Kurator Berita YPWIK 2 September 2026 12:06 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 775 Pendidikan 409 Tekno 532 Olahraga 1462 Ekonomi 3072 Kesehatan 432 Nasional 4389 Berita Daerah 711 Gaya Hidup 63 Luar Negeri 745 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran 55,1 Persen, Poltracking Ungkap Faktor Penurunan
BN
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran 55,1 Persen, Poltracking Ungkap Faktor Penurunan

Tingkat Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran 55,1 Persen, Poltracking Ungkap Faktor Penurunan

31 Agustus 2026 15:50 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM - Tren kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan penurunan bertahap hingga menyentuh angka 55,1 persen pada Agustus 2026. Temuan te...

TRIBUNNEWS.COM - Tren kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan penurunan bertahap hingga menyentuh angka 55,1 persen pada Agustus 2026.

Temuan tersebut dirilis oleh Poltracking Indonesia dalam pemaparan hasil survei evaluasi kinerja pemerintahan secara virtual pada Senin (31/8/2026).

"Ternyata tingkat kepuasan per hari ini, per bulan Agustus, tingkat kepuasan publik kepada kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran adalah 55,1 persen," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam rilis survei yang disiarkan secara daring di Poltracking TV, Senin (31/8/2026).

Meskipun angka kepuasan masih berada di atas 50 persen, Hanta menyoroti adanya tren penurunan yang konsisten

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Lensa Berbicara: Potret Revitalisasi Halte Transjakarta Cawang Cililitan
BN
Lensa Berbicara: Potret Revitalisasi Halte Transjakarta Cawang Cililitan

Lensa Berbicara: Potret Revitalisasi Halte Transjakarta Cawang Cililitan

31 Agustus 2026 15:50 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah pekerja mengerjakan proyek revitalisasi Halte Transjakarta Cawang Cililitan di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (31/8). Proyek revitalisasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya PT...

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah pekerja mengerjakan proyek revitalisasi Halte Transjakarta Cawang Cililitan di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (31/8).

Proyek revitalisasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik bagi masyarakat.

Pantauan di lokasi, sejumlah pekerja terlihat melakukan berbagai pekerjaan konstruksi di area halte. 

Revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan kapasitas penumpang serta melengkapi sejumlah fasilitas penunjang.

Proyek revitalisasi Halte Transjakarta Cawang Cililitan di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (31/8). (Foto: tvOnenews.com/Julio Trisaputra)

Peningkatan kapasitas menjadi salah satu perhatian dalam proyek tersebut, mengingat Halte Cawang Cililitan berada di kawasan dengan aktivitas dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kejagung Ungkap Kasus Ekspor Nikel di Sultra, Sita Rp 401 Miliar
BN
Kejagung Ungkap Kasus Ekspor Nikel di Sultra, Sita Rp 401 Miliar

Kejagung Ungkap Kasus Ekspor Nikel di Sultra, Sita Rp 401 Miliar

31 Agustus 2026 15:50 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait ekspor nikel di Sulawesi Tenggara (Tenggara). Kasus ini diduga menyebabkan kerugian negara Rp 401 miliar. Dirdik Jampidsus Saiful Bahri Siregar menga...

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait ekspor nikel di Sulawesi Tenggara (Tenggara). Kasus ini diduga menyebabkan kerugian negara Rp 401 miliar.

Dirdik Jampidsus Saiful Bahri Siregar mengatakan kasus ini diduga terjadi pada 2017 sampai dengan 2019. Perusahaan tambang yang diduga terlibat ialah PT CNI yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi. Perusahaan itu diduga belum memiliki RKAB, namun telah memiliki rekomendasi ekspor.

"Bahwa terdapat kerugian keuangan negara sebagaimana Laporan Hasil Perhitungan Kerugian Negara dari BPK sebesar Rp 401.653.737.469,69," kata Saiful dalam jumpa pers di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel PT CNI, Kejagung Terima Rp 401 Miliar
BN
Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel PT CNI, Kejagung Terima Rp 401 Miliar

Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel PT CNI, Kejagung Terima Rp 401 Miliar

31 Agustus 2026 15:50 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerima pengembalian kerugian negara sebesar Rp 401 miliar dari PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) dalam perkara dugaan korupsi tata kelola nikel periode 2017-2020. Direktur...

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerima pengembalian kerugian negara sebesar Rp 401 miliar dari PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) dalam perkara dugaan korupsi tata kelola nikel periode 2017-2020.

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar mengatakan uang tersebut diserahkan PT CNI pada 28 Agustus 2026. Nilainya sesuai dengan perhitungan kerugian negara yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dalam proses penyidikan, tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah memeriksa 116 saksi dan tiga ahli. Penyidik juga menyita 143 dokumen yang telah mendapatkan persetujuan penetapan dari pengadilan negeri.

