KOMPAS.com - Lonjakan harga energi di Amerika Serikat (AS) menjadi latar belakang kesepakatan minyak baru antara AS dan Venezuela. Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan yang disebut memberi AS kendali mayoritas atas lebih dari 65 miliar barrel cadangan minyak Venezuela.
Mengutip CNBC, kesepakatan tersebut diumumkan ketika konsumen AS menghadapi kenaikan harga energi menjelang pemilihan paruh waktu. Harga rata-rata bensin di AS mencapai sekitar 4,09 dollar AS atau sekitar Rp 72.405 per galon, naik 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan asumsi 1 galon AS setara 3,79 liter, harga bensin tersebut sekitar Rp 19.130 per liter.
“THE BIGGEST OIL