dalam perdagangan Rabu, kedua harga acuan minyak tersebut sempat turun ke level terendah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Purbaya Sebut BNPB Punya Rp 5 Triliun untuk Bencana, Anggaran Karhutla Bisa Ditambah
BN
Purbaya Sebut BNPB Punya Rp 5 Triliun untuk Bencana, Anggaran Karhutla Bisa Ditambah

Purbaya Sebut BNPB Punya Rp 5 Triliun untuk Bencana, Anggaran Karhutla Bisa Ditambah

27 Agustus 2026 07:37 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah siap menyediakan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk di Kalimantan. Purbaya mengatakan, kebutuhan anggaran penanganan karhutla saat ini masih menunggu pengajuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pasalnya, pemerintah...

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah siap menyediakan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk di Kalimantan.

Purbaya mengatakan, kebutuhan anggaran penanganan karhutla saat ini masih menunggu pengajuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pasalnya, pemerintah menyalurkan anggaran penanganan bencana melalui BNPB.

Sementara itu, BNPB masih melakukan asesmen untuk menghitung kebutuhan anggaran secara keseluruhan.

"Belum, belum minta. Tapi kita sediain... kan mereka punya Rp 5 triliun. Kalau kurang ya kita tambah nanti," kata Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).

Menurut Purbaya, anggaran sekitar Rp 5 triliun yang dimiliki BNPB

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 27 Agustus 2026: Galeri 24 dan UBS
BN
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 27 Agustus 2026: Galeri 24 dan UBS

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 27 Agustus 2026: Galeri 24 dan UBS

27 Agustus 2026 07:36 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com – Harga emas hari ini di Pegadaian, Kamis (27/8/2026), terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan pada Rabu (26/8/2026) siang. Berdasarkan data terbaru Pegadaian, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram masih dibanderol Rp 2.710.000 per gram. Harga emas Antam ukuran 1 gram juga tetap berada di level Rp 2.792.000 per gram. Sem...

JAKARTA, KOMPAS.com – Harga emas hari ini di Pegadaian, Kamis (27/8/2026), terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan pada Rabu (26/8/2026) siang.

Berdasarkan data terbaru Pegadaian, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram masih dibanderol Rp 2.710.000 per gram.

Harga emas Antam ukuran 1 gram juga tetap berada di level Rp 2.792.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS ukuran 1 gram masih Rp 2.774.000 per gram.

Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali emas di Pegadaian juga tidak mengalami perubahan.

Harga buyback emas Galeri 24 ukuran 1 gram tetap Rp 2.559.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
1 2 3 ... 213 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 2

YPWIK@2026