Kurator Berita YPWIK 5 September 2026 06:00 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 671 Pendidikan 439 Tekno 652 Olahraga 1366 Ekonomi 3894 Kesehatan 482 Nasional 4900 Berita Daerah 608 Gaya Hidup 57 Luar Negeri 761 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Titi Anggraini: Minimnya Perempuan di Penyelenggara Pemilu Suburkan Ekosistem Kekerasan Seksual
BN
Titi Anggraini: Minimnya Perempuan di Penyelenggara Pemilu Suburkan Ekosistem Kekerasan Seksual

Titi Anggraini: Minimnya Perempuan di Penyelenggara Pemilu Suburkan Ekosistem Kekerasan Seksual

2 September 2026 14:46 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar hukum kepemiluan Titi Anggraini menyoroti minimnya keterwakilan perempuan dalam lembaga penyelenggara pemilu. Menurut dia, komposisi yang didominasi laki-laki dapat membuat ekosistem kepemiluan teta...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar hukum kepemiluan Titi Anggraini menyoroti minimnya keterwakilan perempuan dalam lembaga penyelenggara pemilu.

Menurut dia, komposisi yang didominasi laki-laki dapat membuat ekosistem kepemiluan tetap maskulin dan permisif terhadap kekerasan seksual.

Hal itu disampaikan Titi saat menjadi ahli dalam sidang pengujian frasa “memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30%” dalam Undang-Undang Pemilu dan Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (02/09/2026).

“Urgensi permohonan ini menjadi kian nyata bila kita berani menatap sisi paling gelap tata kelola pemilu Indonesia yaitu terjadinya kekerasan seksual di lingkungan penyelenggara pemilu pada Pemilu 2024 yang lalu,” kata Titi.

"Kehadiran Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sebelum Tewas di Tengah Kericuhan Pejompongan, Bambang Sempat Berjualan Bersama Istri
BN
Sebelum Tewas di Tengah Kericuhan Pejompongan, Bambang Sempat Berjualan Bersama Istri

Sebelum Tewas di Tengah Kericuhan Pejompongan, Bambang Sempat Berjualan Bersama Istri

2 September 2026 14:46 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengantongi dua sketsa wajah laki-laki yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan atau penganiayaan hingga menyebabkan seorang warga meninggal dunia dalam kericuhan di k...

Jakarta, tvOnenews.com - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengantongi dua sketsa wajah laki-laki yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan atau penganiayaan hingga menyebabkan seorang warga meninggal dunia dalam kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Kericuhan tersebut terjadi pada Kamis (27/8/2026). Polisi menyusun sketsa wajah berdasarkan pencocokan keterangan sejumlah saksi dengan hasil analisis digital terhadap berbagai rekaman yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan sketsa tersebut mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

“Didapatkan sketsa wajah yang mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan dan atau penganiayaan yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polisi Buru 2 Pengeroyok Warga di Pejompongan, 14 Saksi Diperiksa
BN
Polisi Buru 2 Pengeroyok Warga di Pejompongan, 14 Saksi Diperiksa

Polisi Buru 2 Pengeroyok Warga di Pejompongan, 14 Saksi Diperiksa

2 September 2026 14:46 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Polda Metro Jaya merilis wajah dua terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan warga bernama Bambang Setiawan, di Pejompongan, Jakarta Pusat. Kedua terduga pelaku tersebut saat ini tengah diburu polisi. "Saat ini penyidik sedang m...

Polda Metro Jaya merilis wajah dua terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan warga bernama Bambang Setiawan, di Pejompongan, Jakarta Pusat. Kedua terduga pelaku tersebut saat ini tengah diburu polisi.

"Saat ini penyidik sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan atau pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Rabu (2/9/2026).

Polisi telah memeriksa 14 orang saksi untuk mengusut sejumlah peristiwa dalam aksi tersebut. Pemeriksaan saksi berkaitan dengan pengeroyokan dan juga perusakan fasilitas umum berupa CCTV.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kejagung: Pengembalian Rp401,65 miliar tak hentikan kasus CNI
BN
Kejagung: Pengembalian Rp401,65 miliar tak hentikan kasus CNI

Kejagung: Pengembalian Rp401,65 miliar tak hentikan kasus CNI

2 September 2026 14:46 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Kejaksaan Agung menegaskan pengembalian kerugian negara sebesar Rp401,65 miliar oleh PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) tidak menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel tahun 2017–2020...

Jakarta (ANTARA) - Kejaksaan Agung menegaskan pengembalian kerugian negara sebesar Rp401,65 miliar oleh PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) tidak menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel tahun 2017–2020.

"Yang jelas pengembalian ini tidak menghentikan proses tindak pidana, penyidikan tetap berjalan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna di Jakarta, Rabu.

Meski demikian, Anang mengatakan pengembalian kerugian negara tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam proses penuntutan nantinya.

Saat ini, penyidikan perkara tersebut masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum dan Kejagung belum menetapkan tersangka.

