Kurator Berita YPWIK 2 September 2026 23:04 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 757 Pendidikan 411 Tekno 533 Olahraga 1450 Ekonomi 3118 Kesehatan 422 Nasional 4357 Berita Daerah 676 Gaya Hidup 62 Luar Negeri 753 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Helikopter Raksasa Jepang CH-47 Bantu Padamkan Karhutla, Ini Profilnya
BN
Helikopter Raksasa Jepang CH-47 Bantu Padamkan Karhutla, Ini Profilnya

Helikopter Raksasa Jepang CH-47 Bantu Padamkan Karhutla, Ini Profilnya

30 Agustus 2026 08:45 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Jepang akan mengerahkan tiga helikopter angkut berat CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Heli...

Jakarta, CNBC Indonesia - Jepang akan mengerahkan tiga helikopter angkut berat CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Helikopter tersebut akan digunakan untuk mendukung operasi penanggulangan bencana, termasuk pemadaman karhutla melalui water bombing. Dengan kemampuan mengangkut muatan dalam jumlah besar, CH-47 dinilai cocok untuk operasi bencana.

Tiga unit CH-47 tersebut rencananya akan dibawa ke Indonesia menggunakan kapal JS Kunisaki setelah seluruh persiapan pengerahan rampung.

Lantas, seperti apa kehebatan CH-47 yang bakal diterjunkan membantu memadamkan karhutla di Indonesia?

Mengutip Detik.com yang melansir situs resmi Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF),

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pengangkatan Kanker Payudara Bisa Tanpa Kehilangan Bentuk Asli, Ini Penjelasan Dokter
BN
Pengangkatan Kanker Payudara Bisa Tanpa Kehilangan Bentuk Asli, Ini Penjelasan Dokter

Pengangkatan Kanker Payudara Bisa Tanpa Kehilangan Bentuk Asli, Ini Penjelasan Dokter

30 Agustus 2026 08:42 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM - Vonis kanker payudara kerap memicu ketakutan besar bagi kaum hawa, terutama kekhawatiran harus kehilangan seluruh jaringan payudara melalui operasi pengangkatan total atau mastektomi. Padahal, seiring pesatnya per...

TRIBUNNEWS.COM - Vonis kanker payudara kerap memicu ketakutan besar bagi kaum hawa, terutama kekhawatiran harus kehilangan seluruh jaringan payudara melalui operasi pengangkatan total atau mastektomi.

Padahal, seiring pesatnya perkembangan ilmu kedokteran, ketakutan tersebut tidak sepenuhnya benar karena mayoritas pasien justru memiliki peluang besar untuk mempertahankan bentuk payudara mereka.

Konsultan Senior dan Dokter Bedah Payudara dari Solis Breast Care & Surgery Singapura, dr. Lim Sue Zann, menegaskan bahwa diagnosis kanker payudara tidak otomatis mengharuskan tindakan mastektomi.

"Sekitar 75 persen pasien seharusnya masih bisa menjalani breast conservation (penyelamatan jaringan payudara)," ungkap dr. Lim dalam diskusi media di Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026).

Pilihan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prabowo Panggil Panglima TNI hingga Mendikti ke Hambalang, Bahas Suku Dayak-Karhutla
BN
Prabowo Panggil Panglima TNI hingga Mendikti ke Hambalang, Bahas Suku Dayak-Karhutla

Prabowo Panggil Panglima TNI hingga Mendikti ke Hambalang, Bahas Suku Dayak-Karhutla

30 Agustus 2026 08:41 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah jajarannya ke Hambalang, Bogor, pada Sabtu (29/8/2026), untuk membahas sejumlah hal. Pertemuan itu diunggah melalui akun instagram @sekretariat.kabinet. Dalam unggahannya, tampak sejumlah jajaran yang menemui Prabowo, meliputi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan Sjafrie S...

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah jajarannya ke Hambalang, Bogor, pada Sabtu (29/8/2026), untuk membahas sejumlah hal.

Pertemuan itu diunggah melalui akun instagram @sekretariat.kabinet.

