Ekonom UGM Nilai DSI Bangun Integrasi Data Ekspor, Bisa Optimalisasi Nilai Capai 5 Miliar Dollar AS
JAKARTA, KOMPAS.com — Integrasi data ekspor hingga tingkat transaksi yang mulai dibangun PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI dinilai berpotensi memperkuat kemampuan Indonesia membaca alur perdagangan. Integrasi ini juga dinilai bisa membantu mengoptimalkan nilai ekonomi komoditas strategis. Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Eddy Junarsin...
JAKARTA, KOMPAS.com — Integrasi data ekspor hingga tingkat transaksi yang mulai dibangun PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI dinilai berpotensi memperkuat kemampuan Indonesia membaca alur perdagangan. Integrasi ini juga dinilai bisa membantu mengoptimalkan nilai ekonomi komoditas strategis.
Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Eddy Junarsin mengatakan, visibilitas perdagangan semakin penting di tengah tekanan terhadap kinerja ekspor dan meningkatnya ketidakpastian global.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit 1,61 miliar dollar AS pada Mei 2026. Kondisi ini mengakhiri tren surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Pada Juni 2026, neraca perdagangan kembali mencatat defisit sebesar