Karhutla Terus Berulang, Bisakah Wakaf Menjadi Bagian dari Solusinya?
Setiap kali musim kemarau datang, kita seperti kembali menyaksikan cerita lama. Langit dipenuhi dengan asap, jarak pandang terbatas, masyarakat mulai memakai masker, sekolah terganggu, satwa pun kehilangan habitatnya. Kebakaran hu...
Setiap kali musim kemarau datang, kita seperti kembali menyaksikan cerita lama. Langit dipenuhi dengan asap, jarak pandang terbatas, masyarakat mulai memakai masker, sekolah terganggu, satwa pun kehilangan habitatnya. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan serius pada tahun ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut sekitar 80 persen wilayah Indonesia sedang mengalami musim kemarau, dengan puncaknya pada bulan Agustus. Akhih Bulan Agustus, BMKG mencatat sedikitnya ada 15 laporan karhutla di beberapa provinsi. Sampai saat ini, titik panas masih terdeteksi di beberapa pulau.
Pemerintah tentu tidak tinggal diam, operasi pemadaman diperkuat patrol ditingkatkan, teknologi pemantauan digunakan, bahkan dukungan dari