6 Fakta Menarik Muktamar NU, dari AHWA hingga Terpilihnya Gus Kikin
Jakarta, Beritasatu.com - Muktamar ke-53 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah organisasi mengubah mekanisme pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Jika sebelumnya ketua umum dip...
Jakarta, Beritasatu.com - Muktamar ke-53 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah organisasi mengubah mekanisme pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Jika sebelumnya ketua umum dipilih langsung oleh muktamirin, mekanisme baru memberikan peran lebih besar kepada ahlul halli wal aqdi (AHWA) bersama para kiai sepuh dalam menentukan kepemimpinan organisasi.
Selain membahas kepemimpinan, Muktamar NU 2026 juga menjadi forum untuk merumuskan berbagai agenda keumatan, kelembagaan, dan kebangsaan.
Perhelatan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, tersebut turut diwarnai pembentukan AHWA, terpilihnya Gus Kikin sebagai ketua umum PBNU periode 2026-2031, serta keterlibatan masyarakat melalui sekitar 1.500 stan