Kurator Berita YPWIK 28 Agustus 2026 00:36 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 777 Pendidikan 432 Tekno 574 Olahraga 1385 Ekonomi 2979 Kesehatan 474 Nasional 5017 Berita Daerah 727 Gaya Hidup 72 Luar Negeri 705 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Pantauan Harga Pangan: Cabai Rawit Merah dan Hijau Kembali Naik
BN
Pantauan Harga Pangan: Cabai Rawit Merah dan Hijau Kembali Naik

Pantauan Harga Pangan: Cabai Rawit Merah dan Hijau Kembali Naik

24 Agustus 2026 17:12 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan seperti cabai rawit merah dan cabai rawit hijau kompak naik pada perdagangan Senin, (24/8/2026). Berdasarkan pantauan pasar Liputan6.com, harga cabai rawit merah menguat tipis ke Rp 65 ribu per...

Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan seperti cabai rawit merah dan cabai rawit hijau kompak naik pada perdagangan Senin, (24/8/2026).

Berdasarkan pantauan pasar Liputan6.com, harga cabai rawit merah menguat tipis ke Rp 65 ribu per kg. Namun, seorang pedagang sayuran di Pasar Kebayoran Lama, Jemaras (52) membeberkan itu adalah harga yang normal.

"Sudah seminggu yang lalu. Biasanya Rp 80 ribu, Rp 70 ribu,” tutur Jemaras saat ditemui Liputan6 pada Senin (24/8/2026).

Komoditas utama lainnya, seperti cabai rawit hijau kembali naik setelah diklaim turun pada akhir pekan. Pada Jumat, 21 Agustus 2026, cabai rawit hijau dipatok sekitar Rp 45 ribu per kg.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bakar Lahan Tebu Jelang Panen Jadi Biang Kerok Karhutla di Sumsel
BN
Bakar Lahan Tebu Jelang Panen Jadi Biang Kerok Karhutla di Sumsel

Bakar Lahan Tebu Jelang Panen Jadi Biang Kerok Karhutla di Sumsel

24 Agustus 2026 17:09 DetikFinance Ekonomi

Penyebab kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan terungkap. Salah satunya adalah pembakaran lahan tebu sesaat sebelum panen di mana berdasarkan informasi dari Polda Sumatera Selatan, hal ini berdampak pada kebakaran hutan se...

Penyebab kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan terungkap. Salah satunya adalah pembakaran lahan tebu sesaat sebelum panen di mana berdasarkan informasi dari Polda Sumatera Selatan, hal ini berdampak pada kebakaran hutan secara besar di wilayah tersebut.

Kapolda Sumatra Selatan Sandi Nugroho mengungkapkan pihaknya menemukan satu kasus kemarin. Ada beberapa petani tebu di lahan PTPN yang mana orang-orang itu membakar kebun tebunya dan merembet menjadi kebakaran hutan dan lahan yang besar.

"Ada kebun tebu punya PTPN ada anomali tebu itu kalau sudah waktunya mau di panen apabila di bakar, rendemen akan semakin banyak dan rasanya semakin manis. Tapi itu sudah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kemenperin Buka Peluang Pasar Baru IKM Logam Lewat Kemitraan dengan RPH
BN
Kemenperin Buka Peluang Pasar Baru IKM Logam Lewat Kemitraan dengan RPH

Kemenperin Buka Peluang Pasar Baru IKM Logam Lewat Kemitraan dengan RPH

24 Agustus 2026 17:07 Tribunnews - Terkurasi Ekonomi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar memiliki pasar yang lebih luas dan mampu memperkuat posisinya dalam rantai pasok nasional. Salah satu peluang...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar memiliki pasar yang lebih luas dan mampu memperkuat posisinya dalam rantai pasok nasional.

Salah satu peluang yang kini dikembangkan adalah kemitraan antara IKM sektor logam dengan Rumah Potong Hewan (RPH), khususnya untuk memenuhi kebutuhan alat sembelih dan peralatan pemrosesan pascasembelih.

Langkah ini dilakukan di tengah upaya pemerintah memperkuat industri dalam negeri sekaligus meningkatkan penggunaan produk lokal di berbagai sektor.

Kebutuhan peralatan RPH yang berlangsung secara berkelanjutan dinilai dapat menjadi pasar potensial bagi pelaku IKM logam.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kemitraan antarsektor menjadi salah satu

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Penerbangan di Kalimantan Terdampak Karhutla, Kemenhub: Situasi Mulai Kondusif
BN
Penerbangan di Kalimantan Terdampak Karhutla, Kemenhub: Situasi Mulai Kondusif

Penerbangan di Kalimantan Terdampak Karhutla, Kemenhub: Situasi Mulai Kondusif

24 Agustus 2026 17:07 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan kondisi penerbangan di sejumlah wilayah Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berangsur kondusif. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, secara umum layanan transportasi di wilayah Kalimantan, baik darat, laut, maupun udara, masih berjalan normal. "Me...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan kondisi penerbangan di sejumlah wilayah Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berangsur kondusif.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, secara umum layanan transportasi di wilayah Kalimantan, baik darat, laut, maupun udara, masih berjalan normal.

