Mencegah Bonus Demografi Jadi Bonus Pengangguran
ARTIKEL ini ditulis sebagai refleksi atas dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, terutama terkait salah satu janji politik Wapres Gibran yang paling ambisius dan paling mudah diingat publik, yakni penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan. Dalam politik demokratis, janji kampanye bukan sekadar retorika elektoral untuk memenangkan suara, melai...
ARTIKEL ini ditulis sebagai refleksi atas dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, terutama terkait salah satu janji politik Wapres Gibran yang paling ambisius dan paling mudah diingat publik, yakni penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan.
Dalam politik demokratis, janji kampanye bukan sekadar retorika elektoral untuk memenangkan suara, melainkan kontrak moral yang membangun legitimasi pemerintahan.
Karena itu, ketika janji tersebut belum sepenuhnya terwujud dalam pengalaman nyata masyarakat, konsekuensinya bukan hanya persoalan statistik ekonomi, melainkan menyangkut kepercayaan publik terhadap negara.
Dalam konteks itulah, antrean panjang para pencari kerja (Kompas.com, 22 Oktober 2026) pada job fair di Jakarta menjadi lebih dari sekadar peristiwa biasa.