Masuk Kategori Sehat, Danantara Jadikan Hutama Karya Tolak Ukur
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah melakukan transformasi besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor konstruksi dan infrastruktur yang saat ini ters...
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah melakukan transformasi besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor konstruksi dan infrastruktur yang saat ini tersandung banyak bermasalah. Reformasi ini ditargetkan bakal selesai pada akhir 2026.
Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria mengatakan, dari 7 perusahaan BUMN Karya, ada 3 yang tercatat masih sehat, yakni Nindya Karya, Brantas Abipraya, dan Hutama Karya. Ketiganya akan terus dipantau dan dijaga bisnisnya agar tetap kuat, termasuk Hutama Karya.
Adapun sisanya, menghadapi persoalan fundamental terkait keuangan dengan utang konsolidasi mencapai Rp 180 triliun dari