"Memang ada beberapa penerbangan yang terdampak, terutama dari Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan. Namun, situasi sudah berangsur kondusif," ujar Dudy dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, aktivitas pergerakan penumpang maupun distribusi logistik tetap berlangsung dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga terus memantau kondisi karhutla dan kualitas udara serta dampaknya terhadap kelancaran

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pertamina Patra Niaga tambah pertalite 200.000 liter ke Manggarai NTT
BN
Pertamina Patra Niaga tambah pertalite 200.000 liter ke Manggarai NTT

Pertamina Patra Niaga tambah pertalite 200.000 liter ke Manggarai NTT

24 Agustus 2026 17:06 Antara - Terkini Ekonomi

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menambah 200.000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana gempa bumi di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). VP Cor...

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menambah 200.000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana gempa bumi di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, dalam keterangannya, di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya terus memperkuat ketahanan pasokan BBM di wilayah NTT.

"Pada Senin ini kapal MT Musi bersandar di Dermaga Fuel Terminal (FT) Reo dan menyalurkan 200.000 liter BBM jenis pertalite untuk mengamankan kebutuhan energi masyarakat di wilayah Manggarai," ujarnya.

Menurut dia, MT Musi merupakan armada kapal keempat yang bersandar di Dermaga FT Reo, Kabupaten Manggarai,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KLH selidiki 11 perusahaan terindikasi terkait karhutla di Kalsel
BN
KLH selidiki 11 perusahaan terindikasi terkait karhutla di Kalsel

KLH selidiki 11 perusahaan terindikasi terkait karhutla di Kalsel

24 Agustus 2026 17:02 Antara - Terkini Ekonomi

Banjarbaru (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyelidiki 11 perusahaan di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terindikasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi itu berdasarkan pemantauan titik panas ata...

Banjarbaru (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyelidiki 11 perusahaan di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terindikasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi itu berdasarkan pemantauan titik panas atau hotspot dari citra satelit yang masuk dengan wilayah konsesi.

“Indikasi tersebut diketahui setelah data hotspot dari citra satelit dioverlay dengan peta wilayah konsesi perusahaan untuk melihat titik panas yang berada di area Hak Guna Usaha (HGU) maupun Izin Usaha Pertambangan (IUP),” kata Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH, Irjen Pol Rizal Irawan saat mendampingi Menteri LH Mohammad Jumhur Hidayat meninjau penanganan karhutla di kawasan Jalan Kurnia, Landasan Ulin Barat,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Apindo Minta RUU Ketenagakerjaan Jaga Pekerja dan Lapangan Kerja
BN
Apindo Minta RUU Ketenagakerjaan Jaga Pekerja dan Lapangan Kerja

Apindo Minta RUU Ketenagakerjaan Jaga Pekerja dan Lapangan Kerja

24 Agustus 2026 17:00 BeritaSatu - Ekonomi Ekonomi

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan tidak hanya berfokus pada perlindungan pekerja, tetapi juga memastikan terbukanya kesempatan kerja yang...

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan tidak hanya berfokus pada perlindungan pekerja, tetapi juga memastikan terbukanya kesempatan kerja yang lebih luas.

Ketua Umum Apindo Shinta W Kamdani mengatakan kedua aspek tersebut perlu ditempatkan secara seimbang dalam regulasi ketenagakerjaan yang kini dibahas Komisi IX DPR RI.

“Kita menyampaikan, kalau mau pakai nama UU Perlindungan Pekerja, kita perlu melihat, mesti berimbang gitu ya, tidak hanya perlindungan, tetapi juga peluasan kesempatan kerja,” kata Shinta W Kamdani di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Menurut Shinta, penciptaan lapangan kerja merupakan bagian penting yang tidak boleh terpisahkan dari substansi RUU Ketenagakerjaan.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tarif 50% AS Mulai Berlaku, Kanada Siapkan Balasan
BN
Tarif 50% AS Mulai Berlaku, Kanada Siapkan Balasan

Tarif 50% AS Mulai Berlaku, Kanada Siapkan Balasan

24 Agustus 2026 17:00 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor 50% atas puluhan produk dari Kanada pada Sabtu, 23 Agustus 2026. Produk yang terdampak mencakup berbagai barang mulai dari tongkat...

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor 50% atas puluhan produk dari Kanada pada Sabtu, 23 Agustus 2026. Produk yang terdampak mencakup berbagai barang mulai dari tongkat hoki hingga produk pertanian.

Sempat buntu saat negosiasi perdagangan, tarif baru ini diperkirakan akan memengaruhi sekitar 5% dari total ekspor tahunan Kanada ke AS, senilai sekitar US$ 20 miliar atau Rp 354 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.700). 

