Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan lakukan ekspedisi perairan Indonesia selama 200 hari, yang rencananya berlangsung pada 2026-2028. Ekspedisi tersebut akan menjelajahi zona megathrust, Flores thrust, kompleks gunung bawah laut, hingga zona tumbukan di Indonesia bagian timur. Ekspedisi ini dilakukan dalam rangka mengungkap potensi sumber daya dan mendapatkan data penting terkait kebencanaan.
Agenda ini dilakukan melalui skema Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Invitasi Strategis 2026 dalam program Ekspedisi dan Eksplorasi Keanekaragaman Hayati dan Geologi Maritim Perairan Indonesia. Program tersebut disusun untuk memperluas penelitian di wilayah laut dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia yang sampai sekarang belum semuanya