Dalam unggahannya, tampak sejumlah jajaran yang menemui Prabowo, meliputi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, hingga Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

"Sore hingga malam hari ini, Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan beserta Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet di kediaman Hambalang, Sabtu 29 Agustus 2026," kata Setkab, dikutip, Minggu (30/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dihantam Serangan Lutut, Jeka Saragih Kalah TKO di BYON Combat
BN
Dihantam Serangan Lutut, Jeka Saragih Kalah TKO di BYON Combat

Dihantam Serangan Lutut, Jeka Saragih Kalah TKO di BYON Combat

30 Agustus 2026 08:40 CNN Indonesia - Olahraga Olahraga

Petarung Indonesia, Jeka Saragih, kalah TKO pada ronde 1 dari Ammarul Shafiq asal Malaysia dalam BYON Combat Showbiz 8, Minggu (30/8) dini hari WIB. Dalam duel di Tennis Indoor Senayan itu, Jeka Saragih yang mantan petarung UFC me...

Petarung Indonesia, Jeka Saragih, kalah TKO pada ronde 1 dari Ammarul Shafiq asal Malaysia dalam BYON Combat Showbiz 8, Minggu (30/8) dini hari WIB.

Dalam duel di Tennis Indoor Senayan itu, Jeka Saragih yang mantan petarung UFC mendapat perlawanan sengit dari Ammarul.

Dikutip dari Antara, saat pertarungan belum gena 50 detik, Ammarul menyerang Jeka dengan serangan lutut atau knee strike.

Dalam video yang diunggah BYON Combat, sejak awal duel, Jeka mencoba meladeni Ammarul yang banyak menyerang dengan tendangan.

Perbedaan postur yang cukup mencolok tidak membuat Jeka gentar dan tetap menyerang dengan kombinasi pukulan dan tendangan kepada Ammarul.

Hanya saja, Ammarul

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Atap Jadi Aset Energi, PLTS Mulai Masuk Perhitungan Ekonomi Kawasan
BN
Atap Jadi Aset Energi, PLTS Mulai Masuk Perhitungan Ekonomi Kawasan

Atap Jadi Aset Energi, PLTS Mulai Masuk Perhitungan Ekonomi Kawasan

30 Agustus 2026 08:40 Kompas - Money Ekonomi

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemanfaatan ruang di kawasan terpadu mulai berkembang seiring kebutuhan menjaga efisiensi operasional, termasuk dengan mengubah atap bangunan menjadi tempat menghasilkan energi listrik. Langkah tersebut diterapkan PT Pancaran Suara Citra (PSC), pengelola utilitas kawasan terpadu Ciputra World Surabaya di bawah naungan Ciputra Group, be...

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemanfaatan ruang di kawasan terpadu mulai berkembang seiring kebutuhan menjaga efisiensi operasional, termasuk dengan mengubah atap bangunan menjadi tempat menghasilkan energi listrik.

Langkah tersebut diterapkan PT Pancaran Suara Citra (PSC), pengelola utilitas kawasan terpadu Ciputra World Surabaya di bawah naungan Ciputra Group, bersama iForte Energi melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas terpasang 586,95 kilowatt peak (kWp).

“Langkah ini merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap lingkungan yang lebih hijau dan bersih. Pada tahun pertama operasinya, PLTS Atap ini diperkirakan menghasilkan energi listrik sebesar 795 MWh, mengurangi emisi karbon hingga 715 ton CO?,” ujar Direktur Utama PT

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Janji Tak Diganggu dan Batas Kepastian Hukum bagi Wajib Pajak Patuh
BN
Janji Tak Diganggu dan Batas Kepastian Hukum bagi Wajib Pajak Patuh

Janji Tak Diganggu dan Batas Kepastian Hukum bagi Wajib Pajak Patuh

30 Agustus 2026 08:40 Kompas - Money Ekonomi

DI HADAPAN Badan Anggaran DPR RI, Jumat (28/8/2026), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengulangi kalimat yang belakangan menjadi semacam jargon kebijakannya: tarif pajak tidak akan naik pada 2027, dan yang sudah bayar pajak tidak akan diganggu. Pernyataan itu disampaikan saat pemerintah memaparkan target penerimaan pajak RAPBN 2027 sebesar Rp 2.591,4 tr...

DI HADAPAN Badan Anggaran DPR RI, Jumat (28/8/2026), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengulangi kalimat yang belakangan menjadi semacam jargon kebijakannya: tarif pajak tidak akan naik pada 2027, dan yang sudah bayar pajak tidak akan diganggu.

