Kurator Berita YPWIK 5 September 2026 03:33 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 675 Pendidikan 441 Tekno 653 Olahraga 1366 Ekonomi 3894 Kesehatan 481 Nasional 4910 Berita Daerah 596 Gaya Hidup 57 Luar Negeri 762 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Qodari Bantah Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan Istana: Keputusan Bersama Muktamirin
BN
Qodari Bantah Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan Istana: Keputusan Bersama Muktamirin

Qodari Bantah Ketum dan Rais Aam PBNU Paket Pesanan Istana: Keputusan Bersama Muktamirin

2 September 2026 13:45 iNews - Nasional Nasional

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari membantah isu terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ke...

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari membantah isu terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU merupakan paket pesanan dari Istana. Qodari menyerahkan proses pemilihan pimpinan PBNU kepada para muktamirin. 

Menurutnya, keputusan yang dihasilkan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) merupakan keputusan bersama.

“Ya kita kembalikan kepada muktamirin. Insya Allah sih semuanya adalah keputusan bersama,” kata Qodari di Kantor Bakom, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Dia menegaskan mekanisme pemilihan melalui Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) melibatkan sembilan ulama yang memiliki kewenangan menentukan keputusan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pedagang Lihat Banyak Lalat di Gardu LRT Pancoran, Ternyata Ada Mayat
BN
Pedagang Lihat Banyak Lalat di Gardu LRT Pancoran, Ternyata Ada Mayat

Pedagang Lihat Banyak Lalat di Gardu LRT Pancoran, Ternyata Ada Mayat

2 September 2026 13:44 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Penemuan mayat tanpa identitas di gardu listrik Stasiun LRT Pancoran bikin geger kemarin malam. Salah seorang pedagang makanan di dekat Stasiun LRT Pancoran, Sardin (55), mengatakan banyak lalat di sekitar gardu sebelum mayat dite...

Penemuan mayat tanpa identitas di gardu listrik Stasiun LRT Pancoran bikin geger kemarin malam. Salah seorang pedagang makanan di dekat Stasiun LRT Pancoran, Sardin (55), mengatakan banyak lalat di sekitar gardu sebelum mayat ditemukan.

"Jam 10.00 pagi kemarin itu ada bau, terus saya ke sini kok ngelihat gardu itu yang atas ada keluar asap, terus ada banyak lalat masuk dari pintu-pintu gardu atas itu," kata Sardin di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Sardin mengaku menyampaikan hal itu kepada pedagang lain di lokasi. Dia mengatakan pedagang kopi di dekat lokasi itu kemudian melapor ke petugas.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Presiden Prabowo Gelontorkan Investasi Rp2 Triliun untuk Kejar Swasembada Garam di Rote Ndao NTT
BN
Presiden Prabowo Gelontorkan Investasi Rp2 Triliun untuk Kejar Swasembada Garam di Rote Ndao NTT

Presiden Prabowo Gelontorkan Investasi Rp2 Triliun untuk Kejar Swasembada Garam di Rote Ndao NTT

2 September 2026 13:44 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah mulai menggeber pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (KSIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai salah satu tumpuan ambisi mencapai swasembada garam nasional. Kepala...

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah mulai menggeber pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (KSIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai salah satu tumpuan ambisi mencapai swasembada garam nasional.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Muhammad Qodari mengatakan, pengembangan kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto mengubah kondisi paradoks Indonesia sebagai negara kepulauan yang masih bergantung pada impor garam.

“Jadi inilah realita pahit kita, ternyata selama ini kita impor garam, walaupun kita negara kepulauan dengan panjang pantai mungkin yang terbanyak di dunia. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan swasembada garam nasional,” kata Qodari dalam konferensi pers di Kantor

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
FOTO: Sisa-sisa Kebakaran di Kawasan Ranukumbolo Gunung Semeru
BN
FOTO: Sisa-sisa Kebakaran di Kawasan Ranukumbolo Gunung Semeru

FOTO: Sisa-sisa Kebakaran di Kawasan Ranukumbolo Gunung Semeru

2 September 2026 13:43 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Penampakan kondisi vegetasi yang menghitam gosong setelah terdampak kebakaran di sekitar Danau Ranukumbolo, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Penampakan kondisi vegetasi yang menghitam gosong setelah terdampak kebakaran di sekitar Danau Ranukumbolo, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPT: 620 anak terpapar radikalisme melalui media sosial
BN
BNPT: 620 anak terpapar radikalisme melalui media sosial

BNPT: 620 anak terpapar radikalisme melalui media sosial

2 September 2026 13:42 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat 620 anak terpapar paham kekerasan dan radikalisme melalui media sosial sepanjang Januari hingga 26 Agustus 2026. "Menurut data dari aparat penegak hukum, d...

