Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi pada akhir pekan ini. Saat ini status gunung tersebut tetap di Level III (Siaga).
Dalam peristiwa erupsi yang terbaru, material vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau merusak kamera pantau gunung berapi di perairan yang memisahkan Pulau Sumatra dan Pulau Jawa tersebut.
Akibatnya, pemantauan sementara ini dilakukan secara kasat mata, melalui pos pantau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten dan Lampung.
Rusaknya kamera pantau GAK itu ditulis dalam laporan yang disusun Rioboniek Situmorang yang kemudian diunggah ke Magma Indonesia, situs resmi milik Kementrian ESDM.
"CCTV pengamatan di lapangan OFF terkena lontaran," begitu tulisnya, dikutip Sabtu,