Muhammadiyah soal Karhutla Kalbar: Bukan Alam, Tapi Bencana Ekologis
Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat (Kalbar) menilai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalbar merupakan bencana ekologis, bukan semata-mata bencana alam. Sehingga menurut Muha...
Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat (Kalbar) menilai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalbar merupakan bencana ekologis, bukan semata-mata bencana alam.
Sehingga menurut Muhammadiyah, penanganannya harus mengedepankan respons cepat, pencegahan yang kuat, disertai penegakan hukum.
"Karhutla Kalimantan Barat 2026 adalah bencana ekologis dan bukan semata-mata bencana alam," kata Ketua Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat M. Hermayani Putera mengutip Antara, Selasa (2/9).
Hermayani mengatakan krisis karhutla diperbesar oleh kerentanan ekosistem gambut, tata guna lahan yang dinilai belum dikelola secara optimal, serta lemahnya pencegahan dan mitigasi.
Menurut dia, eskalasi kebakaran, khususnya di kawasan gambut,