Pernyataan itu disampaikan saat pemerintah memaparkan target penerimaan pajak RAPBN 2027 sebesar Rp 2.591,4 triliun, naik hampir 10 persen dari target tahun ini, tanpa kenaikan tarif.

Jalan yang ditempuh adalah perluasan basis pajak, bukan pemberatan pada mereka yang sudah patuh.

Kalimat itu menenangkan, dan bukan kali pertama diucapkan. Sejak September tahun lalu, Purbaya berulang kali menegaskan hal serupa, dari forum DPR hingga konferensi pers

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Luar Biasa! Bilal Hasan Menang KO di Debut UFC
BN
Luar Biasa! Bilal Hasan Menang KO di Debut UFC

Luar Biasa! Bilal Hasan Menang KO di Debut UFC

30 Agustus 2026 08:39 Kendari Pos Olahraga

KENDARI POS. CO. ID -- Petarung keturunan Indonesia, Bilal Hasan meraih kemenangan atas Nilson Rojas pada UFC Shanghai 2026 yang berlangsung di Oriental Sports Center, Pudong, Shanghai, China, Sabtu (29/8). Duel Bilal vs Rojas mer...

KENDARI POS. CO. ID -- Petarung keturunan Indonesia, Bilal Hasan meraih kemenangan atas Nilson Rojas pada UFC Shanghai 2026 yang berlangsung di Oriental Sports Center, Pudong, Shanghai, China, Sabtu (29/8).

Duel Bilal vs Rojas merupakan pertarungan pertama pada main card UFC Shanghai. Ini merupakan laga debut bagi Bilal dan Rojas di ajang UFC.

Duel kelas flyweight itu berlangsung dengan pendekatan yang agresif dari kedua petarung dalam stand fight.

Tinju dan tendangan Bilal dicounter dengan pukulan keras Roja. Sebuah serangan kombinasi Bilal, pukulan dan tendangan, membuat hidung Rojas berdarah.

Dua menit setelah ronde pertama berlangsung, Bilal bisa menjatuhkan Rojas dan terus

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPB Hormati Putusan MK soal Penetapan Status Bencana
BN
BNPB Hormati Putusan MK soal Penetapan Status Bencana

BNPB Hormati Putusan MK soal Penetapan Status Bencana

30 Agustus 2026 08:37 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan, pada Jumat (28/8/2026). "Putusan ini memberi kejelasan mengenai cara pemerintah menetapkan status bencana, apakah berskala nasional atau daerah," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan...

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan, pada Jumat (28/8/2026).

"Putusan ini memberi kejelasan mengenai cara pemerintah menetapkan status bencana, apakah berskala nasional atau daerah," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam siaran pers, dikutip Minggu (30/8/2026).

Lewat putusan ini, Mahkamah menyatakan bahwa lima hal sebelum status bencana ditetapkan tidak harus terpenuhi semua.

Kelima hal tersebut ialah jumlah korban; kerugian harta benda; kerusakan sarana dan prasarana; luas wilayah yang terkena bencana; serta dampak sosial dan ekonomi.

Khusus untuk status bencana nasional, sekurang-kurangnya tiga dari

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPB: Putusan MK 261/2025 Permudah Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional atau Daerah
BN
BNPB: Putusan MK 261/2025 Permudah Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional atau Daerah

BNPB: Putusan MK 261/2025 Permudah Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional atau Daerah

30 Agustus 2026 08:37 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan, pada Jumat (28/8/2026). "Putusan ini memberi kejelasan mengenai cara pemerintah menetapkan status bencana, apakah berskala nasional atau daerah," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan...

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan, pada Jumat (28/8/2026).

"Putusan ini memberi kejelasan mengenai cara pemerintah menetapkan status bencana, apakah berskala nasional atau daerah," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam siaran pers, dikutip Minggu (30/8/2026).

Lewat putusan ini, Mahkamah menyatakan bahwa lima hal sebelum status bencana ditetapkan tidak harus terpenuhi semua.

Kelima hal tersebut ialah jumlah korban; kerugian harta benda; kerusakan sarana dan prasarana; luas wilayah yang terkena bencana; serta dampak sosial dan ekonomi.