Sebelumnya, tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung mengungkap

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPT Sebut Internet Jadi Alat Propaganda hingga Pendanaan Terorisme
BN
BNPT Sebut Internet Jadi Alat Propaganda hingga Pendanaan Terorisme

BNPT Sebut Internet Jadi Alat Propaganda hingga Pendanaan Terorisme

2 September 2026 14:45 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono menyebutkan, internet menjadi salah satu sarana untuk menyebarkan propaganda hingga melakukan pendanaan terorisme. "Hasil penelitian kami bahwa media internet itu menjadi media yang paling efektif untuk melakukan tiga hal, propaganda, rekrutmen, dan pendanaan terorisme,"...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono menyebutkan, internet menjadi salah satu sarana untuk menyebarkan propaganda hingga melakukan pendanaan terorisme.

"Hasil penelitian kami bahwa media internet itu menjadi media yang paling efektif untuk melakukan tiga hal, propaganda, rekrutmen, dan pendanaan terorisme," ujar Eddy di Grand Sahid, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Eddy menjelaskan, kondisi tersebut menjadi perhatian BNPT karena anak-anak dan remaja semakin banyak berinteraksi dengan berbagai konten melalui internet dan media sosial.

Paparan paham kekerasan maupun radikalisasi terhadap anak utamanya terjadi melalui ruang digital, seperti media sosial, podcast, forum, hingga YouTube.

"Nah, mereka di dalam grup namanya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bupati Sidoarjo Usai 566 Orang Keracunan MBG: Ada 31 SPPG Tak Berizin
BN
Bupati Sidoarjo Usai 566 Orang Keracunan MBG: Ada 31 SPPG Tak Berizin

Bupati Sidoarjo Usai 566 Orang Keracunan MBG: Ada 31 SPPG Tak Berizin

2 September 2026 14:44 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melakukan pengecekan langsung ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin buntut 566 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergi...

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melakukan pengecekan langsung ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin buntut 566 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Subandi mengungkap, ada 31 SPPG di wilayahnya yang belum mengantongi izin. Ia mengatakan saat ini terdapat 170 SPPG yang berdiri di Kabupaten Sidoarjo. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 SPPG disebut masih belum memiliki izin.

"Total berdiri BGN yang ada di Sidoarjo 170. Yang masih belum ada izin, 31, sementara tak suruh berhenti dulu, ya. Tadi kita sampaikan kepada BGN Pusat, jadi betul-betul ada pengawasan yang ekstra. Jangan sampai terjadi hal-hal

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mendikdasmen Sebut Anak 'Good Boy' dan 'Nice Girl' Bisa Terpapar Paham Radikal, Ini Pemicunya
BN
Mendikdasmen Sebut Anak 'Good Boy' dan 'Nice Girl' Bisa Terpapar Paham Radikal, Ini Pemicunya

Mendikdasmen Sebut Anak 'Good Boy' dan 'Nice Girl' Bisa Terpapar Paham Radikal, Ini Pemicunya

2 September 2026 14:43 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menyebut anak-anak rentan terpapar paham ekstrimisme dan radikal. Sekalipun anak-anak yang terlihat bersikap santun dalam kehidupan sehari...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menyebut anak-anak rentan terpapar paham ekstrimisme dan radikal.

Sekalipun anak-anak yang terlihat bersikap santun dalam kehidupan sehari-harinya.

"Satu hal yang menurut saya perlu menjadi perhatian kita, banyak anak yang mereka terlihat begitu santun, terlihat sebagai good boy atau nice girl, tanpa kita sadari mereka sebenarnya terpapar oleh berbagai paham kekerasan yang sebagiannya berakar dari ekstremisme dan paham-paham yang lainnya," kata Abdul Mu'ti dalam kegiatan kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Ia mengungkap ada beberapa faktor yang menjadi pemicu anak-anak bisa terpapar

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPT Soroti True Crime Community, Dianggap Bisa Menormalisasi Kekerasan pada Anak
BN
BNPT Soroti True Crime Community, Dianggap Bisa Menormalisasi Kekerasan pada Anak

BNPT Soroti True Crime Community, Dianggap Bisa Menormalisasi Kekerasan pada Anak

2 September 2026 14:43 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut True Crime Community dapat menjadi ekosistem digital yang bisa memicu normalisasi kekerasan pada anak dan remaja. Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan, True Crime Community pada dasarnya merupakan komunitas digital yang membahas fenomena kejahatan nyata melalui berbagai platform, se...

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut True Crime Community dapat menjadi ekosistem digital yang bisa memicu normalisasi kekerasan pada anak dan remaja.

Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan, True Crime Community pada dasarnya merupakan komunitas digital yang membahas fenomena kejahatan nyata melalui berbagai platform, seperti YouTube, podcast, dan media sosial lainnya.

Menurut Eddy, hal yang menjadi perhatian BNPT bukan sekadar keikutsertaan seseorang dalam komunitas tersebut, melainkan perubahan perilaku yang terjadi setelah berinteraksi dengan konten dan lingkungan digital tersebut.