Melansir The Associated Press, Senin (24/8/2026), Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Sabtu berjanji akan memberlakukan tarif balasan terhadap sejumlah produk Amerika Serikat mulai 8 September, sebagai

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS Sore Ini
BN
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS Sore Ini

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS Sore Ini

24 Agustus 2026 17:00 CNN Indonesia - Ekonomi Ekonomi

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.721 per dolar AS pada perdagangan Senin (24/8) sore. Mata uang Garuda melemah 27 poin atau 0,15 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata...

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.721 per dolar AS pada perdagangan Senin (24/8) sore. Mata uang Garuda melemah 27 poin atau 0,15 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi terhadap dolar AS.

Yuan China melemah 0,04 persen dan ringgit Malaysia terdepresiasi 0,09 persen, dolar Singapura melemah 0,09 persen, yen Jepang turun 0,18 persen, dan won Korea Selatan terdepresiasi 0,01 persen.

Di sisi lain, dolar Hong Kong menguat 0,04 persen dan peso Filipina bergerak stabil.

Sementara itu, mayoritas mata uang utama negara maju melemah terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,11 persen,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Krakatau Steel Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing
BN
Krakatau Steel Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing

Krakatau Steel Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing

24 Agustus 2026 17:00 Republika - Ekonomi Ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) dinilai perlu diikuti penguatan industri dalam negeri agar keterbukaan pasar tidak hanya meningkatkan arus perdagangan, tetapi juga memberi da...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) dinilai perlu diikuti penguatan industri dalam negeri agar keterbukaan pasar tidak hanya meningkatkan arus perdagangan, tetapi juga memberi dampak terhadap kapasitas industri nasional. Penguatan tersebut mencakup investasi, hilirisasi, transfer teknologi, tenaga kerja, hingga keberlanjutan rantai pasok.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, mengatakan implementasi FTA perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap kinerja industri nasional. Hal tersebut disampaikan Akbar dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dampak Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) terhadap Kinerja Ekonomi dan Industrialisasi Indonesia” di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Dalam FGD yang turut dihadiri Menteri Keuangan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mendengar Resah Ketidakadilan Pajak
BN
Mendengar Resah Ketidakadilan Pajak

Mendengar Resah Ketidakadilan Pajak

24 Agustus 2026 17:00 Kompas - Money Ekonomi

SABTU, 22 Agustus 2026, untuk pertama kali saya mengikuti Bahtsul Masail yang diselenggarakan PWNU Jawa Tengah. Tema yang dibahas adalah keadilan pajak, salah satu persoalan yang akan dibawa ke Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus mendatang. Pajak berkeadilan memang masuk dalam agenda Komisi Bahtsul Masail Maudhuiyyah Muktama...

SABTU, 22 Agustus 2026, untuk pertama kali saya mengikuti Bahtsul Masail yang diselenggarakan PWNU Jawa Tengah.

Tema yang dibahas adalah keadilan pajak, salah satu persoalan yang akan dibawa ke Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus mendatang.

Pajak berkeadilan memang masuk dalam agenda Komisi Bahtsul Masail Maudhuiyyah Muktamar NU ke 35.

Sebagai orang yang terbiasa melihat pajak melalui perspektif ekonomi publik: tarif, basis pajak, tax ratio, insentif, kepatuhan, dan desain kebijakan fiskal, forum pagi itu memberikan pengalaman berbeda.

Saya melihat pajak bukan dari sudut pandang pemerintah yang memungut, bukan pula dari tabel penerimaan negara, melainkan dari cara warga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Alami Krisis Amunisi, Perusahaan Startup AS Ikut Bikin Drone Pencegat untuk Lawan Iran
BN
Alami Krisis Amunisi, Perusahaan Startup AS Ikut Bikin Drone Pencegat untuk Lawan Iran

Alami Krisis Amunisi, Perusahaan Startup AS Ikut Bikin Drone Pencegat untuk Lawan Iran

24 Agustus 2026 16:59 Tribunnews - Terkurasi Ekonomi

TRIBUNNEWS.COM - Perang Iran yang sudah berlangsung selama hampir tiga bulan membuat Amerika Serikat (AS) mengalami penyusutan amunisi. Akibatnya, pertahanan udara di Timur Tengah semakin terancam akibat dari krisis amunisi ini. D...

TRIBUNNEWS.COM - Perang Iran yang sudah berlangsung selama hampir tiga bulan membuat Amerika Serikat (AS) mengalami penyusutan amunisi.

Akibatnya, pertahanan udara di Timur Tengah semakin terancam akibat dari krisis amunisi ini.

Dengan adanya tragedi ini, sebuah perusahaan startup teknologi asal Florida, AS, Powerus kini mulai ikut memproduksi drone pencegat murah di Uni Emirat Arab (UEA).

Perusahaan pertahanan berbiaya murah tersebut menghadirkan sistem pencegat bernama Guardian.

Berbeda dengan sistem pertahanan rudal Patriot PAC-3 buatan Lockheed Martin yang harganya mencapai jutaan dolar AS per unit, Guardian dijual hanya sekitar US$5.000 atau setara Rp78 juta per unit.

Menurut laporan The New York Times,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 186 187 188 189 190 ... 249 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 0

YPWIK@2026