Khusus untuk status bencana nasional, sekurang-kurangnya tiga dari

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sopir Tak Terluka Meski Pajero Ringsek Parah Usai Tabrak Truk di Tol Jagorawi
BN
Sopir Tak Terluka Meski Pajero Ringsek Parah Usai Tabrak Truk di Tol Jagorawi

Sopir Tak Terluka Meski Pajero Ringsek Parah Usai Tabrak Truk di Tol Jagorawi

30 Agustus 2026 08:37 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Kecelakaan terjadi di Tol Jagorawi Km 44, Bogor, Jawa Barat, saat Mitsubishi Pajero menabrak bagian belakang truk pengangkut semen. Meski mobil ringsek parah, pengemudi Pajero tak mengalami luka. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (...

Kecelakaan terjadi di Tol Jagorawi Km 44, Bogor, Jawa Barat, saat Mitsubishi Pajero menabrak bagian belakang truk pengangkut semen. Meski mobil ringsek parah, pengemudi Pajero tak mengalami luka.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 04.40 WIB. Kainduk PJR Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli mengatakan kecelakaan berawal ketika kendaraan melaju dari arah Bogor menuju Jakarta.

"Kendaraan berjalan di lajur 1, kemudian setiba di TKP (tempat kejadian perkara), pengemudi mengantuk," ungkapnya.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
5 Populer Internasional: Keberadaan Mojtaba Khamenei Mulai Diragukan - Negara Baru Akan Segera Lahir
BN
5 Populer Internasional: Keberadaan Mojtaba Khamenei Mulai Diragukan - Negara Baru Akan Segera Lahir

5 Populer Internasional: Keberadaan Mojtaba Khamenei Mulai Diragukan - Negara Baru Akan Segera Lahir

30 Agustus 2026 08:36 Tribunnews - Terkurasi Kesehatan

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai kejadian global mendominasi pemberitaan dunia sepanjang sehari terakhir. Mojtaba Khamenei tak muncul selama enam bulan sejak diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, kondisi kesehatan dan keberadaannya m...

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai kejadian global mendominasi pemberitaan dunia sepanjang sehari terakhir.

Mojtaba Khamenei tak muncul selama enam bulan sejak diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, kondisi kesehatan dan keberadaannya mulai dipertanyakan warga.

Sementara itu, Kepulauan Bougainville bakal menjadi negara baru setelah mengalami konflik berdarah panjang dengan Papua Nugini.

Bougainville diproyeksikan akan merdeka penuh dari Papua Nugini paling lambat pada tahun 2030 mendatang.

Berikut berita populer internasional selengkapnya.

Enam bulan setelah perang Iran dan Amerika Serikat (AS) pecah, keberadaan dan kondisi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mulai dipertanyakan sebagian masyarakat.

Mojtaba disebut mengalami luka parah dalam serangan udara yang mengawali perang pada

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Presiden Prabowo Akan Tutup Muktamar Ke-35 NU pada Senin Pagi
BN
Presiden Prabowo Akan Tutup Muktamar Ke-35 NU pada Senin Pagi

Presiden Prabowo Akan Tutup Muktamar Ke-35 NU pada Senin Pagi

30 Agustus 2026 08:35 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jombang, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto memenuhi janji akan kembali datang ke Muktamar ke-35 NU, di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada Senin (31/8/2026). Rencananya, presiden akan menutup gelaran...

Jombang, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto memenuhi janji akan kembali datang ke Muktamar ke-35 NU, di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada Senin (31/8/2026). Rencananya, presiden akan menutup gelaran muktamar.

Ketua panitia lokal Muktamar, KH Abdurrozak Sholeh atau biasa dipanggil Gus Rozak mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan akan menutup muktamar pada Senin pagi pukul 10.00 WIB. 

"Terkonfirmasi karena tadi Seskab Teddy sudah memberikan berita melalui Whatsapp," katanya, Sabtu (29/8/2026) malam.

Menurut Gus Rozak, Prabowo berinisiatif kembali ke penutupan muktamar karena merasa senang dengan sambutan muktamirin. Untuk itu dia ingin kembali menyapa para muktamirin.

"Pak Prabowo sangat senang dengan sambutan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 838 839 840 841 842 ... 1045 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 61

YPWIK@2026