BI Soroti 59 Bank yang Lebih Pilih Surat Berharga Ketimbang Kredit
JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan adanya kecenderungan sejumlah bank menempatkan likuiditas dalam bentuk surat-surat berharga (SSB), alih-alih menyalurkannya pembiayaan atau kredit. Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Alexander Lubis mengatakan, kondisi tersebut terlihat dari masih banyaknya bank yang memiliki rasio kepemil...
JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan adanya kecenderungan sejumlah bank menempatkan likuiditas dalam bentuk surat-surat berharga (SSB), alih-alih menyalurkannya pembiayaan atau kredit.
Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Alexander Lubis mengatakan, kondisi tersebut terlihat dari masih banyaknya bank yang memiliki rasio kepemilikan SSB terhadap funding di atas batas 19 persen.
BI mencatat, terdapat 59 bank yang memiliki rasio SSB terhadap funding di atas 19 persen.
KOMPAS.com/CITA AULIANA Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Alexander Lubis dalam Taklimat Media di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (28/8/2026)
"Ternyata ada bank yang RIM-nya di atas 80-84 persen, SSB per funding-nya di atas 19