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat 620 anak terpapar paham kekerasan dan radikalisme melalui media sosial sepanjang Januari hingga 26 Agustus 2026.

"Menurut data dari aparat penegak hukum, dalam hal ini Densus 88 Antiteror Polri, dari Januari hingga 26 Agustus 2026 ada sebanyak 620 anak yang kategorinya terpapar, baik itu paham kekerasan maupun radikalisme," kata Kepala BNPT Eddy Hartono dalam acara Penguatan peran Komite Sekolah, Pendidik, dan Tenaga Pendidikan dalam rangka pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme di satuan pendidikan yang berlangsung di Jakarta, Rabu.

Eddy mengatakan anak-anak tersebut terpapar melalui berbagai platform media sosial,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Dikepung Gempa hingga Erupsi, Siapkah Indonesia Hadapi Multibencana?
BN
Dikepung Gempa hingga Erupsi, Siapkah Indonesia Hadapi Multibencana?

Dikepung Gempa hingga Erupsi, Siapkah Indonesia Hadapi Multibencana?

2 September 2026 13:41 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia menghadapi ancaman multibencana yang terjadi di berbagai wilayah dalam waktu berdekatan. Gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga peningkatan aktivitas Gunung Sinabung di Sumater...

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia menghadapi ancaman multibencana yang terjadi di berbagai wilayah dalam waktu berdekatan.

Gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga peningkatan aktivitas Gunung Sinabung di Sumatera Utara menjadi sejumlah peristiwa yang menunjukkan masih tingginya risiko bencana di Tanah Air.

Rangkaian bencana tersebut memperlihatkan kesiapan menghadapi multibencana tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan pemerintah dan masyarakat dalam merespons ketika bencana sudah terjadi.

Kesiapsiagaan juga mencakup kemampuan mengenali ancaman sejak dini, memahami tingkat kerentanan, menyiapkan infrastruktur, memperkuat sistem pendidikan, serta memastikan berbagai lembaga dan masyarakat memiliki kapasitas untuk menghadapi risiko bencana.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 1.000

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Alasan Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Mundur dari Ketum Partai Ummat
BN
Alasan Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Mundur dari Ketum Partai Ummat

Alasan Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Mundur dari Ketum Partai Ummat

2 September 2026 13:40 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Plt Ketua Umum Partai Ummat, Ansufri ID Sambo, mengungkap alasan menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, mundur sebagai ketua umum partai. Sambo menyebut Ridho kesulitan membagi waktu dan kondisinya sering sakit selama masa kepengurusa...

Plt Ketua Umum Partai Ummat, Ansufri ID Sambo, mengungkap alasan menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, mundur sebagai ketua umum partai. Sambo menyebut Ridho kesulitan membagi waktu dan kondisinya sering sakit selama masa kepengurusan.

"Alasan utama Mas Ridho Rahmadi mundur adalah karena beliau kesulitan untuk membagi waktu, pikiran dan tenaga antara Partai Ummat dan posisi beliau sebagai Direktur politeknik AI di Jogja yang baru berumur setahun. Yang kedua-keduanya membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran yang full," kata Sambo kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Operasional kereta api di Sumut tetap normal pasca erupsi Sinabung
BN
Operasional kereta api di Sumut tetap normal pasca erupsi Sinabung

Operasional kereta api di Sumut tetap normal pasca erupsi Sinabung

2 September 2026 13:39 Antara - Terkini Nasional

Medan (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap berjalan aman dan normal pasca erupsi Gunung Sinabung yang terjadi sejak Seni...

Medan (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap berjalan aman dan normal pasca erupsi Gunung Sinabung yang terjadi sejak Senin (31/8).

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, di Medan, Rabu, mengatakan KAI Divre I Sumatera Utara langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan secara cermat terhadap sejumlah prasarana jalur rel kereta api serta terus berkoordinasi dengan para masinis.

"Pasca-terjadinya erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8) lalu, KAI Divre I Sumatera Utara langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan ke sejumlah prasarana

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kemenhut tetapkan 2 WNA China tersangka kasus tambang ilegal di Sulut
BN
Kemenhut tetapkan 2 WNA China tersangka kasus tambang ilegal di Sulut

Kemenhut tetapkan 2 WNA China tersangka kasus tambang ilegal di Sulut

2 September 2026 13:39 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan dua warga negara asing (WNA) asa China sebagai tersangka pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Sungai Ongkag, Kabupaten Bolaang...

