TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah mata uang Asia hari ini kompak melemah termasuk rupiah terhadap dolar AS dengan pelemahan paling dalam terjadi pada Peso Filipina, Rabu, 2 September 2026.
Pelemahan ini terjadi di tengah aksi jual pasar obligasi global dan kenaikan harga minyak setelah Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke Iran.
Sentimen pasar terhadap aset berisiko di kawasan Asia semakin tertekan setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun.
Di saat yang sama, harga minyak mentah menembus level 95 dolar AS per barel setelah Washington melancarkan serangan terbaru terhadap Iran.
Indeks mata uang negara berkembang