Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan koperasi tidak boleh hanya menjadi tempat masyarakat meminjam uang, tetapi harus mampu menjadi wadah untuk membangun kekuatan ekonomi anggota melalui peningkatan kapasitas usaha, produktivitas, dan akses pasar.
Saat berkunjung ke Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Balo’ta, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Minggu, Ferry mengatakan koperasi harus memberikan manfaat yang lebih luas kepada anggota, mulai dari menyediakan akses pembiayaan, meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, hingga menciptakan nilai tambah.
Menurut dia, KSP Balo’ta telah menunjukkan praktik tersebut melalui kegiatan pembinaan kepada anggota, termasuk para petani, serta pengembangan perkebunan percontohan kopi.
“Kita tidak boleh