Selain itu, penyidik melakukan penggeledahan di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pakar Hukum UGM: UU Perampasan Aset Harus Perkuat Pemberantasan Korupsi
BN
Pakar Hukum UGM: UU Perampasan Aset Harus Perkuat Pemberantasan Korupsi

Pakar Hukum UGM: UU Perampasan Aset Harus Perkuat Pemberantasan Korupsi

31 Agustus 2026 15:50 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dijanjikan DPR RI dapat disahkan paling lambat Desember 2026. Pakar Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Oce Madril menilai pengesahan aturan tersebut perlu...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dijanjikan DPR RI dapat disahkan paling lambat Desember 2026. Pakar Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Oce Madril menilai pengesahan aturan tersebut perlu dibarengi dengan substansi yang mampu memperkuat pemberantasan korupsi sekaligus memberikan perlindungan terhadap hak masyarakat.

Oce mengatakan, secara prosedural RUU Perampasan Aset sangat memungkinkan disahkan tahun ini karena telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Komisi III DPR RI juga dinilai cukup intens membahas materi RUU dengan melibatkan akademisi dan praktisi hukum.

Namun, menurut Oce, tantangannya bukan hanya memastikan kepastian waktu pengesahan, melainkan memastikan substansi UU Perampasan Aset sejalan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Korban tewas banjir bandang Nepal-China 919 orang, 4.800 hilang
BN
Korban tewas banjir bandang Nepal-China 919 orang, 4.800 hilang

Korban tewas banjir bandang Nepal-China 919 orang, 4.800 hilang

31 Agustus 2026 15:49 Antara - Terkini Nasional

Islamabad (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsoran lumpur yang melanda perbatasan Nepal-China telah meningkat menjadi setidaknya 919 jiwa, sementara hampir 4.800 orang masih dinyatakan hilang, termasuk 85...

Islamabad (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsoran lumpur yang melanda perbatasan Nepal-China telah meningkat menjadi setidaknya 919 jiwa, sementara hampir 4.800 orang masih dinyatakan hilang, termasuk 853 warga asing, menurut pihak berwenang, Senin, enam hari setelah bencana terjadi.

Badan Nasional Pengurangan Risiko dan Penanganan Bencana Nepal menyampaikan bahwa 903 kematian telah dikonfirmasi di Nepal, dengan 4.247 orang, termasuk 592 warga asing, masih hilang.

Operasi pencarian dan penyelamatan terus berlangsung di seluruh wilayah terdampak, dengan pihak berwenang juga berupaya menjangkau pekerja yang terjebak di beberapa proyek pembangkit listrik tenaga air.

Di antara yang hilang di sisi Nepal

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
WN Aljazair 2 Kali Berendam 'Ritual' di Danau Sunter Sebelum Dievakuasi
BN
WN Aljazair 2 Kali Berendam 'Ritual' di Danau Sunter Sebelum Dievakuasi

WN Aljazair 2 Kali Berendam 'Ritual' di Danau Sunter Sebelum Dievakuasi

31 Agustus 2026 15:48 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Warga negara (WN) Aljazair berinisial BZ (30) berendam di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan dalih 'ritual'. Pria WNA itu ternyata dua kali berendam di Danau Sunter sebelum dievakuasi petugas pemadam kebakaran (damk...

Warga negara (WN) Aljazair berinisial BZ (30) berendam di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan dalih 'ritual'. Pria WNA itu ternyata dua kali berendam di Danau Sunter sebelum dievakuasi petugas pemadam kebakaran (damkar).

"Warga negara asing (Aljazair) sedang melaksanakan ritual kepercayaannya dengan cara berendam di dalam air, yang dimulai pada siang hari dan diamankan oleh Dinas Sosial," kata Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, saat dihubungi, Senin (31/8/2026).

Pertama kali berendam di Danau Sunter pada Minggu (30/8), WN Aljazair itu dievakuasi dinas sosial (dinsos). Pada sore harinya, pria itu melakukan aksi serupa hingga dievakuasi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Cegah Asap Lintas Negara, Pemerintah Pantau Arah Angin dan Trajektori Karhutla
BN
Cegah Asap Lintas Negara, Pemerintah Pantau Arah Angin dan Trajektori Karhutla

Cegah Asap Lintas Negara, Pemerintah Pantau Arah Angin dan Trajektori Karhutla

31 Agustus 2026 15:46 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memantau arah angin dan trajektori asap kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan dan Sumatera.  Dengan langkah itu, pemerintah turut melakukan penanganan untuk mencegah krisis asap lintas negara. "Bersama negara-negara tetangga, kita memantau arah angin dan trajektori asap untuk mencegah krisis transboundary haze atau...

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memantau arah angin dan trajektori asap kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan dan Sumatera. 

Dengan langkah itu, pemerintah turut melakukan penanganan untuk mencegah krisis asap lintas negara.

