Mataram (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB mengungkapkan munculnya ikan oarfish yang dikenal sebagai ikan "kiamat" yang ditemukan terdampar di Pantai Pink, Lombok Timur pada Selasa (25/8) merupakan fenomena alamiah dan bukan penanda bencana.
"Terdamparnya oarfish ke wilayah pesisir umumnya dipicu oleh penurunan kondisi fisik ikan itu sendiri," ujar Kepala Brida Nusa Tenggara Barat (NTB) I Gede Putu Aryadi di Mataram, Rabu.
Menurut Aryadi, terdapat beberapa faktor biologis yang mendasari fenomena tersebut, di antaranya faktor kesehatan dan usia.
"Ikan yang mengalami penyakit, cedera fisik seperti patah tulang, atau sudah memasuki usia tua akan kehilangan kemampuan berenang secara