Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo Picu Trauma Santri dan Ustazah
SUKOHARJO — Penggerebekan dan penggeledahan Pondok Pesantren (Ponpes) Hamalatul Quran di Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), oleh aparat kepolisian, menorehkan trauma pada para santriwati yang masih berusia anak....
SUKOHARJO — Penggerebekan dan penggeledahan Pondok Pesantren (Ponpes) Hamalatul Quran di Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), oleh aparat kepolisian, menorehkan trauma pada para santriwati yang masih berusia anak. Todongan senjata dan interogasi intimidatif harus mereka hadapi, bahkan sempat tanpa pendampingan.
Sekretaris Ponpes Hamalatul Quran, Diyana Indah Sari, aparat kepolisian dari Polda Jateng dan Polres Sukoharjo menggerebek ponpesnya pada Selasa (27/10/2026), sekitar pukul 03.20 WIB. “Mereka datang tanpa ada komunikasi baik-baik dulu. Jadi mereka mengetuk pintu, langsung mendobrak masuk,” ucapnya ketika diwawancara Republika, Ahad (1/11/2026).
Dia mengungkapkan, personel yang melakukan pendobrakan dan merangsek masuk ke ruangan adalah Brimob. “Waktu itu