Serang (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan seluruh peserta Pelatihan Vokasi Nasional terserap optimal oleh pasar kerja seiring dengan perombakan ekosistem balai pelatihan yang kini menggunakan kurikulum berbasis kebutuhan nyata dunia usaha dan dunia industri.
Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli saat meresmikan pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 yang dipusatkan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Selasa.
"Kemnaker telah meninggalkan pola lama yang hanya berfokus pada pasokan lulusan (supply-driven). Industri kini bertindak sebagai demand orchestrator yang mengidentifikasi kebutuhan keahlian serta menetapkan standar kompetensi sejak awal," tegasnya.
Menurutnya, melalui pola ini perusahaan tidak sekadar menjadi pengguna lulusan,