"Bersama negara-negara tetangga, kita memantau arah angin dan trajektori asap untuk mencegah krisis transboundary haze atau polusi asap lintas batas secara ilmiah dan transparan berdasarkan peta BMKG," kata Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup di Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Rizal Irawan dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Langkah terpadu ini, kata Rizal, dilakukan untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam menanggulangi karhutla di tingkat lokal serta menjaga stabilitas kualitas udara regional.

Menurut

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bamsoet Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif Jateng 2026
BN
Bamsoet Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif Jateng 2026

Bamsoet Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif Jateng 2026

31 Agustus 2026 15:45 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menerima penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Jawa Tengah 2026 yang diselenggarakan Berlian Organizer b...

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menerima penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Jawa Tengah 2026 yang diselenggarakan Berlian Organizer bersama Paguyuban Wartawan Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut diberikan dalam malam apresiasi yang berlangsung di Wisma Perdamaian, Semarang, Jumat malam (28/8/26), sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh-tokoh dari berbagai bidang yang dinilai memiliki dedikasi, prestasi, serta kontribusi bagi masyarakat. Bamsoet menjadi salah satu dari 13 tokoh penerima penghargaan yang berasal dari bidang politik, pemerintahan, hukum, pendidikan, kemaritiman, pelayanan publik, ekonomi dan bisnis, olahraga otomotif, hingga industri kreatif.

"Saya menerima penghargaan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pimpinan Komisi X DPR Minta Anggaran PIP dan KIP-K Dikeluarkan dari Perlinsos
BN
Pimpinan Komisi X DPR Minta Anggaran PIP dan KIP-K Dikeluarkan dari Perlinsos

Pimpinan Komisi X DPR Minta Anggaran PIP dan KIP-K Dikeluarkan dari Perlinsos

31 Agustus 2026 15:45 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati, menyatakan anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dikeluarkan dari pos anggaran Perlindungan Sosial (Per...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati, menyatakan anggaran Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dikeluarkan dari pos anggaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) atau bantuan sosial (bansos).

Hal tersebut ditegaskan Esti dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Esti menjelaskan, anggaran PIP dan KIP-K sejatinya murni merupakan anggaran pendidikan yang masuk dalam mandatory spending atau belanja wajib 20 persen dari APBN.

Kesepakatan untuk mengeluarkan dua program tersebut dari Perlinsos, kata Esti, sebenarnya sudah disetujui

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Atasi Karhutla, Bantuan Heli Jepang hingga Doa Minta Hujan
BN
Atasi Karhutla, Bantuan Heli Jepang hingga Doa Minta Hujan

Atasi Karhutla, Bantuan Heli Jepang hingga Doa Minta Hujan

31 Agustus 2026 15:45 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Memasuki penghujung Agustus, sejumlah daerah masih diliputi asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Sipongi Kementerian Kehutanan, terdapat sejumlah daerah yang didominasi titik hot...

Memasuki penghujung Agustus, sejumlah daerah masih diliputi asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Sipongi Kementerian Kehutanan, terdapat sejumlah daerah yang didominasi titik hotspot berwarna kuning dan merah. Daerah-daerah tersebut tersebar mulai dari Papua bagian selatan, Bali-NTT, Pulau Sulawesi, Sumatera bagian selatan, dan hampir seluruh Kalimantan.

Di sejumlah titik di Kalimantan, api bahkan sudah merambah ke permukiman warga. Terbaru, sebuah masjid di Kubu Raya, Kalimantan Kalimantan Barat, hampir tersambar api yang berasal dari lahan sekitarnya.

Mengutip detikKalimantan, warga khawatir terhadap kekuatan angin yang mengembuskan api menuju bangunan tersebut. Ketua RT 10/RW 05 Dusun Tanjung Puri,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polisi: Kebakaran Posko Ormas di Jakbar karena Korsleting Listrik
BN
Polisi: Kebakaran Posko Ormas di Jakbar karena Korsleting Listrik

Polisi: Kebakaran Posko Ormas di Jakbar karena Korsleting Listrik

31 Agustus 2026 15:43 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Posko organisasi masyarakat (ormas) GRIB yang berlokasi di Kedoya, Jakarta Barat (Jakbar) kebakaran. Polisi menyebut kebakaran dipicu masalah korsleting listrik. "Sementara kan informasi dari itu korsleting listrik. Karena kan ngg...

Posko organisasi masyarakat (ormas) GRIB yang berlokasi di Kedoya, Jakarta Barat (Jakbar) kebakaran. Polisi menyebut kebakaran dipicu masalah korsleting listrik.

"Sementara kan informasi dari itu korsleting listrik. Karena kan nggak ada siapa-siapa yang masuk ke dalam," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi kepada wartawan, Senin (31/8/2026).

Nasriadi menepis kabar beredar yang menyebutkan kebakaran disebabkan karena molotov yang dilempar ke posko. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri juga sudah mengecek lokasi kejadian.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 151 152 153 154 155 ... 366 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 33

YPWIK@2026