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan dua warga negara asing (WNA) asa China sebagai tersangka pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Sungai Ongkag, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Dalam keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu, Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sulawesi Kemenhut Ali Bahri menjelaskan CXY dan XXL asal China, ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (28/8) setelah penyidik mengungkap peran masing-masing dalam operasional pertambangan ilegal di kawasan hutan tersebut.

“Setelah ditangani penyidik, perkara terus dikembangkan untuk mengetahui peran masing-masing pihak. Kami akan terus memperkuat kerja sama dengan KPH dan instansi terkait untuk menjaga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KPK dalami dugaan pemberian kepada kepala daerah lain di Bengkulu
BN
KPK dalami dugaan pemberian kepada kepala daerah lain di Bengkulu

KPK dalami dugaan pemberian kepada kepala daerah lain di Bengkulu

2 September 2026 13:38 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mendalami fakta persidangan mengenai pihak swasta dalam perkara Rejang Lebong yang diduga memberikan sesuatu kepada kepala daerah lain di wilayah Bengkulu. "Jak...

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mendalami fakta persidangan mengenai pihak swasta dalam perkara Rejang Lebong yang diduga memberikan sesuatu kepada kepala daerah lain di wilayah Bengkulu.

"Jaksa Penuntut Umum KPK tentu akan menganalisis setiap fakta yang muncul di persidangan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Rabu.

Budi menyampaikan hal tersebut ketika ditanya mengenai fakta persidangan kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari.

"Pihak swasta yang berproses di penyidikan kasus Rejang Lebong ini diduga juga memberikan sesuatu kepada kepala daerah-kepala daerah lain di wilayah Bengkulu. Ada yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Putin, Modi bahas pengiriman sistem rudal antipesawat S-400 ke India
BN
Putin, Modi bahas pengiriman sistem rudal antipesawat S-400 ke India

Putin, Modi bahas pengiriman sistem rudal antipesawat S-400 ke India

2 September 2026 13:36 Antara - Terkini Nasional

Moskow (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi membahas pengiriman sistem rudal pertahanan udara S-400 Rusia ke India dalam pertemuan mereka di Bishkek, Kirgistan, kata Kepala Layanan Feder...

Moskow (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi membahas pengiriman sistem rudal pertahanan udara S-400 Rusia ke India dalam pertemuan mereka di Bishkek, Kirgistan, kata Kepala Layanan Federal Rusia untuk Kerja Sama Teknik-Militer Dmitry Shugaev kepada RIA Novosti.

"Secara singkat saja. Tidak ada pembahasan secara spesifik," kata Shugaev ketika ditanya apakah kedua pemimpin membahas pengiriman S-400.

Dia mengatakan pengiriman sistem tersebut telah direncanakan dan memerlukan pembahasan secara lebih terperinci.

Pada Oktober 2018, Rusia dan India menandatangani kontrak pertama untuk memasok lima sistem S-400 senilai total 5,43 miliar dolar AS.

Tiga unit pertama telah dikirim antara

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Qodari Bantah Ketum Baru-Rais Aam PBNU Paket "Pesanan Istana"
BN
Qodari Bantah Ketum Baru-Rais Aam PBNU Paket "Pesanan Istana"

Qodari Bantah Ketum Baru-Rais Aam PBNU Paket "Pesanan Istana"

2 September 2026 13:35 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari membantah bahwa KH Miftachul Akhyar dan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin adalah "paket istana" dalam pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031. Ia mengemukakan, terpilihnya kedua sosok itu merupakan keputusan bersama muktam...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari membantah bahwa KH Miftachul Akhyar dan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin adalah "paket istana" dalam pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031.

Ia mengemukakan, terpilihnya kedua sosok itu merupakan keputusan bersama muktamirin.

"Ya kita kembalikan kepada muktamirin. Insya Allah semuanya adalah keputusan bersama," kata Qodari usai konferensi pers di Kantor Bakom, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026). 

Qodari mengatakan, pemilihan Ketum PBNU saat ini ditunjuk dewan formatur atau anggota Ahlul Hadi wal Aqdi (AHWA). Bukan lagi dipilih langsung oleh muktamirin.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 199 200 201 202 203 ... 410 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 4

YPWIK@2026