Bahlil Buka Suara Soal Potensi Pembengkakan Subsidi Energi
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengibaratkan fluktuasi harga minyak dunia bagaikan penyakit malaria. Atas dasar itu, ia menyebut adanya potensi pembengkakan beban subsidi e...
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengibaratkan fluktuasi harga minyak dunia bagaikan penyakit malaria. Atas dasar itu, ia menyebut adanya potensi pembengkakan beban subsidi energi Indonesia.
Bahlil menjelaskan bahwa analogi tersebut bukan tanpa alasan. Dinamika geopolitik di Timur Tengah serta ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi memicu ketidakpastian harga minyak dunia.
“Kondisi global dan konflik yang terjadi masih sulit diprediksi kapan berakhirnya. Saya menganalogikan harga minyak dunia ini seperti penyakit malaria: pagi terasa sembuh, sore bisa kambuh lagi. Jadi, kita tidak pernah tahu pasti,” ujar Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII