Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 23:39 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 853 Pendidikan 419 Tekno 579 Olahraga 1435 Ekonomi 2997 Kesehatan 432 Nasional 4656 Berita Daerah 669 Gaya Hidup 67 Luar Negeri 744 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Mencari Dalang Jerebu: Korporasi Jahat, Ketidakarifan Lokal, dan Disfungsi Hukum
BN
Mencari Dalang Jerebu: Korporasi Jahat, Ketidakarifan Lokal, dan Disfungsi Hukum

Mencari Dalang Jerebu: Korporasi Jahat, Ketidakarifan Lokal, dan Disfungsi Hukum

27 Agustus 2026 16:00 Kompas - Nasional Nasional

“ITU salah siapa? Salah gue ... salah temen-temen gue, salah siapa gue tanya?“ Dialog ikonik antara Dian Sastro (Cinta) dan Nicholas Saputra (Rangga) dalam film Ada Apa dengan Cinta (2002) di atas seperti mewakili kesulitan penegakan hukum dalam mendakwa dalang pencipta jerebu di Kalimantan maupun Sumatera yang kerap muncul pada musim kemarau setiap tahun. J...

“ITU salah siapa? Salah gue ... salah temen-temen gue, salah siapa gue tanya?“

Dialog ikonik antara Dian Sastro (Cinta) dan Nicholas Saputra (Rangga) dalam film Ada Apa dengan Cinta (2002) di atas seperti mewakili kesulitan penegakan hukum dalam mendakwa dalang pencipta jerebu di Kalimantan maupun Sumatera yang kerap muncul pada musim kemarau setiap tahun.

Jerebu merupakan kondisi ketika udara dipenuhi partikel kecil seperti asap, debu, dan polutan sehingga jarak pandang menjadi berkurang dan udara terlihat seperti berkabut.

Istilah jerebu banyak digunakan di kawasan Asia Tenggara, terutama ketika terjadi peningkatan asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Istilah lain dari jerebu adalah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
DPR Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api, Tapi Perkuat Pencegahannya
BN
DPR Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api, Tapi Perkuat Pencegahannya

DPR Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api, Tapi Perkuat Pencegahannya

27 Agustus 2026 15:59 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - DPR RI meminta agar penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Pemerintah dinilai perlu memperkuat langkah antisipasi dan pencegahan karhutla. Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, DPR meminta pemerintah melakukan antisipasi dan langkah yang lebih efektif, termasuk penanganan terhadap dampa...

JAKARTA, KOMPAS.com - DPR RI meminta agar penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Pemerintah dinilai perlu memperkuat langkah antisipasi dan pencegahan karhutla.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, DPR meminta pemerintah melakukan antisipasi dan langkah yang lebih efektif, termasuk penanganan terhadap dampak ke masyarakat setelah karhutla tertangani

"Karena bukan hanya saat ini saja atau kebakaran ini saja, namun nanti pasca sesudah kebakarannya itu apa yang akan dilakukan terkait kesehatan, pendidikan anak-anak, dan rehabilitasi bukan hanya hutannya, tapi tempat yang terdampak oleh kebakaran tersebut," ujar Puan kepada wartawan di Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026).

Sejalan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bantah Ucapan Ketum Projo Budie Arie, Kawendra: Analogi Patahan Sejarah Soal Pemerintah Ahistoris
BN
Bantah Ucapan Ketum Projo Budie Arie, Kawendra: Analogi Patahan Sejarah Soal Pemerintah Ahistoris

Bantah Ucapan Ketum Projo Budie Arie, Kawendra: Analogi Patahan Sejarah Soal Pemerintah Ahistoris

27 Agustus 2026 15:59 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota DPR RI sekaligus Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menilai analogi "patahan sejarah" yang dikaitkan dengan kemungkinan percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029 sebagai analisis...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota DPR RI sekaligus Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menilai analogi "patahan sejarah" yang dikaitkan dengan kemungkinan percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029 sebagai analisis yang ahistoris. Kawendra menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah sehingga dia bersama Partai Gerindra akan tetap fokus mengawal pemerintahan hingga menjalankan program-programnya.

“Pemerintahan Presiden Prabowo berdiri di atas fondasi konstitusi dan mandat rakyat yang sah. Analogi 'patahan sejarah' yang mempercepat usianya pemerintahan adalah bentuk analisis latar yang ahistoris," kata Kawendra dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Kawendra merespons pernyataan Ketua Umum Projo Budi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Aan Pembunuh Sekeluarga di Palu Jalani Prarekonstruksi Usai Ditangkap
BN
Aan Pembunuh Sekeluarga di Palu Jalani Prarekonstruksi Usai Ditangkap

Aan Pembunuh Sekeluarga di Palu Jalani Prarekonstruksi Usai Ditangkap

27 Agustus 2026 15:57 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Pria bernama Aan Kurniawan (31) menjalani prarekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Prarekonstruksi digelar sehari setelah Aan ditangkap. Prarekonstruksi digelar oleh Polresta Palu di...

Pria bernama Aan Kurniawan (31) menjalani prarekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Prarekonstruksi digelar sehari setelah Aan ditangkap.

Prarekonstruksi digelar oleh Polresta Palu di lokasi pembunuhan di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatangan, Kamis (27/8/2026). Aan tampak memeragakan sejumlah adegan.

"Prarekonstruksi jadi tahapan-tahapan yang dilakukan oleh Tersangka pada saat melakukan tindak pidana," ujar Wakapolresta Palu AKBP Muhammad Ilham, dilansir detikSulsel.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Profil Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR yang Janji Mundur jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan
BN
Profil Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR yang Janji Mundur jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan

Profil Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR yang Janji Mundur jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan

27 Agustus 2026 15:57 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kembali menjadi sorotan setelah menyatakan komitmen DPR untuk menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Pernyataan tersebut di...

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kembali menjadi sorotan setelah menyatakan komitmen DPR untuk menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco saat menerima audiensi perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), termasuk Koordinator AMPB Supriyono alias Botok, di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Dalam audiensi tersebut, AMPB mendesak Dasco untuk mundur dari jabatan pimpinan sekaligus anggota DPR apabila RUU Perampasan Aset tidak disahkan menjadi undang-undang paling lambat 15 Desember 2026.

Dasco didampingi Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Wakil Ketua DPR RI

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat
BN
Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat

27 Agustus 2026 15:54 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Ketua DPR RI Puan Maharani kembali menegaskan DPR terbuka menerima aspirasi masyarakat, menyusul kehadiran aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok bersama sejumlah rekannya dalam Rapat Paripurna DPR. B...

Ketua DPR RI Puan Maharani kembali menegaskan DPR terbuka menerima aspirasi masyarakat, menyusul kehadiran aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok bersama sejumlah rekannya dalam Rapat Paripurna DPR.

Botok dan rombongan turut menyaksikan jalannya rapat dari balkon ruang rapat saat agenda pembacaan laporan perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset oleh Komisi III DPR RI.

"Dari awal kami mengatakan bahwa gedung DPR ini terbuka untuk menerima aspirasi dari masyarakat namun ada aturan dan mekanismenya," kata Puan, Kamis (27/8/2026). Hal ini disampaikan Puan usai Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Berubah nama, APKLI Merah Putih dukung lima program pemerintah
BN
Berubah nama, APKLI Merah Putih dukung lima program pemerintah

Berubah nama, APKLI Merah Putih dukung lima program pemerintah

27 Agustus 2026 15:54 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Perjuangan berubah nama menjadi Asosiasi Usaha Kecil, Mikro dan PKL Indonesia (APKLI) Merah Putih melalui Musyawarah Nasional (Munas) VI yang berlangsung di Wisma Ha...

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Perjuangan berubah nama menjadi Asosiasi Usaha Kecil, Mikro dan PKL Indonesia (APKLI) Merah Putih melalui Musyawarah Nasional (Munas) VI yang berlangsung di Wisma Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 25-27 Agustus 2026.

Dalam Munas tersebut, APKLI Merah Putih juga menyatakan dukungannya terhadap lima program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Sekolah Rakyat, dan 3 Juta Rumah Rakyat.

Ali Mahsun Atmo yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum APKLI Merah Putih periode 2026-2031 di Jakarta, Kamis, menegaskan dengan semangat baru organisasi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bukan Gempa! Daryono Bongkar Pemicu Bencana Nepal-Tibet: Gletser Runtuh, Sungai Mendadak Mengamuk
BN
Bukan Gempa! Daryono Bongkar Pemicu Bencana Nepal-Tibet: Gletser Runtuh, Sungai Mendadak Mengamuk

Bukan Gempa! Daryono Bongkar Pemicu Bencana Nepal-Tibet: Gletser Runtuh, Sungai Mendadak Mengamuk

27 Agustus 2026 15:53 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM – Bencana dahsyat yang menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus 2026 sempat dikaitkan dengan gempa bumi. Namun, analisis terbaru menunjukkan bencana tersebut bukan dipicu gempa tektonik. Pakar gempa...

TRIBUNNEWS.COM – Bencana dahsyat yang menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus 2026 sempat dikaitkan dengan gempa bumi.

Namun, analisis terbaru menunjukkan bencana tersebut bukan dipicu gempa tektonik.

Pakar gempa bumi dan tsunami dari Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI), Dr. Daryono, menjelaskan getaran seismik yang terekam saat kejadian memang memiliki energi setara magnitudo 5,2. Namun, sinyal tersebut bukan berasal dari pelepasan energi tektonik di dalam bumi.

Getaran itu justru dihasilkan oleh runtuhan masif gletser, batu, dan salju atau ice-rock avalanche di kawasan pegunungan Tibet/Nepal.

"Tidak terjadi gempa bumi tektonik," kata Daryono dihubungi Tribunnews.com Redaksi Solo, pada Kamis (27/8/2026).

Penjelasan tersebut

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polda Metro: Aksi Massa AMPB Berjalan Kondusif, Situasi Aman dan Damai
BN
Polda Metro: Aksi Massa AMPB Berjalan Kondusif, Situasi Aman dan Damai

Polda Metro: Aksi Massa AMPB Berjalan Kondusif, Situasi Aman dan Damai

27 Agustus 2026 15:53 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Polda Metro Jaya menyampaikan aksi massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan gedung DPR/MPR berjalan kondusif. Polisi memastikan situasi Jakarta aman dan terkendali hingga siang ini. "Situasi penyampaian pendapat di se...

Polda Metro Jaya menyampaikan aksi massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan gedung DPR/MPR berjalan kondusif. Polisi memastikan situasi Jakarta aman dan terkendali hingga siang ini.

"Situasi penyampaian pendapat di sejumlah titik Jakarta hingga siang ini terpantau aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat di berbagai kawasan juga tetap berlangsung seperti biasa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).

Budi Hermanto mengatakan massa AMPB telah menyampaikan aspirasi. Perwakilan massa juga telah diterima dan bertemu dengan pimpinan DPR RI sebelum massa berangsur meninggalkan lokasi.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BMKG: Sebaran Titik Panas di Papua Barat Mengalami Penurunan
BN
BMKG: Sebaran Titik Panas di Papua Barat Mengalami Penurunan

BMKG: Sebaran Titik Panas di Papua Barat Mengalami Penurunan

27 Agustus 2026 15:52 TVOneNews Nasional

Manokwari, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sebaran titik panas di Provinsi Papua Barat berdasarkan hasil pengamatan selama tiga hari terakhir, 25 hingga 27 Agustus 2026, mengalami...

Manokwari, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sebaran titik panas di Provinsi Papua Barat berdasarkan hasil pengamatan selama tiga hari terakhir, 25 hingga 27 Agustus 2026, mengalami penurunan.

Analisis Iklim Muda Stasiun Klimatologi Papua Barat Wendel Jan di Manokwari, Kamis, mengatakan penurunan titik panas atau hotspot tidak mengindikasikan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga akan berkurang.

"Karena kondisi kemarau saat ini diperparah dengan adanya El Nino, jadi bisa saja akan muncul lagi titik panas di kemudian hari," ujar dia.

Dia menjelaskan sebaran titik panas yang terdeteksi di Papua Barat pada 25 Agustus 2026 sebanyak 399

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sebut Karhutla Tak Separah di Medsos Menuai Kritik, KSAL: Saya Bilang Kalsel, Bukan Kalimantan
BN
Sebut Karhutla Tak Separah di Medsos Menuai Kritik, KSAL: Saya Bilang Kalsel, Bukan Kalimantan

Sebut Karhutla Tak Separah di Medsos Menuai Kritik, KSAL: Saya Bilang Kalsel, Bukan Kalimantan

27 Agustus 2026 15:51 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) TNI Muhammad Ali merespons masyarakat yang kecewa dengan pernyataannya mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak separah di media sosial (medsos). Ali menyampaikan, itu merupakan temuannya setelah mengunjungi karhutla di Kalimantan Selatan (Kalsel) saja. "Ah saya bilang kan yang di Kalimantan S...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) TNI Muhammad Ali merespons masyarakat yang kecewa dengan pernyataannya mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak separah di media sosial (medsos).

Ali menyampaikan, itu merupakan temuannya setelah mengunjungi karhutla di Kalimantan Selatan (Kalsel) saja.

"Ah saya bilang kan yang di Kalimantan Selatan," ujar Ali di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Ali menyampaikan, di medsos, konten yang dinarasikan seolah dia menyebut karhutla di Kalimantan tidak separah itu.

Padahal, dia menegaskan, yang dimaksud hanyalah kondisi karhutla di Kalsel.

"Yang saya bilang di medsos kan di 'Kalimantan Selatan'. Cuman di medsos bilangnya 'Kalimantan'," katanya.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Massa AMPB bubarkan diri usai terima komitmen DPR
BN
Massa AMPB bubarkan diri usai terima komitmen DPR

Massa AMPB bubarkan diri usai terima komitmen DPR

27 Agustus 2026 15:51 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membubarkan diri dan meninggalkan kawasan depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis siang, setelah menerima komitmen pimpinan DPR RI terkait penyelesaian Rancanga...

Jakarta (ANTARA) - Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membubarkan diri dan meninggalkan kawasan depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis siang, setelah menerima komitmen pimpinan DPR RI terkait penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Pantauan ANTARA di lokasi, massa asal Pati tersebut mulai berangsur meninggalkan kawasan demonstrasi setelah Koordinator AMPB Supriyono alias Botok menyampaikan hasil audiensi dengan perwakilan DPR RI kepada peserta aksi.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Botok membacakan surat komitmen pimpinan DPR RI di hadapan massa yang masih berada di depan Gedung DPR/MPR RI.

Dalam surat tersebut, pimpinan DPR RI menyatakan komitmen untuk menyelesaikan pembentukan RUU Perampasan Aset

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 323 324 325 326 327 ... 388 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 26

YPWIK@2026