Salah satu tanda yang menjadi perhatian adalah ketika seseorang mulai mengglorifikasi atau menormalisasi kekerasan dalam kehidupan sehari-hari.

“Justru kami akan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sindikat Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi di Jakarta Barat Diringkus, 53 Kartu Disita
BN
Sindikat Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi di Jakarta Barat Diringkus, 53 Kartu Disita

Sindikat Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi di Jakarta Barat Diringkus, 53 Kartu Disita

2 September 2026 14:42 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sindikat pencurian uang dengan modus mengganjal slot kartu ATM menggunakan tusuk gigi dibongkar jajaran Polres Metro Jakarta Barat. Polisi menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam sindikat tersebu...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sindikat pencurian uang dengan modus mengganjal slot kartu ATM menggunakan tusuk gigi dibongkar jajaran Polres Metro Jakarta Barat.

Polisi menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam sindikat tersebut. Keempatnya berinisial FR, AP, AF, dan TH.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita 53 kartu ATM palsu yang diduga digunakan untuk menukar kartu milik korban.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan aksi para pelaku dilakukan secara terorganisir dengan pembagian tugas masing-masing.

“Pencurian di sini bukan pencurian manual atau konvensional, melainkan pencurian dengan modus ganjal ATM. Pelaku mengganjal tempat masuknya kartu ATM menggunakan tusuk gigi, lalu menunggu korban

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
PT Singlurus Pratama Baru Setor Denda Rp 20 M dari Total Rp 147 M Kasus Tambang Batu Bara Ilegal
BN
PT Singlurus Pratama Baru Setor Denda Rp 20 M dari Total Rp 147 M Kasus Tambang Batu Bara Ilegal

PT Singlurus Pratama Baru Setor Denda Rp 20 M dari Total Rp 147 M Kasus Tambang Batu Bara Ilegal

2 September 2026 14:41 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa PT Singlurus Pratama baru membayar Rp 20 miliar dari total denda administratif yang diterapkan Satga...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa PT Singlurus Pratama baru membayar Rp 20 miliar dari total denda administratif yang diterapkan Satgas PKH senilai Rp 147 miliar.

Adapun denda administratif Rp 147 miliar yang dijatuhkan Satgas PKH terhadap perusahaan tersebut terkait pembebasan kawasan hutan seluas 105,37 hektare yang dijadikan pertambangan batu bara ilegal oleh PT Singlurus Pratama di daerah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Perusahaan tersebut baru membayar Rp 20 miliar sampai saat ini," kata Anang kepada wartawan di Gedung Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Anang mengatakan saat ini Satgas PKH

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Warga Non-DKI Bisa Cetak KTP di Jakarta, Cek Syarat dan Caranya
BN
Warga Non-DKI Bisa Cetak KTP di Jakarta, Cek Syarat dan Caranya

Warga Non-DKI Bisa Cetak KTP di Jakarta, Cek Syarat dan Caranya

2 September 2026 14:41 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Pencetakan fisik kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) bagi warga luar DKI Jakarta tersedia melalui layanan kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil). Layanan ini dapat dimanfaatkan warga dari berba...

Jakarta, Beritasatu.com - Pencetakan fisik kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) bagi warga luar DKI Jakarta tersedia melalui layanan kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil).

Layanan ini dapat dimanfaatkan warga dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi tidak berlaku bagi masyarakat yang berdomisili di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

Dukcapil DKI Jakarta mengimbau masyarakat Bodetabek untuk melakukan pencetakan KTP-el di daerah domisili masing-masing.

Sementara itu, warga dari daerah lain di luar Bodetabek dapat memanfaatkan layanan pencetakan KTP-el luar domisili yang tersedia di Jakarta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Layanan pencetakan KTP-el luar domisili ini juga memiliki kuota terbatas. Dukcapil DKI Jakarta mengalokasikan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Era Erick Thohir, Tiga Pelatih, dan Lompatan Ranking FIFA Indonesia
BN
Era Erick Thohir, Tiga Pelatih, dan Lompatan Ranking FIFA Indonesia

Era Erick Thohir, Tiga Pelatih, dan Lompatan Ranking FIFA Indonesia

2 September 2026 14:38 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ranking FIFA Tim Nasional Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Dalam era kepemimpinan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, posisi Indonesia melonjak dari peringkat ke...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ranking FIFA Tim Nasional Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Dalam era kepemimpinan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, posisi Indonesia melonjak dari peringkat ke-149 dunia pada April 2023 menjadi peringkat ke-118 pada Agustus 2026.

Dalam rentang waktu tersebut, Timnas Indonesia telah mengalami kenaikan 31 peringkat. Lompatan itu terjadi melalui perjalanan bersama tiga pelatih berbeda, yakni Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman.

Pengamat sepak bola Akmal Marhali menilai pencapaian tersebut patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan bahwa kenaikan ranking FIFA tidak boleh membuat sepak bola Indonesia cepat berpuas diri.

Menurut Akmal, progres tersebut merupakan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 193 194 195 196 197 ... 409 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 9

YPWIK@2026